• Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Agar Ojek Online Tidak Masuk Pekanbaru, Pengelola Angkutan yang Ada Diminta Berbenah

Agar Ojek Online Tidak Masuk Pekanbaru, Pengelola Angkutan yang Ada Diminta Berbenah

Rabu, 15 Mar 2017 15:59
Dibaca: 125 kali
BAGIKAN:
PEKANBARU - Setelah sukses di Ibukota Jakarta, kini transportasi berbasis online mulai merambah ke seluruh kota di Indonesia termasuk kota Pekanbaru, misalnya saja ojek online sudah membuka lowongan secara online yang bisa diakses siapa saja.

Kehadiran ojek online ini tentu membuat resah seluruh pengusaha angkutan karena angkutan online ini dinilai lebih murah dan efisien di daerah perkotaan.

Menyikapi hal ini, kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan kota Pekanbaru, Sunarko menegaskan bahwa keberadaan ojek tidak ada payung hukum yang mengaturnya, artinya ojek ilegal untuk dipergunakan.

"Benar, Ojek itu tidak boleh beroperasi di perkotaan, itu tertuang dalam UU nomor 22 tahun 2009 tentang angkutan. Khusus di Pekanbaru kita mengharamkan ojek ataupun ojek online beroperasi," ujar Sunarko.

Lanjut, Sunarko mengimbau kepada seluruh pengusaha angkutan untuk berbenah lebih baik lagi, sehingga dengan adanya rasa nyaman, aman yang disajikan pengelola angkutan pihaknya yakin ojek online tidak akan laku di Pekanbaru.

"Sekarang inikan sudah banyak pengelola angkutan di Pekanbaru, seperti taksi, angkutan umum dan sebagainya, ayo dong berinovasi untuk bisa memanjakan para pelanggan, " paparnya.

Ditanya, terkait penertiban ojek online yang kabarnya sudah ada di kota Pekanbaru, Narko menegaskan bahwa pelaku ojek online itu bisa langsung ditindak pihak kepolisian, karena mereka jelas sudah melanggar aturan yang berlaku.

"Ingat, naik ojek itu tidak ada asuransinya, jika terjadi kecelakaan maka risiko tanggung sendiri, lebih baik naik kendaraan umum resmi," pungkasnya. ***(rtc)
  BacaJuga
  • Penjelasan Lengkap Mengapa Alexis Ditutup

    Selasa, 31 Okt 2017 13:16

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menolak permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel dan Griya Pijat Alexis. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Te

  • Izin Alexis Disetop, Anies Tak Mau Kompromi soal Prostitusi

    Senin, 30 Okt 2017 19:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak akan membiarkan praktik prostitusi di Jakarta beroperasi. Jika ada yang melanggar, ia tak segan bertindak tegas tanpa panda

  • Hotel Alexis Merugi Setelah Ada Rencana Penutupan oleh Anies-Sandi

    Kamis, 25 Mei 2017 12:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Manajemen Alexis menceritakan dampak yang terjadi pada mereka setelah muncul wacana penutupan Alexis oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-San

  • Furaya Hotel Pekanbaru Kumpulkan Sekitar 70 Kantong Darah

    Kamis, 04 Mei 2017 14:06

    PEKANBARU- Dengan animo pendonor yang sangat antusias, Furaya Hotel Pekanbaru mampu membukukan sekitar 70 kantong darah. Hasil ini kemudian diserahkan langsung ke pihak PMI sebagai patner dalam kegi

  • Jadi Temuan BPK, Komisi II Akan Bahas Alih Fungsi Pasar Kodim Pekanbaru jadi Hotel

    Kamis, 27 Apr 2017 17:32

    PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru akan melakukan pembahasan terkait alih fungsi Pasar Kodim atau kini berubah nama Pasar The Central dari pasar tradisional menjadi pembangunan hotel dan ma

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.