• Home
  • Hukrim
  • Egrek Sawit Nyangkut di Kabel Listrik, Pelajar SMKN 1 Lubuk Siak Meninggal Dunia Kesetrum

Egrek Sawit Nyangkut di Kabel Listrik, Pelajar SMKN 1 Lubuk Siak Meninggal Dunia Kesetrum

Rabu, 15 Mar 2017 08:04
Dibaca: 263 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, SIAK - Nait baik membantu orangtua mencari nafkah keluarga, Sehul Kusmono (18) salah seorang pelajar di SMKN 1 Lubuk Dalam meninggal dunia kesetrum listrik usai memanen buah sawit di kebun orangtuanya yang berada di belakang rumahnya di Blok D kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam seusai pulang sekolah. Kejadian naas tersebut diketahui orangtuanya Sujono (48) dan korban dibawa ke Puskesmas ternyata korban telah tidak bernyawa lagi.

Informasi dirangkum bahwa kejadian memilukan tersebut pada Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu korban yang tengah usai mengikuti ujian semester di sekolahnya lalu pulang ke rumah. Korban sempat makan siang, dan usai itu korban lalu pergi ke kebun sawit orangtuanya.

Usai memanen buah sawit dengan menggunakan egrek stanles sepanjang 12 meter, korban pun berjalan dengan membawa egrek tersebut dengan posisi egrek berdiri tegak. Saat itu, tiba-tiba saja egrek yang dibawanya menyentuh kabel listrik PLN bertegangan tinggi yang ada di tepi jalan.

Saat itu terdengar suara ledakan keras, sehingga ayah korban Sujono keluar rumah dan mencari arah suara ledakan tersebut. Ia pergi ke belakang rumahnya, dan ternyata ia menemukan anaknya sudah terduduk dengan memegang egrek yang masih menempel di kabel listrik. Seketika itu, Sujono menjerit minta tolong ke warga lainnya.

Setelah warga berdatangan, egrek yang masih menempel dijatuhkan dengan menggunakan kayu. Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Dalam dan diketahui bahwa korban sudah tidak bernyawa.

Kapolres Siak AKBP Restika PN membenarkan kejadian memilukan tersebut dan korban sudah dibawa ke rumah orangtuanya untuk kekebumikan. "Sesuai laporan, kejadian itu menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya.

Selain itu, orangtua korban yang juga menerima kejadian ini dengan sabar dan ikhlas serta menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dikebumikan di pemakaman muslim kampung Sialang Baru.***(rtc)
  BacaJuga
  • Polisi Ciduk Dosen USU Yang Sebut Kasus Teror "Skenario"

    Minggu, 20 Mei 2018 15:26

    Liputanriau.com, Medan - Personel Cyrbercrime Polda Sumut menangkap seorang dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis karena status facebook. Himma menulis kasus serangan teroris di

  • Merasa Tak Bersalah Bos Saracen Ajukan Banding

    Minggu, 08 Apr 2018 15:32

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kuasa hukum Jasriadi, Abdullah Alkatiri, menjelaskan alasan pihaknya mengajukan banding atas vonis 10 bulan penjara yang dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru a

  • Bos Saracen Jasriadi Penjara 10 Bulan

    Jumat, 06 Apr 2018 15:32

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru memvonis bos Saracen Jasriadi dengan hukuman 10 bulan penjara atas tuduhan akses ilegal ke akun facebook seseorang. Jasriadi

  • Polisi Tangkap Pembuat Hoaks Jokowi, Mega hingga Prabowo

    Kamis, 08 Mar 2018 17:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus seorang pria berinisial KB (30) di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (7/3/2018) tengah malam. Pria kurus berambut

  • Polisi Kembali Tangkap Admin Muslim Cyber Army di Sumut

    Senin, 05 Mar 2018 14:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Bobby Gustiono, Minggu (4/3/2018), atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian dan konten hoaks.Menurut polisi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.