Galeri Foto Paripurna Penyampaian Pokok Pikiran DPRD Pekanbaru

Rabu, 21 Mar 2018 17:49
Dibaca: 1.171 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com,PEKANBARU- Sempat berjalan alot,  akhirnya rapat paripurna penyampaian pokok pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menemukan kata sepakat, dimana DPRD Pekanbaru juru bicara dari anggota DPRD Pekanbaru - Herwan Nasri tetap menyampaikan sejumlah aspirasi sementara dari masyarakat yang nantinya akan dimasukkan ke dalam pokok pikiran dewan. Dimana, bidang pendidikan dan infrastruktur menjadi aspirasi yang paling banyak disuarakan warga.

Menanggapi pokir yang disampaikan, Sekdako Pekanbaru - M Noer memberikan apresiasi kepada anggota dewan. Setiap pokir yang disampaikan dewan, nantinyaakan  di entry kemudian dibahas pada kegiatan Musrenbang.


"Kita sudah menerapkan sistem e-budgeting, sehingga pokir yang disampaikan akan di entry. Kita entry semuanya, tapi nanti tentu tidak semua pokir yang bisa  diakomodir. Itu yang akan dibahas saat Musrenbang nanti," ungkap M Noer. (21/03/2018)


Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga mengatakan, rapat terpaksa ditunda karena banyak yang protes namun dapat dilanjutkan kembali dengan aman dan tertib. Masih ada waktu 4 hari me depan bagi teman-teman di dewan, untuk menyampaikan pokir tambahan.


"Paripurna kita sangat alot, sehingga terpaksa di skor selama 1 jam. Teman-teman meminta, agar pokir mereka dimasukkan ke Pemko Pekanbaru. Saya ingatkan, masih ada kesempatan bagi teman-teman di dewan untuk menyampaikan pokok pikiran ke Pemko Pekanbaru hingga hari Minggu (25/03) sore.


 Pasalnya, hari Senin (26/03) nanti Pemko Pekanbaru akan melakukan kegiatan Musrenbang tingkat Kota Pekanbaru. Mohon kiranya pokir yang disampaikan, dipelajari terlebih dahulu baru kemudian di entry oleh Bappeda," ungkap Romi Sinaga.


Romi berharap, agar 45 anggota DPRD Pekanbaru bisa hadir dalam kegiatan Musrenbang nanti sehingga tidak ada curiga saling mencurigai. Perlu diketahui bersama, bahwa tidak semua pokir yang diajukan bisa terakomodir mengingat kondisi keuangan daerah terbatas.

Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.