Hotel Komala Kota Dumai Dilaporkan ke Disnakertrans

Oleh: Riki
Minggu, 05 Mar 2017 17:03
Dibaca: 204 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, DUMAI - Hotel Komala dilaporkan pekerjannya bernama Asril ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, lantaran pihak perusahaan tidak membayar uang pesangon, uang lebur dan hak cuti.

"Saya sudah bekerja di Hotel Komala sejak April 2014 hingga Desember 2016. Gaji saya tahun 2014 hanya Rp 2.100.000 tidak menurut UMK, hari Minggu juga saja masuk tapi uang lembur tak dibayar," kata Asril, dikutip riauterkinicom, Ahad (5/3/2017).

Menurutnya, laporan yang disampaikannya kepada Disnakertrans Kota Dumai direspon, dan langsung ditindaklanjuti dengan memanggil para pihak Hotel Komala dan dia sendiri sebagai pekerja juga dipanggil.

"Pada panggilan mediasi oleh Disnakertrans untuk yang pertama saya dan pihak hotel datang, namun belum ada keputusan. Namun pada panggilan kedua pihak hotel mangkir dan tak hadir," kata Asril, menambahkan.

"Dua kali panggilan Disnakertrans tak diindahkan, ini saya rasa sudah melecahkan instansi pemerintah. Seharusnya sebagai perusahaan harus tunduk dan patuh terhadap pemerintah," kata Asril dengan nada kecewa.

Menurut Asril, dia melaporkan pihak Hotel Komala ke Disnakertrans Kota Dumai untuk menuntut haknya yang diatur dalam ketentuan yang berlaku tentang ketenagakerjaan. Pasalnya, upah yang diterima dibawah UMK Dumai.

Begitu juga uang lembur dan kelebihan jam kerja tak dbayar perusahaan. "Masalah hak normative sedang ditangani Disnakertrans Provinsi Riau, dan sudah dipanggil sekali, namun pihak Hotel Komala tak hadir," jelasnya

Sedangkan Kepala Bidang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Disnakertrans Kota Dumai, Muhammad Fadhly SH membenarkan, bahwa seorang pekerja Hotel Komala Dumai telah membuat laporan.

"Benar ada seorang pekerja membuat laporan dan laporan tersebut telah diproses dengan memanggil para pihak. Namun pada pemanggilan mediasi ke 2 dan 3 pihak hotel tak hadir," kata Muhammad Fadhly.

Menurut Fadhly, untuk penanganan laporan terkait norma kerja dan K3 bukan lagi kewenangan kami Disnakertrans Kota Dumai, tapi sudah diambil alih Disnaker Provinsi Riau. "Saya imbau untuk para pekerja di Kota Dumai jika merasa dirugikan perusahaan atas hak normative, maka langsung melapor ke Disnaker Provinsi Riau," terangnya.***(rtc)
Editor: Riki

Sumber: Riauterkini.com

  BacaJuga
  • Bank Riau Kepri Buka Kantor Kas di RSUD Petala Bumi

    Rabu, 27 Des 2017 21:02

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Riau Hj. Indrawati Nasution secara langsung meresmikan Kantor Kas Ba

  • Bank Riau Kepri Serahkan CSR Taman Selatpanjang Kota Sagu

    Senin, 18 Des 2017 19:06

    Liputanriau.com,SELATPANJANG-Sempena ulang tahun ke -9 Kabupaten Kepulauan Meranti yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2017, Bank Riau Kepri (BRK) mempersembahkan kado terbaik bagi kota Selatpanjang m

  • 57 Goweser Kantor BRK Cabang Pekanbaru Ramaikan Acara Sport Gathering

    Minggu, 10 Des 2017 15:56

    LiputanRiau.com,PEKANBARU-Bank Riau Kepri cabang Pekanbaru berikut dengan jajaran kantor dibawahnya Sabtu (9/12) melakukan olahraga bersama dengan sepedaan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman, Ahma

  • Bank Riau Kepri Raih Good Financial Performance di Ajang Indonesia Best Banking Brand Award 2017

    Kamis, 30 Nov 2017 09:12

    liputanriau.com,JAKARTA-Prestasi gemilang terus ditorehkan oleh Bank Riau Kepri (BRK), Bank berlogo tiga layar terkembang ini meraih Good Financial Performance, Category Regional Development Bank

  • Pemko Tanjung Pinang Bersama Bank Riau Kepri Siap Laksanakan Transaksaksi Non Tunai

    Kamis, 23 Nov 2017 22:40

    Liputanriau.com,TANJUNGPINANG-Pemerintah Kota Tanjung Pinang melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan transaksi non tunai bersama Bank Riau Kepri, Kamis (23/11/17). Penanda

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.