• Home
  • Hukrim
  • Egrek Sawit Nyangkut di Kabel Listrik, Pelajar SMKN 1 Lubuk Siak Meninggal Dunia Kesetrum

Egrek Sawit Nyangkut di Kabel Listrik, Pelajar SMKN 1 Lubuk Siak Meninggal Dunia Kesetrum

Rabu, 15 Mar 2017 08:04
Dibaca: 136 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, SIAK - Nait baik membantu orangtua mencari nafkah keluarga, Sehul Kusmono (18) salah seorang pelajar di SMKN 1 Lubuk Dalam meninggal dunia kesetrum listrik usai memanen buah sawit di kebun orangtuanya yang berada di belakang rumahnya di Blok D kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam seusai pulang sekolah. Kejadian naas tersebut diketahui orangtuanya Sujono (48) dan korban dibawa ke Puskesmas ternyata korban telah tidak bernyawa lagi.

Informasi dirangkum bahwa kejadian memilukan tersebut pada Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu korban yang tengah usai mengikuti ujian semester di sekolahnya lalu pulang ke rumah. Korban sempat makan siang, dan usai itu korban lalu pergi ke kebun sawit orangtuanya.

Usai memanen buah sawit dengan menggunakan egrek stanles sepanjang 12 meter, korban pun berjalan dengan membawa egrek tersebut dengan posisi egrek berdiri tegak. Saat itu, tiba-tiba saja egrek yang dibawanya menyentuh kabel listrik PLN bertegangan tinggi yang ada di tepi jalan.

Saat itu terdengar suara ledakan keras, sehingga ayah korban Sujono keluar rumah dan mencari arah suara ledakan tersebut. Ia pergi ke belakang rumahnya, dan ternyata ia menemukan anaknya sudah terduduk dengan memegang egrek yang masih menempel di kabel listrik. Seketika itu, Sujono menjerit minta tolong ke warga lainnya.

Setelah warga berdatangan, egrek yang masih menempel dijatuhkan dengan menggunakan kayu. Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Dalam dan diketahui bahwa korban sudah tidak bernyawa.

Kapolres Siak AKBP Restika PN membenarkan kejadian memilukan tersebut dan korban sudah dibawa ke rumah orangtuanya untuk kekebumikan. "Sesuai laporan, kejadian itu menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya.

Selain itu, orangtua korban yang juga menerima kejadian ini dengan sabar dan ikhlas serta menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dikebumikan di pemakaman muslim kampung Sialang Baru.***(rtc)
  BacaJuga
  • Pukul Pramugari, Suami Istri Diturunkan dari Pesawat

    Senin, 04 Sep 2017 16:48

    Liputanriau.com, Medan - Sepasang suami istri diturunkan dari pesawat Citilink dan batal terbang menggunakan maskapai tersebut, Senin (4/9). Mereka terlibat cekcok dan diduga memukul seorang pramugari

  • Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

    Sabtu, 12 Agu 2017 12:39

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memberikan penghargaan kepada Bripda Yoga Vernando atas kesabarannya menghadapi masalah dalam bertugas. Yoga merupakan polisi lalu lintas k

  • Sosok Oknum TNI yang Memukul dan Memaki Polantas di Pekanbaru

    Jumat, 11 Agu 2017 13:18

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Terungkap sosok oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang menghajar polisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, depan Ramayana, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (10/8/2

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.