Bupati Meranti Tanam Perdana Cetak Sawah 920 Ha

Selasa, 27 Sep 2016 15:00
Dibaca: 359 kali
BAGIKAN:
Bupati Drs. H. Irwan MSi bersama Forkopimda melakukan penanaman perdana cetak sawah Provinsi Riau seluas 920 Ha di Kabupaten Meranti.
Liputanriau.com-SELATPANJANG-Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan MSi bersama Forkopimda, melakukan penanaman perdana cetak sawah Provinsi Riau seluas 920 Ha di
Kabupaten Meranti, penanaman padi dalam rangka mendukung program swasembada
pangan nasional Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Pangdam I Bukit
Barisan, dipusatkan di Desa Topang Kecamatan Rangsang, Selasa (27/9).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Mewakili Pangdam I BB Kasi Intel Korem 031
WB Kol. Kav. Erwan, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Ka. Opssus Padi
Jagung Kedelai (Pajale) Kementerian Pertanian Drs. Ruswansi MM, Kepala
Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau H. Patrianov, Dandim 0303
Letkol. April H, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Kepala Dinas Pertanian
Meranti Julian Norwis, Kepala Dinas/Badan/Bagian/Camat dilingkungan Pemkab.
Meranti, Kepala Desa, penyuluh dan lainnya.

Drs. Ruswandi MM selaku penanggung jawab Opsus (Pajale) Provinsi Riau
mengungkapkan, program pencetakan sawah baru merupakan program dari
Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Pangdam I BB dalam rangka
mencukupi kebutuhan pangan Nasional, di Provinsi Riau sendiri dipusatkan di
Kabupaten Meranti. Melalui bantuan benih, pupuk dan sarana olah tanah oleh
Kementerian ini diharapkan dapat mendongkrak produksi pangan nasional
menuju swasembada dan mensukseskan roadmap Kementerian Pertanian 2045
menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan Asia.

Melalui kegiatan ini Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Irwan
mengucapkan apresiasi kepada pihak Kementerian Pertanian bekerjasama dengan
Pangdam I Bukit Barisan dan jajaran, Kades dan masyarakat dilapangan yang
telah berhasil menyulap lahan marginal menjadi lahan pertanian yang
menjanjikan. "Semoga usaha yang dilakukan mampu memberikan penghidupan
kepada masyarakat Meranti khususnya Desa Topang," ujar Irwan.

Dengan telah berjalannya program cetak sawah ini, Bupati berpesan kepada
masyarakat untuk menjaga dan mensukseskan program nasional tersebut. Ia
juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan dan memperluas lahan
pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur yang selama ini dibiarkan
ditumbuhi rumput dan ilalang. "Kepada masyarakat untuk tahun-tahun yang
akan datang manfaatkanlah lahan marginal, bukan hanya padi tetapi dapat
ditanami dengan tanaman pangan lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi,
dengan begitu kebutuhan pangan meranti yang sebagian besar diimpor dari
daerah lain dapat terpenuhi," jelas Bupati.

"Apalagi ketika supply tersendat harga bahan pokok menjadi mahal, alangkah
lebih baik jika lahan tidur yang banyak di Meranti ditanami sehingga tidak
perlu impor lagi," paparnya lagi.

Akhir kata Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga
keamanan dan ketertiban, karena tanpa kondusifitas semua program yang
dilaksanakan tidak akan sukses.

"mari bersatu padu mulai dari pemerintah Kabupaten hingga Desa, yang
didukung kepolisian  bergandeng tangan mencibtakan kondusifitas sehingga
apa yang dicita-citakan yakni lingkungan yang aman, nyaman dan masyarakat
sejahtera dapat terwujud," ujarnya.

Sementara Pangdam I Bukit Barisan melalui Kasi Intel Korem 031 WB Kolonel
Kav. Erwan, berpesan akan mendukung program pemerintah pusat dalam upaya
mengembalikan kejayaan Indonesia yang terkenal dengan agraris dimana negara
dan rakyatnya adalah petani. "Kita yang dulunya terkenal sebagai negara
agraris kini beras saja masih disuapi, dibeli dari negara lain, kita belum
mampu mandiri dalam bidang pertanian, untuk itu melalui program ini kita
harus bisa makan dengan tangan sendiri karena bertani merupakan jati diri
Indonesia sebagai negara agraris," jelasnya.

Pangdam juga mengajak momen tanam perdana cetak sawah ini dijadikan
momentum dan evaluasi serta motivasi bagi petugas dan petani untuk lebih
bersemangat bertani. Dan TNI akan terus membantu serta mendampingi. Selain
itu petani harus bisa mengembangkan lahan pertaniannya dengan serius dan
berfikir maju. "Kepada petani mari kembangkan lahan pertanian yang ada,
berfikir serius meningkatkan produktifitas selaras dengan perkembangan
teknologi pertanian,"ujarnya lagi.

Dari informasi Letkol. April H selaku penanggung jawab operasi cetak sawah
di Kabupaten Meranti menjelaskan, keberhasilan cetak sawah di beberapa
Kecamatan dan Desa yang dilakukan Babinsa, PPL dan masyarakat setempat
hampir mencapai 100 persen, dengan jumlah total seluas 950 Ha. Dengan
rincian sebagai berikut Ds Melai 92 Ha, Ds B Maju 100 Ha, Ds Segomeng 50
Ha, Ds Mayang Sari 79 Ha, Ds Tanjung Bunga 25 Ha, Ds Lukit 25 Ha, Ds Mekar
Baru 50 Ha, Ds Anak Setatah 50 Ha, Ds Repan 25 Ha, Ds Penyagun 50 Ha, Ds
Teluk Samak 100 Ha, Ds Sungai Tohor 50 Ha, Ds Teluk Buntal 120 Ha, Ds
Topang 34 Ha. (Rilis Humas Meranti)

  BacaJuga
  • Penjelasan Lengkap Mengapa Alexis Ditutup

    Selasa, 31 Okt 2017 13:16

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menolak permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel dan Griya Pijat Alexis. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Te

  • Izin Alexis Disetop, Anies Tak Mau Kompromi soal Prostitusi

    Senin, 30 Okt 2017 19:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak akan membiarkan praktik prostitusi di Jakarta beroperasi. Jika ada yang melanggar, ia tak segan bertindak tegas tanpa panda

  • Hotel Alexis Merugi Setelah Ada Rencana Penutupan oleh Anies-Sandi

    Kamis, 25 Mei 2017 12:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Manajemen Alexis menceritakan dampak yang terjadi pada mereka setelah muncul wacana penutupan Alexis oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-San

  • Furaya Hotel Pekanbaru Kumpulkan Sekitar 70 Kantong Darah

    Kamis, 04 Mei 2017 14:06

    PEKANBARU- Dengan animo pendonor yang sangat antusias, Furaya Hotel Pekanbaru mampu membukukan sekitar 70 kantong darah. Hasil ini kemudian diserahkan langsung ke pihak PMI sebagai patner dalam kegi

  • Jadi Temuan BPK, Komisi II Akan Bahas Alih Fungsi Pasar Kodim Pekanbaru jadi Hotel

    Kamis, 27 Apr 2017 17:32

    PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru akan melakukan pembahasan terkait alih fungsi Pasar Kodim atau kini berubah nama Pasar The Central dari pasar tradisional menjadi pembangunan hotel dan ma

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.