• Home
  • Hukrim
  • Oknum Guru SMA di Polewali Mandar Tipu 410 CPNS

Oknum Guru SMA di Polewali Mandar Tipu 410 CPNS

Selasa, 16 Mei 2017 15:34
Dibaca: 35 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Setelah menipu lebih dari 410 calon pegawai negeri sipil (CPNS), seorang oknum guru SMA Negeri 1 Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ditangkap petugas Polda Sulbar dalam pelariannya di salah satu tempat di Jakarta, Senin (15/5/2017) kemarin.

Tersangka berinisial HT diamankan petugas di salah satu hotel di Jakarta Timur. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan surat pengangkatan CPNS palsu.

Direktur Kriminal Umum Polda Sulbar, Kombes Pol Heri Wiyanto mengatakan, penangkapan pelaku bermula dari laporan warga Polman yang mengaku ditipu oleh tersangka. Para korban mengaku telah mengalami kerugian hingga Rp 80 juta karena telah memberikan uang secara bertahap kepada pelaku.

Berdasarkan informasi dari para korban dan saksi lainnya, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil melacak keberadaan pelaku yang selama ini sulit ditemui para korban.

Untuk menjebak dan menangkap pelaku, polisi menyamar sebagai calon korban. Polisi dengan mudah menangkap tersangka di tempat persembunyiannya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku selama 2 tahun terakhir ini tidak mengajar di SMA Negeri 1 Wonomulyo. Dia memilih menetap dan bersembunyi di Jakarta.

Heri menyatakan, pihaknya kini memburu sejumlah tersangka lain yang masih satu jaringan dengan HT.

Dari hasil kejahatannya diketahui bahwa pelaku telah mengumpulkan uang lebih dari Rp 1 miliar dengan jumlah korban 187 orang di wilayah Sulbar dan korban lain sebanyak 223 orang di Sulawesi Selatan. Total jumlah korbannya mencapai 410 orang.

"Kasusnya sedang kita kembangkan, termasuk memburu tersangka lain yang juga dilaporkan para korban," ujar Heri.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • Mantan Jaksa Urip Tri Gunawan Bebas, Remisi 5 Tahun Dipertanyakan

    Senin, 15 Mei 2017 12:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Pegiat antikorupsi dan ahli pidana mempertanyakan keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membebaskan Urip Tri Gunawan, terpidana 20 tahun perkara suap penanganan

  • KPK Selidiki Siapa yang Pengaruhi Miryam Beri Keterangan Palsu

    Sabtu, 13 Mei 2017 11:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemeriksaan perdana kepada tersangka pemberian keterangan palsu di sidang e-KTP, Miryam S Haryani untuk mengkonfirmasi terkait

  • Kesaksian Palsu Kasus E-KTP, KPK Panggil Miryam Haryani

    Jumat, 12 Mei 2017 13:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan anggota DPR Miryam S. Haryani hari ini, Jumat, 12 Mei 2017. Politikus Hanura itu diperiksa dalam dugaan

  • KPK Periksa Eks Anggota DPR Dalami Korupsi Alquran di Kemenag

    Jumat, 12 Mei 2017 13:39

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami informasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama (Kemenag) melalui Mantan Anggota DPR RI 2009

  • Korupsi Pengadaan Al Quran, Sejumlah Mantan Anggota DPR Diperiksa KPK

    Rabu, 10 Mei 2017 13:41

    Liputanriau.com, Jakarta - Setelah kemarin Selasa (9/5/2017) Fahd El Fouz (FEF) diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Al-Quran di Kemenag, kali ini penyidik KPK menjadwalkan pemer

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.