Tujuh Mantan Karyawan PT MNIS Mengadu ke Disnaker Inhu

Jumat, 14 Apr 2017 10:52
Dibaca: 109 kali
BAGIKAN:

RENGAT, datariau.com - Pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau menerima pengaduan tujuh mantan karyawan PT Mega Nusa Inti Sawit (MNIS) yang belum menerima hak sebagai karyawan.

" Laporan itu akan disikapi dan akan dilakukan mediasi," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Indragiri Hulu, Nikson di Rengat, Kamis (13/4/2017).

Ia mengakatan, tim akan menindaklajuti persoalan tenaga kerja tersebut, dalam waktu dekat memanggil pihak perusahaan, jika tidak ketemu jalan keluarnya maka persoalan dilanjutkan ke Pekanbaru. Pihak perusahaan dan mantan tenaga kerja sebaiknya melakukan perdamaian, masing-masing harus memahami hak dan kewajiban sehingga tidak terjadi sengketa, namun demikian sangat menyesali sikap PT MNIS yang kurang menunjukan kepedulian tentang hal itu yang berdampak pada konflik.

"Semua sudah ada aturannya, PT MNIS harus taati itu," sebutnya.

Menurutnya, semua perusahaan yang beraktivitas di wilayah Indragiri Hulu harus taat aturan dan memahami kewajibannya sehingga mengurangi konflik tenag kerja yang kerap terjadi. Tujuh Naker tersebut antara lain Deni Mulyanto, Anjar, Yuswanto, Irvan Efendi, M Yunus, Mujianto dan Zuharlis, sesuai dengan laporan mereka diberhentikan tanpa alasan dan tidak diberikan pesangon.

Human Resources Developmen (HRD) PKS PT MNIS Andi mengatakan, pihaknya akan mengagendakan mediasi antara perusahaan dan mantan naker tersebut, selambat-lambatnya tanggal 21 April 2017 mendatang. "Akan ada pertemuan kedua belah pihak," janjinya.

Sementara itu, tujuh mantan Naker tersebut meminta agar hak mereka diberikan oleh pihak perusahaan sesuai dengan aturan yang ada, ini juga wujud dari taat Undang Undang. "Kami tetap menuntut hak, maka berharap instansi terkait dapat menjembatani persoalan tersebut," pinta Deni.

Menurutnya, atas perhatian dari pihak Disnaker Indragiri Hulu, sebagai mantan karyawan PKS PT MNIS menghaturkan ribuan terima kasih.

Sumber: Antarariau.com

  BacaJuga
  • Tarif Listrik Naik Lagi, Buruh Turun ke Jalan Pagi Ini

    Rabu, 10 Mei 2017 13:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana unjuk rasa. Demonstrasi yang mereka namai Aksi 105 Watt menuntut Presiden Joko Widodo

  • DPRD Pekanbaru Kritik Kenaikan Tarif Listrik 900 Va

    Rabu, 03 Mei 2017 14:06

    PEKANBARU - Terjadinya kenaikan tarif listrik oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada pelanggan listrik dengan daya 900 Volt Ampere (VA) yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mam

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.