• Home
  • Hukrim
  • Dua Perampok yang Bunuh Sekeluarga Ditangkap

Dua Perampok yang Bunuh Sekeluarga Ditangkap

Kamis, 13 Apr 2017 14:40
Dibaca: 208 kali
BAGIKAN:
Antara/Septianda Perdana
Petugas kepolisian mengiring seorang tersangka bernama Roni (21) yang berhasil ditangkap terkait kasus pembunuhan sekeluarga saat tiba di Mapolda Sumatera Utara, Medan

Liputanriau.com, Medan - Polda Sumatera Utara baru menangkap dua pelaku perampokan disertai pembunuhan keluarga Rianto di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Kamis (13/4), mengatakan, tersangka pertama adalah Roni yang merupakan eksekutor yang membunuh anak Rianto yankni Syafa Fadillah Hinaya (15), Gilang Laksono (11), dan Kinara (5).

Sedangkan tersangka kedua adalah Andi Saputra (27) yang berperan sebagai penjaga di teras rumah korban untuk mengawasi orang-orang di sekitar TKP. Andi Saputra ditangkap tim Polda Sumut di Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan pada Rabu (12/4).

Dalam penangkapan tersebut, turut diamankan seorang warga bernama Irwansyah yang menemani Andi Saputra ke Air Batu, Asahan. "Dia (Irwansyah) masih diperiksa di polda sebagai saksi," katanya.

Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap Andi Lala yang menjadi tersangka utama dan statusnya sudah dijadikan daftar pencarian orang (DPO).

Sebelumnya, warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dikagetkan karena adanya lima warga yang ditemukan tewas pada Ahad (9/4) pagi. Kelima korban yang tewas diketahui Rianto (40) dan isterinya Riyani (35), dua anaknya Syafa Fadillah Hinaya (15) dan Gilang Laksono (11) dan mertuanya bernama Marni (60). Selain itu, puteri bungsu korban bernama Kinara (5) ditemukan dalam kritis dan dibawa untuk menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.

Untuk mengungkap peritiwa tersebut, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang yang dianggap mengetahui peristiwa itu. Dalam penggeledahan di rumah Andi Lala di Jalan Pembangunan 2 Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti berupa barang milik korban yang tewas dalam perampokan itu.

Barang bukti itu adalah empat telepon genggam milil korban, laptop milik korban, dompet, tas sekolah dan kartu pembayaran SPP Yayasan Nurul Iman milik Syifa Fadillah Hinaya yang tewas, dan sepeda motor milik korban dengan nomor poliso BK 6308 AEL. Dalam penggeledahan itu, Andi Lala sempat melarikan diri dengan mobil pick up dengan nomor polisi 1325 EZ yang ditemukan di salah satu SPBU di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Mudah, Sekarang Bayar Pajak Bisa Kapan Saja Dan Dimana Saja

    Rabu, 27 Sep 2017 09:35

    Liputanriau.com - PEKANBARU -  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)  Kota Pekanbaru terus melakukan inovasi inovasi untuk mempermudah masyarakat untuk mmebayarkan kewajibannya sebagai warga neg

  • Sop & Sate Kambing "Cempaka"

    Selasa, 26 Sep 2017 19:08

    PEKANBARU -  Penikmat kuliner di Kota Pekanbaru sekarang tidak perlu bingung mencari makanan khas melayu yang bahan dasarnya dari daging kambing di Kota Pekanbaru.  Pasalnya saat ini sudah h

  • Perkosa Siswi SMP, Pria Mabuk Dibekuk Polisi

    Jumat, 05 Mei 2017 10:03

    SUNGGUMINASA - Im (16) seorang siswi SMP di Gowa Sulawesi Selatan, Kamis malam (4/5/2017) melapor ke petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gowa usai diperkosa seorang pria ya

  • Polres Rohul Angkut Motor Pelaku Balapan Liar

    Minggu, 09 Apr 2017 16:50

    PASIRPANGARAIAN - Suasana di sekitaran Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah tidak nyaman, menyusul banyaknya pelaku balap liar alias Bali yang menggeber

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.