• Home
  • Hukrim
  • Bejat, Kelompok Begal di Panam Pekanbaru Ini Rampas Tas Guru

Bejat, Kelompok Begal di Panam Pekanbaru Ini Rampas Tas Guru

Selasa, 14 Mar 2017 16:40
Dibaca: 36 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Hendak pergi mengajar ke salah satu sekolah, niat mulia Eko Panji Purnomo (27) justru menjadi musibah saat dirinya baru saja sampai di halte bus Universitas Riau, Jalan HR Soebratas Panam, Kecamatan Tampan, Senin (13/3/17) pukul 05.30 WIB kemarin.

Bagaimana tidak, pria yang berprofesi sebagai tenaga pendidik tersebut secara mendadak didatangi oleh dua begal yang saling berboncengan dengan sepeda motor.

Para pelaku lalu menodong leher korban dengan pisau dan merampas tas milik korban berisi uang tunai Rp12,3 juta serta satu unit handphone Samsung. Pelaku leluasa merampas harta benda milik korban karena susana di lokasi juga masih dalam keadaan sepi. Selesai merampas tas korban, dua begal itu selanjutnya melarikan diri.

"Korban tidak berani melawan karena lehernya ditodong pisau oleh salah satu pelaku. Pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi satu handphone Samsung dan uang tunai Rp12,3 juta. Sewaktu kejadian, korban hendak pergi mengajar," ujar Kapolsek Tampan AKP Rezi Dharmawan, Selasa (14/3/2017).

Dari laporan korban yang diterima pihaknya, peristiwa itu sendiri terjadi tak berapa lama setelah korban diantarkan oleh bapaknya ke TKP (halte bus UR) untuk berangkat mengajar menggunakan kendaraan umum. Namun sewaktu lagi menunggu kendaraan umum, yang datang justru para pelaku berboncengan mengendarai motor Satria FU. Saat itulah tanpa basa basi para pelaku langsung menodongkan pisau dan merampas tas yang dibawa korban.

"Kedua pelaku masih kita cari. Pengakuan korban, pelaku hanya dua orang dan salah satunya membawa pisau. Kita masih selidiki kasus pencurian disertai kekerasan ini. Atas kejadian itu, korban juga harus mengalami total kerugian Rp13,8 juta," tutupnya. ***(rtc)
  BacaJuga
  • Selama Buron, Otak Pembunuhan Satu Keluarga Selalu Berpindah Tempat

    Minggu, 16 Apr 2017 14:05

    Liputanriau.com, Medan - Selama jadi buronan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, tersangka pelaku utama pembunuhan satu keluarga di Medan, Andi Matalata alias Andi Lala (35), berpindah-pindah.Na

  • Begini Kronologis Penangkapan Andi Lala di Inhil Riau

    Sabtu, 15 Apr 2017 17:03

    RENGAT - Tim gabungan Polda Riau bersama tim Polda Sumatera Utara yang didampingi jajaran Sat Reskrim Polres Indragiri Hulu (Inhu), berhasil menangkap tersangka Andi Lala (35) yang merupakan ota

  • Dua Perampok yang Bunuh Sekeluarga Ditangkap

    Kamis, 13 Apr 2017 14:40

    Liputanriau.com, Medan - Polda Sumatera Utara baru menangkap dua pelaku perampokan disertai pembunuhan keluarga Rianto di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina

  • Pemerintah Biaya Sekolah Korban Pembunuhan di Medan

    Rabu, 12 Apr 2017 14:47

    Liputanriau.com, Medan - Musibah yang menimpa K (4) terus mengundang perhatian dan empati masyarakat. Orang tua, abang dan kakak, serta neneknya tewas dalam pembunuhan sadis di rumah mereka di Jl Mang

  • Lima Orang Sekeluarga Dibantai dalam Rumah, Satu Balita Kritis

    Minggu, 09 Apr 2017 18:03

    Liputanriau.com, Medan - Lima orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Ahad (9/4). Temuan ini pun menggegerkan warga Jalan Mangaan Gang Benteng Lingkungan XI, Ma

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.