Korupsi Lahan Pelabuhan

Mantan Sekda Meranti Resmi Ditahan

Rabu, 20 Jul 2016 07:34
Dibaca: 295 kali
BAGIKAN:
Illustrasi

PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menahan mantan Sekda Kepulauan Meranti ZU tersangka korupsi lahan dalam pembangunan Pelabuhan Dorak di Selat Panjang.

Selain ZU, kejaksaan juga menahan Kepala Badan Pertanahan Nasionan (BPN) Kabupaten Kepulauan Meranti berinisial SI.

"Ada tiga tersangka yang kita tahan dalam kasus korupsi pembebasan lahan Pelabuhan Dorak Selat Panjang yakni ZU, SI serta AA yang merupakan broker tanah," kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Sugeng Riyanta, Selasa (19/7/2016).

Ketiga tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan maraton dari pagi hingga sore di Kantor pidana khusus (Pidsus) Kejati Riau. Usai diperiksa mereka langsung digelandang ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Sugeng mengatakan seharusnya hari ini pihaknya akan melakukan penahanan empat tersangka. Namun satu tersangka yang dipanggil tidak hadir.

"Satu tersangka batal diperiksa yakni MH. Tersangka yang menjabat sebagai Kabid Asset dan Daerah Kabupaten Meranti, tidak bisa hadir karena karena orang tuanya meninggal," ucapnya.

Kejati Riau rencananya akan melakukan pemanggilan terhadap MH pekan depan. Sementara itu penyidik Pidsus Kejati segera menyelesaikan berkas tersangka untuk diserahkan ke JPU untuk penuntutan.

Sugeng mengungkapkan, dalam kasus pembebasan lahan Pelabuhan Dorak, negara dirugikan sebesar Rp2.185.062.000.

Dia menjelaskan modus korupsi pembebasan lahan Pembangunan Pelabuha Dorak untuk kargo dan penumpang adalah dengan membeli dua bidang tanah melalui broker. Belakangan itu diketahui tanah tersebut bersengketa.

"Pengadaan ganti rugi lahan pelabuhan tersebut bermasalah. Selain itu sampai saat ini pelabuhan tersebut tidak bisa dikuasi pemerintah karena lahannya bersengketa. Hingga saat ini proyek multi years yang menggunakan dana APBD Pemkab Meranti Rp2,2 miliar terbengkalai," ucapnya.

Dalam kasus ini, Kejati Riau sudah memeriksa Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir yang juga diduga terindikasi kasus korupsi berjamaah tersebut. (snc)

  BacaJuga
  • Pukul Pramugari, Suami Istri Diturunkan dari Pesawat

    Senin, 04 Sep 2017 16:48

    Liputanriau.com, Medan - Sepasang suami istri diturunkan dari pesawat Citilink dan batal terbang menggunakan maskapai tersebut, Senin (4/9). Mereka terlibat cekcok dan diduga memukul seorang pramugari

  • Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

    Sabtu, 12 Agu 2017 12:39

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memberikan penghargaan kepada Bripda Yoga Vernando atas kesabarannya menghadapi masalah dalam bertugas. Yoga merupakan polisi lalu lintas k

  • Sosok Oknum TNI yang Memukul dan Memaki Polantas di Pekanbaru

    Jumat, 11 Agu 2017 13:18

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Terungkap sosok oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang menghajar polisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, depan Ramayana, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (10/8/2

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.