300 Perusahaan Dirohil Wajib Terapkan UMK Mulai Januari 2018

Oleh: Ulung
Senin, 04 Des 2017 16:54
Dibaca: 99 kali
BAGIKAN:
Fhoto ilustrasi.net
Liputanriau.com,Rohil - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir ( Rohil ) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat menghimbau seluruh perusahaan berbadan hukum maupun perusahaan perorangan yang ada dirohil untuk menerapkan dan membayarkan gaji karyawannya sesuai dengan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 yang telah ditetapkan.

"Besaran UMK rohil tahun 2018 telah ditetapkan sebesar Rp2.506.000, Dalam hal ini 300 lebih perusahaan yang berbadan hukum wajib menjalankannya mulai januari 2018. Apabila hal ini tidak diindahkan maka akan diberikan sangsi administrasi hingga sangsi penutupan izin beroperasi," Kata Kadisnaker Rohil, Ir H Amiruddin MM, Senin (4/12) diruang kerjanya.


Menurutnya, Penerapan UMK ini pihak Disnaker Rohil hanya memberikan himbauan, sosialisasi dan dan komunikasi terhadap 300 lebih perusahaan tersebut. Mengenai sangsi bagi perusahaan yang tidak menerapkan aturan tersebut diputuskan oleh Disnaker Provinsi Riau dan Pihak Kementrian tenaga kerja atas rekom dari disnaker rohil.

"Untuk Perusahaan berupa hotel, restoran sebetulnya juga wajib menerapkan aturan tersebut. Akan tetapi sejauh ini tidak ada karyawan yang komplin dan membuat pengaduan kedisnaker. Jika ada karyawan yang melapor dengan didukung bukti struk pembayaran gaji dan kontrak kerjanya barang tentu akan kita proses sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," Kata Amiruddin.

Pihaknya tidak melakukan pemaksaan terhadap perusahaan yang belum memiliki kemampuan dalam membayar gaji karyawannya. "Kita lihat dulu kondisi dan faktor kemampuan dari perusahaan itu, karena apabila terlalu dipaksakan maka sangat dikhawatirkan nantinya akan terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan yang bekerja diperusahaan tersebut," Katanya Pula.

Ia juga berkeyakinan kalau perusahaan menengah kebawah seperti perhotelan dan restoran belum mampu menerapkan UMK. Pasalnya, Dua jenis perusahaan ini dirohil hanyalah perusahaan musiman yang pengunjungnya ramai disaat ada iven besar seperti perayaan ritual bakar tongkang, cap go meh dan cheng beng.

"Intinya kita ingin agar UMK dapat berjalan secara menyeluruh. Namun, disisi lain kita juga tidak bisa memaksa karena takutterjadinya PHK besar besaran dari perusahaan yang dampaknya menambah pengangguran," Pungkasnya. 
  BacaJuga
  • Bank Riau Kepri Buka Kantor Kas di RSUD Petala Bumi

    Rabu, 27 Des 2017 21:02

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Riau Hj. Indrawati Nasution secara langsung meresmikan Kantor Kas Ba

  • Bank Riau Kepri Serahkan CSR Taman Selatpanjang Kota Sagu

    Senin, 18 Des 2017 19:06

    Liputanriau.com,SELATPANJANG-Sempena ulang tahun ke -9 Kabupaten Kepulauan Meranti yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2017, Bank Riau Kepri (BRK) mempersembahkan kado terbaik bagi kota Selatpanjang m

  • 57 Goweser Kantor BRK Cabang Pekanbaru Ramaikan Acara Sport Gathering

    Minggu, 10 Des 2017 15:56

    LiputanRiau.com,PEKANBARU-Bank Riau Kepri cabang Pekanbaru berikut dengan jajaran kantor dibawahnya Sabtu (9/12) melakukan olahraga bersama dengan sepedaan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman, Ahma

  • Bank Riau Kepri Raih Good Financial Performance di Ajang Indonesia Best Banking Brand Award 2017

    Kamis, 30 Nov 2017 09:12

    liputanriau.com,JAKARTA-Prestasi gemilang terus ditorehkan oleh Bank Riau Kepri (BRK), Bank berlogo tiga layar terkembang ini meraih Good Financial Performance, Category Regional Development Bank

  • Pemko Tanjung Pinang Bersama Bank Riau Kepri Siap Laksanakan Transaksaksi Non Tunai

    Kamis, 23 Nov 2017 22:40

    Liputanriau.com,TANJUNGPINANG-Pemerintah Kota Tanjung Pinang melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan transaksi non tunai bersama Bank Riau Kepri, Kamis (23/11/17). Penanda

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.