Hotel Komala Kota Dumai Dilaporkan ke Disnakertrans

Oleh: Riki
Minggu, 05 Mar 2017 17:03
Dibaca: 81 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, DUMAI - Hotel Komala dilaporkan pekerjannya bernama Asril ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, lantaran pihak perusahaan tidak membayar uang pesangon, uang lebur dan hak cuti.

"Saya sudah bekerja di Hotel Komala sejak April 2014 hingga Desember 2016. Gaji saya tahun 2014 hanya Rp 2.100.000 tidak menurut UMK, hari Minggu juga saja masuk tapi uang lembur tak dibayar," kata Asril, dikutip riauterkinicom, Ahad (5/3/2017).

Menurutnya, laporan yang disampaikannya kepada Disnakertrans Kota Dumai direspon, dan langsung ditindaklanjuti dengan memanggil para pihak Hotel Komala dan dia sendiri sebagai pekerja juga dipanggil.

"Pada panggilan mediasi oleh Disnakertrans untuk yang pertama saya dan pihak hotel datang, namun belum ada keputusan. Namun pada panggilan kedua pihak hotel mangkir dan tak hadir," kata Asril, menambahkan.

"Dua kali panggilan Disnakertrans tak diindahkan, ini saya rasa sudah melecahkan instansi pemerintah. Seharusnya sebagai perusahaan harus tunduk dan patuh terhadap pemerintah," kata Asril dengan nada kecewa.

Menurut Asril, dia melaporkan pihak Hotel Komala ke Disnakertrans Kota Dumai untuk menuntut haknya yang diatur dalam ketentuan yang berlaku tentang ketenagakerjaan. Pasalnya, upah yang diterima dibawah UMK Dumai.

Begitu juga uang lembur dan kelebihan jam kerja tak dbayar perusahaan. "Masalah hak normative sedang ditangani Disnakertrans Provinsi Riau, dan sudah dipanggil sekali, namun pihak Hotel Komala tak hadir," jelasnya

Sedangkan Kepala Bidang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Disnakertrans Kota Dumai, Muhammad Fadhly SH membenarkan, bahwa seorang pekerja Hotel Komala Dumai telah membuat laporan.

"Benar ada seorang pekerja membuat laporan dan laporan tersebut telah diproses dengan memanggil para pihak. Namun pada pemanggilan mediasi ke 2 dan 3 pihak hotel tak hadir," kata Muhammad Fadhly.

Menurut Fadhly, untuk penanganan laporan terkait norma kerja dan K3 bukan lagi kewenangan kami Disnakertrans Kota Dumai, tapi sudah diambil alih Disnaker Provinsi Riau. "Saya imbau untuk para pekerja di Kota Dumai jika merasa dirugikan perusahaan atas hak normative, maka langsung melapor ke Disnaker Provinsi Riau," terangnya.***(rtc)
Editor: Riki

Sumber: Riauterkini.com

  BacaJuga
  • Jadi Polemik, Tarif Layanan Data Akan Segera Diatur

    Selasa, 16 Mei 2017 18:44

    LIPUTANRIAU.COM, JAKARTA - Anggota Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Ketut Prihadi menyatakan pihaknya sedang menyiapkan formula untuk mengatur layanan mobile data. Hal in

  • Pengguna Telkomsel Terganggu SMS Promosi

    Sabtu, 29 Apr 2017 08:47

    PEKANBARU - Jika berjalan dari Panam hingga ke Rumbai, maka setelah sampai tujuan saat mengecek handphone yang kartunya Telkomsel, maka akan banyak SMS masuk. SMS itu berisi promosi dari bebe

  • Situs Resmi Diretas, Telkomsel Minta Pelanggan Gunakan Akses Lain, Ini Datanya..

    Jumat, 28 Apr 2017 14:51

    JAKARTA - Menanggapi peretasan situs resmi Telkomsel yang dilakukan oknum, Jumat, 28 April 2017, pagi, Vice President Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati menyampaikan permohonan maaf. Sem

  • Situs Telkomsel Diretas, Manajemen Minta Maaf ke Pelanggan

    Jumat, 28 Apr 2017 14:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan Telkomsel atas diretasnya situs mereka. Situs Telkomsel di

  • Website Resmi Telkomsel Diretas

    Jumat, 28 Apr 2017 10:24

    JAKARTA - Peretasan website perusahaan kembali terjadi, kali ini giliran website resmi Telkomsel yang menjadi korbannya.Berdasarkan penelusuran SINDOnews, Jumat (28/4/2017), website operator BUMN te

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.