• Home
  • Hukrim
  • BIN Laporkan dugaan Korupsi Dinas BPBD Rohil ke Kejati Riau

BIN Laporkan dugaan Korupsi Dinas BPBD Rohil ke Kejati Riau

Oleh: Ulung
Jumat, 09 Jun 2017 17:40
Dibaca: 1.571 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi
Liputanriau.com,Rohil - Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Informasi Negara (BIN) perwakilan Rokan Hilir laporkan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pembelian kursi di Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) pada tahun 2015 ke Kejati Riau dengan pagu anggaran kurang lebih 200 juta rupiah. 

Demikian diungkapkan oleh Rudi Hartono Fasa selaku ketua koordinator LSM BIN Rohil, menindak lanjuti laporan masyarakat pada tahun 2016, di duga telah terjadi tindak pidana korupsi yang dilakukan di dinas BPBD Rohil sehingga mengakibatkan kerugian negara.

"Kegiatan pengadaan kursi tersebut sudah di cairkan, namun akan tetapi barang yang di beli tidak ada atau fiktif," ujar Rudi Fasa.

Rudi menjelaskan, pihak BPBD Rohil juga telah melakukan manipulasi dengan menyewa kursi untuk dijadikan alibi guna  menghindari  terbongkarnya kasus pengadaan seolah-olah barang yang telah diperiksa terkesan sudah di beli.

"Dengan terungkapnya kegiatan pengadaan fiktif ini, kami sudah membuat laporan ke pihak penegak hukum agar segera di proses dan secepatnya penyelewengan anggaran di kantor BPBD Rohil bisa terungkap," Tuturnya dengan nada sedikit geram.

Tidak hanya itu, iya juga menceritakan bahwa sekira bulan Maret 2017, pihak BPBD telah mencairkan dana Anggaran 500 juta untuk pembayaran SPPD, namun belum juga di realisasikan, sehingga diduga tejadi penggelapan anggaran akibat belum direalisasikan, bebernya.***
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.