Dirugikan Bank Mandiri, Nasabah Diminta Lapor OJK

Senin, 22 Agu 2016 20:47
Dibaca: 199 kali
BAGIKAN:

RENGAT - Sempat hilangnya agunan nasabah Bank Mandiri Cabang Airmolek yang bernama R Rudi Wasmar, tidak hanya membuat berbagai kalangan prihatin.

Keprihatinan itu atas standarisasi pengarsipan dan keamanan bank yang telah meraih banyak penghargaan tersebut. Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Riau meminta nasabah yang merasa dirugikan untuk melapor.

"Nasabah yang merasa dirugikan akibat keteledoran atau kelalaian Bank Mandiri Cabang Airmolek yang sempat menghilangkan agunan selama delapan bulan, untuk melapor pada OJK," kata Humas OJK Perwakilan Riau, Bayu, Senin (22/8/2016).

"Kalau nasabah Bank Mandiri Cabang Airmolek tersebut merasa tidak terima atas keteledoran Bank Mandiri akibat sempat hilangnya agunan milik nasabah, silahkan laporkan pada kami OJK Perwakilan Riau secara tertulis," tambahnya menegaskan.

Diungkapkanya, OJK Perwakilan Riau setiap saat selalu siap menindaklanjuti laporan masyarakat, apalagi nasabah bank yang merasa dirugikan oleh pihak bank. Dengan catatan, semua laporan dilakukan secara tertulis dengan kronologi yang runut dan jelas serta identitas pelapor yang juga jelas.

"Tidak masalah walaupun agunanya sudah dikembalikan, kami akan pelajari kronologinya untuk kemudian menentukan sangsi apa yang akan diterapkan. Karena itu kalau memang merasa dirugikan, silahkan nasabah tersebut melapor pada OJK Perwakilan Riau," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, dengan berbagai standar tinggi yang telah ditetapkan bank Mandiri terutama standar kearsipan dan pengamanan hingga mendapat penghargaan seperti, penghargaan ICON on Corporate Governance selama enam kali berturut-turut, Indonesia Banking Award 2014 dan The Best Bank In Digital Services serta penghargaan lainya, justru agunan milik nasabah bernama R Rudi Wasmar (35) warga desa Redang kecamatan Rengat Barat Inhu, sempat dinyatakan hilang selama delapan bulan di Bank Mandiri Cabang Airmolek.

Hal ini berawal saat nasabah R Rudi Wasmar melunasi sisa hutang kreditnya pada 5 Januari 2016, sebesar Rp.2.876.118.23. Namun usai pelunasan hutang kreditnya, pihak Bank Mandiri Cabang Airmolek tidak langsung mengembalikan agunan berupa surat tanah miliknya.

"Usai saya lunasi pada 5 Januari 2016 hutang kredit saya di bank Mandiri Airmolek yang saya pinjam sejak tahun 2013, agunan berupa surat tanah milik saya tidak dikembalikan. Baru pada tanggal 18 Agustus 2016 surat tanah yang diagunkan itu baru dikembalikan, padahal sebelumnya sempat dinyatakan hilang oleh pegawai bank Mandiri Cabang Airmolek bernama Hafis dan Aan," jelas R Rudi Wasmar saat itu. (*)

  BacaJuga
  • Polresta Pekanbaru Sudah Jadwalkan Pemanggilan Manajemen Ritel Alfamart dan Indomaret

    Senin, 15 Agu 2016 16:27

    PEKANBARU - Geram dengan maraknya aksi pencurian serta perampokan yang sering terjadi di Alfamart maupun Indomaret, Polresta Pekanbaru berencana untuk memanggil kedua pihak manajemen ritel tersebut

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.