Sawit Tidak Lagi Menjadi Primadona

Rabu, 20 Sep 2017 15:16
Dibaca: 356 kali
BAGIKAN:
Bupati Siak Syamsuar melakukan tanam cabe perdana di lahan Kelompok Tani Jaya Makmur, Kampung Gabung Makmur, Kerinci.
Liputanriau.com, Kerinci - Bupati Siak Syamsuar melakukan tanam cabe perdana di lahan Kelompok Tani Jaya Makmur, Kampung Gabung Makmur, Kerinci Kanan, Rabu (20/9) pagi. 

Lahan seluas satu hektar tersebut akan ditanami sebanyak 20 ribu batang bibit cabai, yang sebelumnya telah dipersiapkan selama kurang lebih satu bulan. Lahan tersebut sebelumnya ditanami tanaman sayur-sayuran dan holtikultura. 

Direktur CD PT RAPP Marzum menyampaikan, pihaknya memiliki program yang positif. satu kampung satu produk unggulan, seperti di kampung Lalang budidaya madu kelulut. 

Pangkalan Pisang sedang membudidayakan jambu madu dan di Sungai Mandau sedang di tinjau potensi apa yang cocok disana. 

Pihaknya akan memberikan bantuan sesuai permintaan masyarakat. Kemudian CD PT RAPP tidak lagi memberikan bantuan infrastruktur melainkan bantuan pemberdayaan masyarakat. 

Sementara Bupati Siak Syamsuar mengatakan, terkait untuk peningkatan ekonomi masyarakat, ia akan sempatkan untuk hadir. 

"Kami tak ingin masyarakat kami jadi miskin akibat peremajaan sawit. Inilah salah satu solusinya, dengan memanfaatkan lahan untuk menanam sayur-sayuran dan holtikultura", jelas Syamsuar. 

Sampai saat ini kata Syamsuar, masih ada sejumlah kampung yang enggan untuk melakukan peremajaan sawit. Padahal pihak Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sudah mengucurkan bantuan kepada petani sawit.

Dalam kesempatan itu Bupati  mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan yang telah membantu dan membina para petani di negeri istana. 

"Manfaatkanlah bantuan dari perusahaan ini, jangan sampai nanti tidak terlaksana dengan baik, dan apapun produk unggulan dari setiap kampung pasti kami dukung," ucap Alumni Universitas Riau itu. 

Sementara Camat Kerinci Kanan Lutfi mengharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya cabai, ada komoditi baru yang cocok dan berpotensi, yaitu tanaman kencur. Salah satu kampung disini kata Lutfi, sudah mencoba menanam kencur tersebut penampungnya dari perusahsan jamu di Jawa. 

Panjang (46) salah seorang petani yang tergabung di poktan Tani Jaya mengaku setiap tahunnya telah menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Siak dan PT RAPP. 

"Pihak perusahaan telah membantu kami sejak tahun 2003, berupa bantuan bibit, pupuk dan lain-lain. Kalau pemkab Siak rutin setiap tahun ada membantu petani disini," sebutnya. 

Kendala kami disini kata Panjang, adalah masalah air untuk tanaman dan alsintan (traktor). Karena lahan tujuh hektar milik kampung yang kami pinjam pakai ini, kalau menggunakan traktor lebih cepat diolah. 

Pada kesempatan itu di serahkan bibit merica sebanyak 700 batang, untuk tujuh orang kelompok Tani Lada Berkah Kampung Gabung Makmur. 
Editor: Bobby Satia

  BacaJuga
  • Dolar AS Nyaris Rp 14.400

    Kamis, 28 Jun 2018 17:22

    Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) sore ini semakin menguat. Dikutip dari Reuters, Kamis (28/6/2018), dolar AS berada di level Rp 14.390.Tak lama kemudian, dolar AS bergerak turun k

  • Soal Gaji BPIP, Ini Penjelasan Sri Mulyani

    Senin, 28 Mei 2018 15:06

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa hak keuangan yang diterima para pengarah dan anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP sama dengan pejabat negara la

  • Dolar AS Rp 14.200, DPR Panggil Gubernur BI

    Selasa, 22 Mei 2018 14:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi XI DPR RI hari ini mengadakan rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Rapat dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB di Ruang Rapat Komisi XI DPR

  • Dolar AS Tembus Rp 14.200

    Senin, 21 Mei 2018 14:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) siang ini pukul 14.38 WIB menembus level RP 14.200. Angka ini naik tiga poin dari posisi sebelumnya di level Rp 14.197.Mengutip p

  • Rizal Ramli Yakin Sri Mulyani Tak Berani Debat soal Utang Negara

    Kamis, 03 Mei 2018 18:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli meyakini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak berani berdebat dengannya.Hal itu disampaikan Rizal menanggapi per

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.