• Home
  • Hukrim
  • BNN Kembali Acak-acak Tiga Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru

22 Pengunjung Positif Gunakan Narkoba,

BNN Kembali Acak-acak Tiga Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru

Jumat, 25 Nov 2016 09:16
Dibaca: 639 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com-PEKANBARU-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, kepolisian dan TNI, Jumat (25/11/2016) dini hari, merazia sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. 22 orang pengunjung berhasil terjaring, lantaran hasil tes urinenya positif mengkonsumsi narkoba.

Seperti dikutip dari GoRiau.com tempat hiburan pertama yang disasar tim gabungan ini adalah Star City, Jalan Jenderal Sudirman. Namun sayang, di sini tak satu pun didapati pengunjung. Razia lalu berlanjut ke lokasi kedua, yakni Permata Ktv, Jalan Khadijah Ali.

Di sini terdapat sejumlah pengunjung di room karaoke. Mereka pun diperiksa petugas dan menjalani tes urine, namun hasilnya nihil. Tak menyerah, puluhan petugas pun melanjutkan operasi ke diskotik SP Club, dibilangan Jalan Jenderal Sudirman.

Saat petugas tiba, para pengunjung tengah asyik menikmati dentuman musik. Satu persatu dari mereka digeledah dan didata identitasnya. Selain itu, seluruh pengunjung juga wajib menjalani tes urine. Bahkan di sini, petugas berhasil menemukan diduga sisa Sabu dalam kaca pirek.

"Sudah kita amankan. Di sini ada 18 pengunjung pria dan empat orang wanita yang urinennya positif mengandung zat narkoba. Mereka kita bawa ke kantor untuk didata dan diproses," jawab Kepala Bidang Penindakan dan Pemberantasan BNN Riau, AKBP Haldun, Jumat dini hari.

Haldun yang diwawancarai usai razia melanjutkan, kegiatan ini memang jadi target jajarannya, guna mengantisipasi kemungkinan peredaran gelap narkoba, khususnya di tempat-tempat hiburan di Kota Pekanbaru.

Mirisnya, saat razia digelar di SP club, mayoritas pengunjungnya diketahui masih ABG (Anak Baru Gede), bahkan ada yang baru berusia 17 tahun. Hingga berita diturunkan, razia sudah selesai dilaksanakan. Bagi yang terjaring, selanjutnya akan menjalani assesment.***(grc)
  BacaJuga
  • Polisi Ciduk Dosen USU Yang Sebut Kasus Teror "Skenario"

    Minggu, 20 Mei 2018 15:26

    Liputanriau.com, Medan - Personel Cyrbercrime Polda Sumut menangkap seorang dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis karena status facebook. Himma menulis kasus serangan teroris di

  • Merasa Tak Bersalah Bos Saracen Ajukan Banding

    Minggu, 08 Apr 2018 15:32

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kuasa hukum Jasriadi, Abdullah Alkatiri, menjelaskan alasan pihaknya mengajukan banding atas vonis 10 bulan penjara yang dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru a

  • Bos Saracen Jasriadi Penjara 10 Bulan

    Jumat, 06 Apr 2018 15:32

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru memvonis bos Saracen Jasriadi dengan hukuman 10 bulan penjara atas tuduhan akses ilegal ke akun facebook seseorang. Jasriadi

  • Polisi Tangkap Pembuat Hoaks Jokowi, Mega hingga Prabowo

    Kamis, 08 Mar 2018 17:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus seorang pria berinisial KB (30) di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (7/3/2018) tengah malam. Pria kurus berambut

  • Polisi Kembali Tangkap Admin Muslim Cyber Army di Sumut

    Senin, 05 Mar 2018 14:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Bobby Gustiono, Minggu (4/3/2018), atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian dan konten hoaks.Menurut polisi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.