• Home
  • Hukrim
  • Egrek Sawit Nyangkut di Kabel Listrik, Pelajar SMKN 1 Lubuk Siak Meninggal Dunia Kesetrum

Egrek Sawit Nyangkut di Kabel Listrik, Pelajar SMKN 1 Lubuk Siak Meninggal Dunia Kesetrum

Rabu, 15 Mar 2017 08:04
Dibaca: 32 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, SIAK - Nait baik membantu orangtua mencari nafkah keluarga, Sehul Kusmono (18) salah seorang pelajar di SMKN 1 Lubuk Dalam meninggal dunia kesetrum listrik usai memanen buah sawit di kebun orangtuanya yang berada di belakang rumahnya di Blok D kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam seusai pulang sekolah. Kejadian naas tersebut diketahui orangtuanya Sujono (48) dan korban dibawa ke Puskesmas ternyata korban telah tidak bernyawa lagi.

Informasi dirangkum bahwa kejadian memilukan tersebut pada Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu korban yang tengah usai mengikuti ujian semester di sekolahnya lalu pulang ke rumah. Korban sempat makan siang, dan usai itu korban lalu pergi ke kebun sawit orangtuanya.

Usai memanen buah sawit dengan menggunakan egrek stanles sepanjang 12 meter, korban pun berjalan dengan membawa egrek tersebut dengan posisi egrek berdiri tegak. Saat itu, tiba-tiba saja egrek yang dibawanya menyentuh kabel listrik PLN bertegangan tinggi yang ada di tepi jalan.

Saat itu terdengar suara ledakan keras, sehingga ayah korban Sujono keluar rumah dan mencari arah suara ledakan tersebut. Ia pergi ke belakang rumahnya, dan ternyata ia menemukan anaknya sudah terduduk dengan memegang egrek yang masih menempel di kabel listrik. Seketika itu, Sujono menjerit minta tolong ke warga lainnya.

Setelah warga berdatangan, egrek yang masih menempel dijatuhkan dengan menggunakan kayu. Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Dalam dan diketahui bahwa korban sudah tidak bernyawa.

Kapolres Siak AKBP Restika PN membenarkan kejadian memilukan tersebut dan korban sudah dibawa ke rumah orangtuanya untuk kekebumikan. "Sesuai laporan, kejadian itu menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya.

Selain itu, orangtua korban yang juga menerima kejadian ini dengan sabar dan ikhlas serta menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dikebumikan di pemakaman muslim kampung Sialang Baru.***(rtc)
  BacaJuga
  • Kapolda Riau Ultimatum Tuntaskan 'Kampung Narkoba' Pekanbaru

    Jumat, 28 Apr 2017 15:01

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Zulkarnain mengultimatum jajarannya untuk menuntaskan permasalahan narkotik dan obat-obatan terlarang di Kelurahan Kampung Dalam,

  • Bekuk Sindikat Narkotika Aceh, Bea Cukai Sita 29.427 Butir Pil Ekstasi

    Jumat, 28 Apr 2017 10:30

    JAKARTA - Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Sumatera Selatan menggagalkan penyelundupan narkotika pada Rabu 26 April 2017. Empat tersangka berinisial K, HP, AA

  • Antar Shabu ke Laundry, Pria di Salo Kampar Ini Diciduk Polisi

    Rabu, 26 Apr 2017 22:28

    SALO - Anggota Opsnal Sat Narkoba Polres Kampar telah melakukan penangkapan terhadap AA (38) pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis shabu-shabu, Rabu (26/4/2017) pukul 10.00 WIB di Jalan Prof Yamin SH

  • BNN: 11 Negara Suplai Sabu ke Indonesia

    Sabtu, 22 Apr 2017 15:29

    Liputanriau.com, Malang - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan, narkoba jenis sabu yang beredar di Indonesia disuplai dari 11 negara dan dikendalikan oleh 72 jaringan in

  • Pabrik Narkoba di Depok Bisa Bikin 20 Kg Sabu per Produksi

    Rabu, 12 Apr 2017 14:45

    Liputanriau.com, Depok - Pabrik narkoba di Cinere, Depok, diperkirakan bisa membuat sabu kualitas terbaik sekitar 15-20 Kg sekali produksi. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspekt

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.