• Home
  • Hukrim
  • Menyedihkan, Warga Rohul Ini Panen Sawit di Kebun Sendiri Malah Ditahan di Polsek Sosa Sumut

Menyedihkan, Warga Rohul Ini Panen Sawit di Kebun Sendiri Malah Ditahan di Polsek Sosa Sumut

Kamis, 09 Mar 2017 16:50
Dibaca: 360 kali
BAGIKAN:
Riauterkini.com
Puluhan masyarakat Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, mendatangi kantor Polsek Sosa Kabupaten Padang Lawas, Kamis (9/3/2017).
LIPUTANRIAU.COM, PASIRPANGARAIAN - Puluhan masyarakat Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, mendatangi kantor Polsek Sosa Kabupaten Padang Lawas, Kamis (9/3/2017).

Kedatangan puluhan warga Rohul ke Mapolsek Sosa untuk pertanyakan tiga warga Batang Kumu ditahan karena dituduh mencuri buah kelapa sawit di lahan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) berlokasi di Padang Lawas.

Menurut masyarakat, Polsek Sosa salah menahan tiga warga Batang Kumu, karena ketiganya yakni David Fernando Saputra Marbun, dan dua rekannya Tumorang, dan Jaluhu, tidak pernah memanen buah sawit di lahan PT MAI.

"Anak saya panen di ladang kami. Itu ladang kami beli kira-kira tujuh tahun lalu, lokasinya di Dolok Sungai Kapuk arah ke Mazuma (MAI)," ungkap Imeria boru Hutagalung, ibu dari David Fernando Marbun yang ikut ditahan di Mapolsek Sosa, Kamis.

Imeria mengakui, anaknya David dan dua rekannya ditangkap Security PT MAI pada Rabu (8/3/2017) siang kemarin sekira pukul 11.00 WIB, sebelum makan siang. Ketiganya kemudian diserahkan ke Polsek Sosa Kabupaten Padang Lawas, dan langsung ditahan sampai hari ini.

"Ladang ini kami yang buka, ada surat dari desa. Awalnya kami bangun gubuk, sudah dua kali dibakar sama PT MAI. Dan sekarang kami menumpang di rumah tetangga," ungkap Imaria.

"Sudah dua tahun kami panen. Selama ini kami bagus-bagus saja dengan mereka. Tapi kok seperti ini jadinya," kesalnya.

Imaria mengakui tanaman kelapa sawit di kebunnya dengan lokasi di Dolok Sungai Kapuk merupakan tanaman yang ditanam sendiri. Mereka membibit sendiri sawit pakai polibag, bukan ditanam PT MAI. ***(rtc)
  BacaJuga
  • Polda Riau Bantah Paksa Neno Warisman Pulang

    Minggu, 26 Agu 2018 02:41

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Aktivis Neno Warisman mengaku dipulangkan paksa oleh aparat setempat dari Pekanbaru, Riau. Polisi memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut."Ndak lah (dipa

  • Teroris di Unri Memiliki Hubungan Dekat dengan Penyerang Mapolda Riau

    Senin, 04 Jun 2018 22:25

    Liputanriau.com, Pekanbaru -Kepolisian Daerah Riau mengungkap hubungan antara Muhammad Nur Zamzam, terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau dengan pentolan Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) Murs

  • Jenazah Seorang Pelaku Penyerangan Mapolda Riau Dimakamkan di Desa Pasiran

    Sabtu, 19 Mei 2018 14:57

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Jenazah pelaku penyerangan Mapolda Riau, Mursalim alias Pak Ngah akhirnya dimakamkan di Desa Pasiran Kecamatan Bantan. Mursalin dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB, Sa

  • Tembak 3 Teroris di Mapolda Riau, Kombes Rudi Dapat Pin Emas Kapolri

    Kamis, 17 Mei 2018 14:30

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada dua personel Polda Riau yang berhasil melumpuhkan empat terduga teroris ya

  • Kapolri: 8 Orang Ditangkap Terkait Serangan Teroris di Mapolda Riau

    Kamis, 17 Mei 2018 14:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, delapan orang ditangkap di sejumlah daerah di Provinsi Riau pascaserangan teroris di Markas Polda Riau."Kelanjutan kasus ini,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.