• Home
  • Hukrim
  • HMI Riau-Kepri Mengutuk Keras Tindakan Aparat Kepolisian

Terkait Bentrok Dengan Warga di Kepulauan Meranti

HMI Riau-Kepri Mengutuk Keras Tindakan Aparat Kepolisian

Senin, 29 Agu 2016 07:47
Dibaca: 192 kali
BAGIKAN:
Wakil Sekretaris Umum Badko HMI Riau-Kepri Wiriyanto Aswir.

Liputanriau.com,PEKANBARU- Menanggapi kisruh antara masyarakat dengan pihak kepolisian di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sampai saat ini belum terselesaikan. Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Riau-Kepri mengutuk keras tindakan aparat kepolisian Meranti yang diangap tidak becus dalam menyelesaikan perkara.

Sebelumnya, bentrokan dipicu oleh warga yang berdatangan ke RSUD Kepulauan Meranti di Jalan Dorak Selapatnjang, Kamis (25/8/16) mereka ingin mendapat kepastian mengenai kabar meninggalnya Apri Adi Pratama alias Adi (24), pegawai honor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Meranti yang diduga membunuh personil Polres Meranti Adil S Tambunan dengan cara menikamnya di parkiran Hotel Furama dini hari tadi.

Badko HMI Riau-Kepri meminta Kapolda Riau Brigjen Supriyanto untuk melakukan pemecatan terhadap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar dalam rilis kepada awak media di Pekanbaru kamis (25/8/2016)

"Karena cara-cara represif yang  dilakukan oleh aparatur kepolisian tidak manusiawi,meskipun yang ditembak itu adalah seorang yang diduga pelaku pembunuhan" Kata Wiriyanto Aswir Selaku Wakil Sekretaris Umum Badko HMI Riau-Kepri

Aswir melajutkan, Apakah demikian protap penangkapan untuk seorang yang diduga pelaku dalam sebuah kasus pembunuhan?

"Untuk itu kami meminta Kapolda Riau memecat secara tidak hormat AKBP Asep Iskandar dari jabatannya sebagai Kapolres Kepulauan Meranti sesegera mungkin, karena sudah terbukti tidak mampu menjaga stabilitas keamanan sipil di Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk dicatat secara teritorial Kepulauan Meranti itu adalah satu kepulauan, kecil kemungkinan pelaku dapat melarikan diri" Kata Mahasiswa Fisip Universitas Riau Tersebut

Sementara itu Sudirman selaku Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri menghimbau kepada seluruh pihak untuk saling menahan diri dan jangan gegabah dalam bertindak.***(rls)

 

Editor: Tamam

  BacaJuga
  • Ahli Bahasa Sebut 'Dibohongi' Tidak Penting, Begini Reaksi Jaksa

    Rabu, 29 Mar 2017 19:05

    Liputanriau-JAKARTA-Jaksa penuntut umum mempermasalahkah keterangan ahli bahasa dari Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Bambang Kaswanti Purwo, yang menyatakan kata 'dibohongi' saat Basu

  • PPP Putuskan Dukung Ahok-Djarot karena Alasan Politis

    Rabu, 29 Mar 2017 05:09

    Liputanriau-JAKARTA-Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syaifullah Tamliha menegaskan partainya sudah bulat memberikan dukungan kepada pasangan calon (paslon) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tj

  • DPRD Riau: Aksi Sonny Menistakan Agama Lebih Parah dari Ahok

    Jumat, 24 Mar 2017 17:20

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Diringkusnya pelaku penistaan agama Sonny Suasono Pangabean yang merupakan warga Pandau kecamatan Siakhulu Kampar, oleh Polda Riau, menumbuhkan harapan kepada aparat untuk

  • Ahli Bahasa Tim Ahok Beda Pendapat dengan Saksi JPU Terkait Kata 'Pakai'

    Selasa, 21 Mar 2017 15:01

    Liputanriau-JAKARTA-Saksi ahli bahasa dari tim kuasa hukum Ahok, Rahayu Surtiati berbeda pendapat dengan saksi ahli bahasa yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan sebelumnya. Rahayu b

  • Sidang Ahok, Kuasa Hukum Minta Pemeriksaan Ahli Sampai 18 April

    Selasa, 21 Mar 2017 14:56

    Liputanriau-JAKARTA-Tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memohon kepada majelis hakim agar sidang pemeriksaan saksi ahli digelar sampai 18 April 2017."

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.