• Home
  • Hikmah
  • Hukum Berkurban dalam Islam, Wajib atau Sunah?

Hukum Berkurban dalam Islam, Wajib atau Sunah?

Oleh: Tamam
Minggu, 03 Sep 2017 15:21
Dibaca: 402 kali
BAGIKAN:
Hukum berkurban dalam Islam ternyata ada dua pendapat. Ada ulama yang mengatakan wajib atau sunah muakkad bagi yang mampu dan memiliki harta berlebih.

Ketentuan hukum wajib dan sunah muakkad dalam berqurban hanya untuk umat Muslim yang memiliki rezeki lapang dan mampu. Bagi yang tidak mampu, sudah tentu tidak diwajibkan.

Kenapa? Karena idul adha dalam dimensi sosial memiliki hakikat untuk berbagi kepada sesama, terutama orang yang tidak mampu dan miskin.

Pada momen itulah orang miskin merayakan kemenangannya dengan makan daging sembelihan, baik kambing, sapi atau onta. Sementara orang kaya memanfaatkan momen itu untuk berbagi dan melaksanakan perintah Allah dalam kitab suci Al Quran dalam surat Al Kautsar ayat 2.

"Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah."


Hukum Berkurban dalam Islam

Pertama, wajib bagi umat Muslim yang berkelapangan dalam hal rezeki. Pendapat ini disampaikan Rabi'ah, guru Imam Malik dan Abu Hanifah, Imam Ahmad, Ibnu Taimiyah, Al AUza'i, Syaikh Ibnu 'Utsaimin, serta Al Auza'i.

Hal ini mendasarkan pada hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672 dan Syaikh Al Albani, Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa yang berkelapangan (harta, rejeki) tetapi tidak mau berkurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami."

Kedua, sunah muakkad, yaitu sunah yang ditekankan. Pendapat ini didukung oleh mayoritas utama, seperti Imam Malik, Imam Syafi'i, Imam Ahmad, Ibnu Hazm, dan ulama lainnya.

Dasar dalilnya adalah dari hadits yang diriwayatkan Abu Mas'ud Al Anshari. Beliau mengatakan:

"Sesungguhnya aku sedang tidak akan berqurban, padahal aku adalah orang yang berkelapangan (rejeki). Itu aku lakukan karena khawatir kalau-kalau tetanggaku mengira qurban itu adalah wajib bagiku." (Hadits Riwayat Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih)

Abu Sarihah juga pernah berkata:

"Aku melihat Abu Bakar dan Umar bin Khattab sementara mereka berdua tidak berkurban." (Hadits Riwayat Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih)

Kesimpulan
Mayoritas umat Islam di Indonesia menganut madzab Imam Syafi'i, sedangkan beliau berpendapat bahwa hukum kurban adalah sunah muakkad.

Meski demikian, kami menyarankan kepada Anda jika memang punya harta dan rezeki yang berkelapangan sebaiknya ikut berqurban untuk mensucikan harta, sedekah, dan sebagai ketaatan kita sebagai hamba Allah atas perintah berqurban dalam Al-Qur'an Surat Al Kautsar ayat 2.
  BacaJuga
  • PBB Gagal Bujuk Myanmar Terima Kembali Warga Rohingya

    Jumat, 20 Okt 2017 01:42

    Liputanriau.com - Tim dari Perserikatan Bangsa Bangsa gagal membujuk pemerintah Myanmar agar menerima kepulangan warga etnis Rohingya dari Bangladesh. Pemerintah Myanmar juga diminta memberikan izin p

  • Perahu Warga Rohingya Tenggelam di Sungai Naf, 5 Tewas, Puluhan Hilang

    Senin, 16 Okt 2017 20:43

    Liputanriau.com - Kecelakaan perahu kembali dialami para pengungsi Rohingya saat menuju Banglades dari Myanmar. Kali ini, ada lima warga Rohingya yang tewas dan puluhan lainnya hilang saat kapal

  • Biksu Radikal Sri Lanka Pimpin Serangan ke Pengungsi Rohingya

    Kamis, 28 Sep 2017 13:26

    Liputanriau.com, Sri Lanka - Sekelompok biksu radikal memimpin serangan ke tempat penampungan aman untuk warga etnis Rohingya milik Perserikatan Bangsa Bangsa di dekat ibu kota Sri Lanka. Mereka 

  • PBB Susun Rencana Darurat Beri Makan 700.000 Pengungsi Rohingya

    Rabu, 27 Sep 2017 20:26

    Liputanriau.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah menyusun rencana darurat untuk memberi makan 700.000 pengungsi Rohingya dari Myanmar, di Banglades.Angka tersebut merupakan prediksi, setelah d

  • Dubes Myanmar: Tak Ada Pemusnahan Etnis Rohingya

    Rabu, 27 Sep 2017 20:22

    Liputanriau.com - Duta Besar Myanmar untuk PBB Hau Do Suan menegaskan, tidak ada pemusnahan etnis atau genosida yang terjadi terhadap Muslim Rohingya. Ia keberatan  dengan sebutan pemusnahan etni

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.