Hotel Komala Kota Dumai Dilaporkan ke Disnakertrans

Oleh: Riki
Minggu, 05 Mar 2017 17:03
Dibaca: 268 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, DUMAI - Hotel Komala dilaporkan pekerjannya bernama Asril ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, lantaran pihak perusahaan tidak membayar uang pesangon, uang lebur dan hak cuti.

"Saya sudah bekerja di Hotel Komala sejak April 2014 hingga Desember 2016. Gaji saya tahun 2014 hanya Rp 2.100.000 tidak menurut UMK, hari Minggu juga saja masuk tapi uang lembur tak dibayar," kata Asril, dikutip riauterkinicom, Ahad (5/3/2017).

Menurutnya, laporan yang disampaikannya kepada Disnakertrans Kota Dumai direspon, dan langsung ditindaklanjuti dengan memanggil para pihak Hotel Komala dan dia sendiri sebagai pekerja juga dipanggil.

"Pada panggilan mediasi oleh Disnakertrans untuk yang pertama saya dan pihak hotel datang, namun belum ada keputusan. Namun pada panggilan kedua pihak hotel mangkir dan tak hadir," kata Asril, menambahkan.

"Dua kali panggilan Disnakertrans tak diindahkan, ini saya rasa sudah melecahkan instansi pemerintah. Seharusnya sebagai perusahaan harus tunduk dan patuh terhadap pemerintah," kata Asril dengan nada kecewa.

Menurut Asril, dia melaporkan pihak Hotel Komala ke Disnakertrans Kota Dumai untuk menuntut haknya yang diatur dalam ketentuan yang berlaku tentang ketenagakerjaan. Pasalnya, upah yang diterima dibawah UMK Dumai.

Begitu juga uang lembur dan kelebihan jam kerja tak dbayar perusahaan. "Masalah hak normative sedang ditangani Disnakertrans Provinsi Riau, dan sudah dipanggil sekali, namun pihak Hotel Komala tak hadir," jelasnya

Sedangkan Kepala Bidang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Disnakertrans Kota Dumai, Muhammad Fadhly SH membenarkan, bahwa seorang pekerja Hotel Komala Dumai telah membuat laporan.

"Benar ada seorang pekerja membuat laporan dan laporan tersebut telah diproses dengan memanggil para pihak. Namun pada pemanggilan mediasi ke 2 dan 3 pihak hotel tak hadir," kata Muhammad Fadhly.

Menurut Fadhly, untuk penanganan laporan terkait norma kerja dan K3 bukan lagi kewenangan kami Disnakertrans Kota Dumai, tapi sudah diambil alih Disnaker Provinsi Riau. "Saya imbau untuk para pekerja di Kota Dumai jika merasa dirugikan perusahaan atas hak normative, maka langsung melapor ke Disnaker Provinsi Riau," terangnya.***(rtc)
Editor: Riki

Sumber: Riauterkini.com

  BacaJuga
  • Dolar AS Nyaris Rp 14.400

    Kamis, 28 Jun 2018 17:22

    Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) sore ini semakin menguat. Dikutip dari Reuters, Kamis (28/6/2018), dolar AS berada di level Rp 14.390.Tak lama kemudian, dolar AS bergerak turun k

  • Soal Gaji BPIP, Ini Penjelasan Sri Mulyani

    Senin, 28 Mei 2018 15:06

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa hak keuangan yang diterima para pengarah dan anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP sama dengan pejabat negara la

  • Dolar AS Rp 14.200, DPR Panggil Gubernur BI

    Selasa, 22 Mei 2018 14:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi XI DPR RI hari ini mengadakan rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Rapat dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB di Ruang Rapat Komisi XI DPR

  • Dolar AS Tembus Rp 14.200

    Senin, 21 Mei 2018 14:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) siang ini pukul 14.38 WIB menembus level RP 14.200. Angka ini naik tiga poin dari posisi sebelumnya di level Rp 14.197.Mengutip p

  • Rizal Ramli Yakin Sri Mulyani Tak Berani Debat soal Utang Negara

    Kamis, 03 Mei 2018 18:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli meyakini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak berani berdebat dengannya.Hal itu disampaikan Rizal menanggapi per

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.