• Home
  • Hukrim
  • Selama Buron, Otak Pembunuhan Satu Keluarga Selalu Berpindah Tempat

Selama Buron, Otak Pembunuhan Satu Keluarga Selalu Berpindah Tempat

Minggu, 16 Apr 2017 14:05
Dibaca: 113 kali
BAGIKAN:
KOMPAS.com/Mei Leandha
Pria yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Medan, Andi Lala diringkus di Riau, Sabtu (15/4/2017)

Liputanriau.com, Medan - Selama jadi buronan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, tersangka pelaku utama pembunuhan satu keluarga di Medan, Andi Matalata alias Andi Lala (35), berpindah-pindah.

Namun, setelah hampir sepekan jadi buron, warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang tersebut akhirnya tertangkap.

Tim gabungan Polda Sumut dan Polda Riau menangkap Andi Lala di Jalan Lintas Rengat, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (15/4/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Penangkapan otak pembunuhan yang menewaskan lima orang itu dipimpin Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut, AKBP Faisal F Napitupulu.

Faisal menyebutkan selama dalam pelariannya, Andi Lala selalu berpindah lokasi agar tidak terlacak petugas. Namun ia tidak menjelaskan secara pasti di mana saja Andi Lala bersembunyi.

"Pindah-pindah dia. Nanti tunggu di Medan saja, ya, karena masih pengembangan," kata Faisal melalui pesan singkat.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, penangkapan Andi Lala dilakukan tim gabungan Polda Sumut, Polda Riau dan Polres Inhu.

Ia menambahkan, polisi melakukan penyelidikan mulai Jumat pukul 21.00 WIB untuk mengetahui pasti keberadaan Andi Lala.

"Pukul 01.12 WIB dini hari tim memastikan keberadaan tersangka. Namun, situasi medan tidak memungkinkan, karena ada pesta di dekat rumah persembunyian tersangka," kata Rina, Sabtu.

Dampaknya, penangkapan Andi Lala ditunda. Tapi, pukul 04.00 WIB tim gabungan mendatangi rumah, yang dicurigai di dalamnya ada Andi Lala, dan langsung melakukan penggeledahan.

"Ternyata benar di dalam rumah itu didapati tersangka. Saat ditangkap, tersangka sempat melakukan perlawanan dan penyerangan terhadap petugas," ungkap Rina.

Rina menyebutkan Andi Lala sempat diperiksa tim gabungan. Selanjutnya, tersangka akan di bawa ke Polda Sumut.

"Diperiksa untuk mengetahui motifnya, sehingga kasus ini menjadi terang," katanya, Sabtu.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Nur Fallah  menyebutkan, Andi Lala diperkirakan akan tiba di Mapolda Sumut, Minggu dini hari.

Menurut dia, Andi Lala ditangkap di rumah keluarganya di kawasan Kabupaten Inhil, Riau.

Setelah itu, petugas menginterogasi tersangka untuk mengetahui motif dan barang bukti terkait kasus pembunuhan sadis yang menewaskan lima orang sekeluarga.

"Setelah ditangkap, maka terungkap, pelaku membuang besi sepanjang 60 cm di parit dekat TKP. Besi itu untuk mengeksekusi para korban," ujarnya.

Sumber: Kompas.com

  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.