• Home
  • Hukrim
  • Jerat Leher Istri Pakai Tali, Pelaku KDRT di Ringkus Tim Opsnal Polsek Bangko

Jerat Leher Istri Pakai Tali, Pelaku KDRT di Ringkus Tim Opsnal Polsek Bangko

Oleh: Ulung
Kamis, 14 Des 2017 21:13
Dibaca: 583 kali
BAGIKAN:
Kapolsek Bangko Kompol Agung Triadi SIK dan Kanit Reskrim Polsek Bangko Iptu D.Raja Napitupulu SIK menunjukkan bara bukai saat menggelar pers rilis

Liputanriau.com,Rohil - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bangko, Rohil berhasil menangkap pelaku KDRT dan penggelapan mobil milik anggota Polri.  FS (27) Warga Bagansiapiapi yang berprofesi sebagai PNS di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Bagansiapiapi ini ditangkap pada selasa,(12/12/17) lalu dijalan Budi Kemulian,kota Dumai. Penangkapan tersebut dibackup Unit Reskrim Polsek Dumai Kota. Kamis (14/12/2017)

Kapolsek Bangko Kompol Agung Triadi,SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu D Raja Napitupulu,SIK menjelaskan, kasus KDRT yang dilakukan FS bermula pada pada hari Rabu (20/9/2017) sekitar pukul 15.30 Wib, ketika FS dan korban PR yang merupakan istri tersangka sedang berada di dalam kamar.

"Tersangka ingin memberikan kejutan kepada istrinya PR berupa sebuah kalung, tersangka meminta istrinya untuk menutup mata dengan menggunakan baju kaos warna hitam. Setelah menutup mata, korban kemudian dibawa ke ruang tengah dan disuruh duduk. Pada saat korban duduk, tiba-tiba FS mengikat leher korban dengan menggunakan tali, sambil tertawa FS mengatakan "Bentar lagi selesai ni," ujar Kapolsek dalam pers rilis yang digelar diruangan Reskrim Polsek Bangko.

Kapolsek menceritakan, setelah FS menjerat leher istrinya, korban mencoba meronta melepaskan diri dan berlari ke dapur. Namun pelaku tetap mengejar dan kembali mencekik leher korban sambil mengambil pecahan piring kaca dan kemudian menusuk bagian perut dan lengan sebelah kiri korban hingga terluka.

"Tak cukup jerat leher saja,Melihat ada pecahan piring,Pelaku langsung mengambilnya dan menusuk perut  bagian kanan dan lengan sebelah kiri, beruntung cepat dilarikan ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi, sehingga tidak ada korban jiwa" Ujar Agung Triadi.

Sementara itu, FS mengakui kekerasan yang dilakukan terhadap istrinya memicu atas dasar sakit hati karna istrinya sering mengungkit-ungkit masa lalu. "Setiap hari berantem bang,Dia terus ungkit masa lalu saya bang."ujarnya sambil menundukkan kepala.

Sedangkan kasus penggelapan yang dilakukan FS bermula pada 3 oktober 2017,Pelaku menghubungi pemilik mobil Ferdiansyah ingin meminjamkan mobil bernopol BM 198x FR warna merah metalik milik anggota Polsek Bangko itu untuk dibawa ke kota dumai selama tiga hari,Dari tanggal 3 sampai 6 oktober 2017.

"Setelah ada kesepakatan antara Fariz dengan pemilik mobil,Dia pun langsung membawa mobil itu.Namun 3 hari yang disepakati sudah lewat,Mobil tak kunjung kembali dan pemilik langsung melaporkan ke polsek bangko kasus penggelapan."Lanjutnya.

Ternyata ungkap Kapolsek,Mobil yang dipinjam pakaikan tersebut digadaikan dengan warga Batang Ibul dengan nilai Rp.15 juta. "Pelaku disangkakan dengan pasal berlapis yakni pasal KDRT dan Penggelapan dengan ancaman 5 sampai 15 tahun penjara."Pungkasnya.

Atas perbuatannya itu FS dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan kini diamankan di Mapolsek Bangko untuk di lakukan proses lebih lanjut.

  BacaJuga
  • Banyak Artis Terjerat Narkoba

    Minggu, 18 Feb 2018 16:49

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tidak semua artis berhubungan dengan narkoba. Soal sederet ar

  • Polisi Tangkap Tio Pakusadewo Terkait Kasus Narkoba

    Jumat, 22 Des 2017 14:24

    Liputanriau.com, Jakarta - Artis peran Tio Pakusadewo kembali terjerat dalam kasus narkoba. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Suwondo Nainggolan membenarkan artis kawakan itu tertangkap karena

  • Selain Dipecat, Pilot Lion Air Terancam 12 Tahun Penjara

    Kamis, 07 Des 2017 17:28

    Liputanriau.com, Kupang - Pilot Lion Air JT 924, MS, yang ditangkap karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu, terancam hukuman 4-12 tahun penjara. Pelaku ditangkap aparat kepolisian resor Kupang Kota, N

  • Dikejar BNN, Mobil Bawa 30 Kg Sabu Terperosok ke Selokan

    Minggu, 05 Nov 2017 19:57

    Liputanriau.com, Aceh - Terjadi kejar-kejaran antara Petugas Badan Narkotika Nasional dengan bandar narkoba jenis sabu 30 kilogram jaringan internasional.Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderap Po

  • Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

    Selasa, 03 Okt 2017 16:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bertindak tegas terhadap pengedar dan bandar narkoba.Jika diperlukan, Jokowi meminta

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.