• Home
  • Advertorial
  • Advertorial


    Icon Wisata Pekanbaru,
    Walikota Firdaus Bangun Water Front City di Pinggiran Sungai Siak

Advertorial


Icon Wisata Pekanbaru,
Walikota Firdaus Bangun Water Front City di Pinggiran Sungai Siak

Minggu, 15 Mei 2016 00:00
Dibaca: 125 kali
BAGIKAN:
Pemerintah Kota Pekanbaru berencana akan menjadikan kawasan pinggiran sungai Siak, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, sebagai salah satu ikon wisata di Pekanbaru. Kawasan tersebut akan disulap menjadi sebuah kawasan menarik dibumbui nilai historis atau tepatnya akan dibangun sebuah kota diatas air (Waterfron City).

Walikota Pekanbaru, Dr.H.Firdaus mengatakan, rencana yang dimaksud saat ini masih dalam proses karena masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan. Diantaranya terkait tentang masalah pembebasan tanah begitu juga dengan aset masyarakat disekitar kawasan itu.

"Alhamduliah, rencana ini sudah kita mulai bersama RT, RW dan Lurah Kampung Bandar, nanti di kawasan ini akan dibangun sebuah venue wisata Pekanbaru. Menghadirkan taman-taman indah dan kota diatas air (Waterfron City)," kata Firdaus, saat silaturrahmi bersama masyarakat Lurah Kampung Bandar bertepatan dengan pelantikan Forum Komunikasi RT/RW dan Pemuda Remaja Masjid, belum lama ini.

Semua rencana itu, kata wako sudah memiliki kemajuan terhadap proses pembebasan beberapa aset masyarakat yang akan diambil alih Pemko. Seperti, rumah tradisonal yang dulunya merupakan tempat rumah singgah Sultan Siak saat melancong ke Pekanbaru, pemukiman penduduk atau sebuah blok kawasan kumuh disamping jembatan legton, maupun tanah warga yang berada sekitaran pinggir sungai.

"Destinasi kita, ingin menjadikan kawasan pinggiran sungai Siak ini menjadi salah satu icon wisata Pekanbaru. Apalagi Senapelan ini kan kental dengan nilai historisnya. Nanti akan dibangun juga masjid untuk wisatawan yang akan berkunjung," kata orang nomor satu di Pekanbaru itu.

Bicara kendala yang akan dihadapi nantinya, wako menyebut saat ini tinggal menunggu administrasi dari delapan Kepala Keluarga (KK) saja yang rumah atau lahannya akan dibebaskan. Selain itu semuanya sudah hampir menuju titik terang dan hanya tinggal melanjutkan.

"Laporan ke RW yang saya terima Alhamdulilah 8 KK sudah setuju untuk dibebaskan, tinggal admistrasinya saja yang akan diurus. Kalau kendala, mungkin mencari ahli warisnya ya, karena anak-anak mereka sudah banyak yang tak tinggal disini. Namun itu semua sudah diselesaikan," kata Walikota lagi.

Ditanya, terkait bagaimana relokasi nanti bagi warga yang menetap untuk dipindahkan, Walikota yang berniat maju di periode berikutnya ini menjelaskan bahwa nantinya di sekitaran kawasan Kampung Bandar akan dibangun semacam Rumah Susun Sewa (Rusunawa) atau dibuatkan Rumah Susun Hak Milik (Rusunami).

"Inilah rencana kita bagi warga yang terimbas dalam pembangunan Waterfron City ini, nantinya akan dibuatkan Rusunawa untuk mereka. Tapi kalau mereka ingin jadikan hak milik, tentu akan kita sediakan juga Rumah Susun Hak Milik (Rusunami)," tandas dia.***(adv/hms)
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.