• Home
  • Hukrim
  • Pengoplos Bakso Celeng di Bogor Untung Rp 1 M Per Bulan

Pengoplos Bakso Celeng di Bogor Untung Rp 1 M Per Bulan

Rabu, 31 Mei 2017 13:44
Dibaca: 195 kali
BAGIKAN:
Bakso celeng siap jual yang diamankan polisi.

Liputanriau.com, Bogor - Kepolisian Resor Bogor terus mendalami kasus bakso berbahan oplosan daging babi hutan atau celeng di Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hasil penyelidikan kepolisian, omset produksi bakso berbahan oplosan daging celeng mencapai Rp 1 miliar per bulan.

"Mereka menjual bakso celeng seharga Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram," ungkap Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky, Bogor, Jawa Barat, Selasa 30 Mei 2017.

Andi menjelaskan ruko yang berada di Pasar Citeureup tersebut mulai memproduksi dan mengedarkan bakso daging celeng sejak empat tahun lalu.

"Menurut pengakuan tersangka sudah empat tahun lalu beroperasi, tapi tempatnya berpindah-pindah," ucap dia.

Menurut Andi pemilik usaha bakso tersebut mendapatkan pasokan daging babi hutan dari beberapa tempat seperti dari Jakarta dan Bekasi.

"Daging tidak dipasok dari pasar, pemasoknya berinisial AG asal Jakarta dan DM asal Bekasi," ujar dia.

Polisi dan Dinas Peternakan Kabupaten Bogor menggerebek ruko yang dijadikan tempat produksi bakso berbahan oplosan daging sapi dengan babi hutan di Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Minggu 28 Mei 2017.

Polisi menyita barang bukti berupa 46 kg daging babi hutan, daging ayam 60 kg, daging ayam yang sudah dicampur daging celeng 4 kg, 1 unit penggilingan daging kasar, 1 unit penggilingan daging halus, dan 1 freezer.

Polisi juga menangkap enam orang antara lain Pranoto alias Noto pemilik usaha bakso celeng, dan keempat karyawannya yaitu Agus Isworo, Ujang, Imat, Marjianto. Kemudian Heri Setiawan, sebagai pembeli.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Polisi Ciduk Dosen USU Yang Sebut Kasus Teror "Skenario"

    Minggu, 20 Mei 2018 15:26

    Liputanriau.com, Medan - Personel Cyrbercrime Polda Sumut menangkap seorang dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis karena status facebook. Himma menulis kasus serangan teroris di

  • Merasa Tak Bersalah Bos Saracen Ajukan Banding

    Minggu, 08 Apr 2018 15:32

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kuasa hukum Jasriadi, Abdullah Alkatiri, menjelaskan alasan pihaknya mengajukan banding atas vonis 10 bulan penjara yang dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru a

  • Bos Saracen Jasriadi Penjara 10 Bulan

    Jumat, 06 Apr 2018 15:32

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru memvonis bos Saracen Jasriadi dengan hukuman 10 bulan penjara atas tuduhan akses ilegal ke akun facebook seseorang. Jasriadi

  • Polisi Tangkap Pembuat Hoaks Jokowi, Mega hingga Prabowo

    Kamis, 08 Mar 2018 17:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus seorang pria berinisial KB (30) di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (7/3/2018) tengah malam. Pria kurus berambut

  • Polisi Kembali Tangkap Admin Muslim Cyber Army di Sumut

    Senin, 05 Mar 2018 14:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Bobby Gustiono, Minggu (4/3/2018), atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian dan konten hoaks.Menurut polisi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.