• Home
  • Hukrim
  • Hakim Memvonis 2 dan 6 Tahun Bui Buat Pelaku Pedofil Loly Candy`s

Hakim Memvonis 2 dan 6 Tahun Bui Buat Pelaku Pedofil Loly Candy`s

Sabtu, 15 Apr 2017 07:17
Dibaca: 43 kali
BAGIKAN:
TEMPO/Yohanes Paskalis
Sidang pertama kasus pornografi anak Loly Candy's yang berlangsung secara tertutup di Ruang Sidang Anak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (foto dari jendela), Pasar Minggu, Jakarta, 6 April 2017.

Liputanriau.com, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis pidana penjara kepada dua pelaku pedofilia online. Vonis ini tertuang dalam putusan yang dibacakan hari ini, Jumat, 13 April 2017.

"Pelaku SHDW dijatuhi hukuman 2 tahun penjara di Panti Sosial Marsudi Handyani. Sedangkan pelaku T-Day 6 tahun penjara di Lapas Anak," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, dalam keterangan tertulisnya.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum sebelumnya. Pada dakwaan, SHDW dituntut 3 tahun penjara. Sedangkan T-Day dituntut 8 tahun penjara. 

Meski divonis lebih ringan, namun tak ada niatan banding dari jaksa. "Jaksa penuntut umum menyatakan tidak akan banding," kata Argo.

SHDW dan T-Day adalah dua dari lima pelaku pedofilia online. Mereka dituduh terlibat dalam aktivitas grup Facebook Loly Candy's. SHDW diketahui sebagai admin dalam grup itu. Sedangkan T-Day, selain berperan sebagai admin, juga kerap ikut mengirim konten ke dalam grup.

Tiga tersangka lain saat ini belum diproses ke pengadilan. Argo mengatakan saat ini kasus mereka masih dalam tahap pemberkasan di Polda Metro Jaya.

Kelima pelaku dijerat dengan pasal 27 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal pornografi/pedofilia.

Sumber: Tempo.co

  BacaJuga
  • Kapolda Riau Ultimatum Tuntaskan 'Kampung Narkoba' Pekanbaru

    Jumat, 28 Apr 2017 15:01

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Zulkarnain mengultimatum jajarannya untuk menuntaskan permasalahan narkotik dan obat-obatan terlarang di Kelurahan Kampung Dalam,

  • Bekuk Sindikat Narkotika Aceh, Bea Cukai Sita 29.427 Butir Pil Ekstasi

    Jumat, 28 Apr 2017 10:30

    JAKARTA - Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Sumatera Selatan menggagalkan penyelundupan narkotika pada Rabu 26 April 2017. Empat tersangka berinisial K, HP, AA

  • Antar Shabu ke Laundry, Pria di Salo Kampar Ini Diciduk Polisi

    Rabu, 26 Apr 2017 22:28

    SALO - Anggota Opsnal Sat Narkoba Polres Kampar telah melakukan penangkapan terhadap AA (38) pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis shabu-shabu, Rabu (26/4/2017) pukul 10.00 WIB di Jalan Prof Yamin SH

  • BNN: 11 Negara Suplai Sabu ke Indonesia

    Sabtu, 22 Apr 2017 15:29

    Liputanriau.com, Malang - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan, narkoba jenis sabu yang beredar di Indonesia disuplai dari 11 negara dan dikendalikan oleh 72 jaringan in

  • Pabrik Narkoba di Depok Bisa Bikin 20 Kg Sabu per Produksi

    Rabu, 12 Apr 2017 14:45

    Liputanriau.com, Depok - Pabrik narkoba di Cinere, Depok, diperkirakan bisa membuat sabu kualitas terbaik sekitar 15-20 Kg sekali produksi. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspekt

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.