• Home
  • Hukrim
  • Keluarga Tahanan Akui Banyak Pungli di Dalam Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

Keluarga Tahanan Akui Banyak Pungli di Dalam Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

Sabtu, 06 Mei 2017 14:39
Dibaca: 170 kali
BAGIKAN:
int.
PEKANBARU - Bentrok dalam rutan Sialang Bungkuk berujung kaburnya ratusan tahanan, ternyata tidak terlepas dari banyaknya aksi pungli di rutan itu. Seperti yang terjadi kepada H Usman salah satu keluarga tahanan.

Dikutip riauterkini.com, banyak terjadi pungutan liar yang dirasakan selama anaknya menjadi salah satu penghuni rutan ini.

"Untuk menjenguk memang kita gratis selama 15 menit. Tapi jika lebih dari 15 menit maka kita harus membayar sebesar Rp15-30 ribu per lima menit. Ini membuat kita sangat terbebani jika ingin bertemu keluarga kita di dalam," katanya.

Bukan hanya itu, setiap buka pintu pihaknya diminta satu bungkus rokok, jadi jika tiga pintu maka tiga bungkus rokok harus diberikan.

"Makanan juga kita dibatasi, bahkan obat-obatan tidak boleh masuk. Tak hanya itu saja, untuk izin berobat saja, prosedurnya sangat sulit meski memakai jaminan. Malahan kita diminta bayaran jika membawa petugas keluar untuk mengamankan," tuturnya.

Sementara, Erlinda yang juga keluarga tahanan membeberkan untuk biaya pindah kamar ia dibebankan dengan biaya sekitar Rp7-30 juta.

"Saya pernah membayar sebesar Rp2,5 juta hanya untuk tempat tidur adik saya di dalam Rutan. Sebelumnya ia tidur di Wc yang menurut kita tidak layak," katanya.

Untuk jenguk, pihaknya juga harus menunggu mulai dari 3-5 jam. Namun, jika ingin cepat harus membayar dengan harga yang bervariasi.

"Kita berharap pungutan liar ini dihilangkan. Kita juga mengharapkan keluarga kita di dalam rutan mendapat binaan yang sesuai, yang berprikemanusian. Bukan hanya itu, kapasitas Rutan atau kamar juga dikurangi. Jangan seperti ini yang melebihi kapasitas," harapnya.
Editor: Riki

  BacaJuga
  • Pukul Pramugari, Suami Istri Diturunkan dari Pesawat

    Senin, 04 Sep 2017 16:48

    Liputanriau.com, Medan - Sepasang suami istri diturunkan dari pesawat Citilink dan batal terbang menggunakan maskapai tersebut, Senin (4/9). Mereka terlibat cekcok dan diduga memukul seorang pramugari

  • Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

    Sabtu, 12 Agu 2017 12:39

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memberikan penghargaan kepada Bripda Yoga Vernando atas kesabarannya menghadapi masalah dalam bertugas. Yoga merupakan polisi lalu lintas k

  • Sosok Oknum TNI yang Memukul dan Memaki Polantas di Pekanbaru

    Jumat, 11 Agu 2017 13:18

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Terungkap sosok oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang menghajar polisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, depan Ramayana, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (10/8/2

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.