Hukum Merayakan Hari Ulang Tahun

Minggu, 21 Mei 2017 07:00
Dibaca: 195 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM - Pada masa-masa awal pengikut Nabi Isa tidak merayakan upacara ulang tahun, karena mereka menganggap bahwa pesta ulang tahun itu adalah pesta yang mungkar dan hanya pekerjaan orang kafir paganisme.

Sebagai bukti bahwa ulang tahun adalah tradisi paganisme yaitu Fir'aun merayakan hari lahirnya:

"Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Fir'aun, maka Fir'aun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya." [Kejadian 40:20]

Herodes pun merayakan acara ulang tahun:

"Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak Herodes yang perempuan, Herodiaz, di tengah-tengah meraka akan menyukakan hati Herodes." [Matius14 : 6]

"Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodes, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya, perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea." (Markus 6:21)

Orang Nasrani yang pertama kali mengadakan pesta ulang tahun adalah orang Nasrani Romawi. Beberapa batang lilin dinyalakan sesuai dengan usia orang yang berulang tahun. Sebuah kue ulang tahun dibuatnya dan dalam pesta itu, kue besar dipotong dan lilinpun ditiup.

Maka seorang muslim tidak boleh mengadakan atau mengikuti acara ulang tahun atau apa saja yang merupakan tradisi atau kebiasaan apalagi ritual ibadah orang-orang kafir.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

(1). "Barangsiapa yang menyerupai/meniru (syi'ar, simbol, syari'at atau ciri khas agama) suatu kaum (diluar Islam) maka dia termasuk kaum itu." (HR. Abu Dawud no.4031, Ahmad no.5114 dan ath-Thabrani dalam Al-Ausath no.8327, lihat Takhrij Al-Misykah no.4347 dan Ibnu Majah dalam Shohiihul Jaami' Ash-Shoghiir no.6149).

(2). "Tidak termasuk golongan kami seseorang yang menyerupai (mengamalkan kebiasaan) golongan selain kami." (HR. At-Tirmidzi no.2695, lihat Shohiihul Jaami' ash-Shoghiir no.5439).

(3). "Tidak termasuk golongan kami orang yang menyerupai golongan selain kami. Janganlah kalian menyerupai orang-orang yahudi dan jangan pula kalian menyerupai orang nashrani....." (HR. At-Tirmidzi, lihat Shohiihul Jaami' ash-Shoghiir no.5434).

(4). "Sungguh kalian akan mengikuti sunnah-sunnah (syari'at/kebiasaan) orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta hingga seandainya orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun), niscaya kalian akan mengikutinya pula. Kami (para sahabat) bertanya : "Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah orang Yahudi dan Nasrani? Beliau menjawab : "Lalu siapa lagi (jika bukan mereka)?" (HR. Muslim no.2669).

Dan ini musibah yang sudah terjadi pada kaum muslimin dimana-mana. Semoga Allah menjaga kita dan kaum muslimin dan diberikan pemahaman agama secara benar serta mampu mengamalkannya.
Sumber: Telegram Sobat Muslim

  BacaJuga
  • Kajian Pemindahan Ibu Kota Butuh Dana Rp 7 M

    Jumat, 21 Jul 2017 20:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah nampaknya serius dengan rencana pemindahan ibu kota. Hal tersebut ditunjukan pemerintah dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk pemindahan Jakarta ke

  • Jokowi: Tiga Provinsi Dikaji Jadi Ibu Kota Baru

    Kamis, 13 Jul 2017 13:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menekankan bahwa wacana pemindahan ibu kota Negara Indonesia sampai dengan saat ini masih berada pada tahap kajian. Pemindahan ini pun masih butuh kalku

  • Pemindahan Ibu Kota, Palangkaraya Siapkan Lahan 300 Ribu Hektare

    Senin, 10 Jul 2017 14:38

    Liputanriau.com, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan ada lahan seluas 300 ribu hektare di Kota Palangka Raya yang bisa dijadikan ibu kota negara yang baru. Lahan prov

  • Usulan Dua Wilayah untuk Calon Ibu Kota Negara

    Sabtu, 08 Jul 2017 13:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Pakar kota dan arsitektur Universitas Gadjah Mada Sudaryono menyatakan, jika pemerintah serius memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta, sebaiknya daerah yang dipilih adalah

  • JK: Pemindahan Ibu Kota Butuh 10 Tahun Lebih

    Jumat, 07 Jul 2017 16:14

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, pemindahan ibukota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan membutuhkan waktu persiapan sekitar lebih dari 10 tahun. Karena

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.