• Home
  • Hukrim
  • Tiga Perkara Tipikor Kejati Riau Naik Ketingkat Penyidikan

Tiga Perkara Tipikor Kejati Riau Naik Ketingkat Penyidikan

Jumat, 10 Mar 2017 07:38
Dibaca: 39 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi
LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Saat ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ternyata tengah memproses tiga dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di dua kabupaten, yakni Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Tiga perkara tipikor yang ditangani tersebut saat ini telah naik ke proses penyidikan, atau telah ditemukan pelanggaran pidana terhadapnya.

Hal itu diungkapkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta kepada wartawan Kamis (9/3/17) siang.

"Ada tiga berkas penyelidikan yang sudah naik ke tahap penyidikan," ungkapnya.

Ketiga perkara tersebut, dua di antaranya merupakan kasus dugaan Tipikor di Kabupaten Pelalawa, yakni dugaan Pemerasan dalam jabatan, dan dugaan Tipikor penggunaan dana tak terduga.

Keduanya sudah memiliki tersangka, namun saat ini Sugeng masih merahasiakannya.

" Nanti pekan depan saya kasi tau nama tersangkanya," kata Sugeng.

Khusus dalam perkara pemerasan dalam jabatan, Sugeng mengatakan jika perkara ini terkait dengan pengaturan sejumlah proyek di kabupaten tersebut.

"Ada Pemerasan dalam jabatan (pengaturan Proyek,red) di Pelalawan, tersangka akan kita panggil senin depan," paparnya.

Sugeng belum bersedia memaparkan perkara tersebut lebih rinci. Ia akan menyampaikannya kepada publik jika berkas sudah lengkap, atau dilakukan upaya penahanan terhadap tersangka.

Sementara, satu berkas perkara di Kabupaten Rohil, terkait dengan dugaan Tipikor penerimaan grativikasi atau hadiah oleh pejabat negara.

"Tipikor penerimaan grativikasi pejabat negara Pemkab Rohil," ujarnya.

Ia juga belum mau berkomentar banyak perihal grativikasi apa yang dimaksud. "Nanti akan kita sampaikan," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya proses penyelidikan yang naik ke penyidikan yang ditangani oleh Kejati, antara lain dugaan tipikor penyalahgunaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dalam Negeri pada Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Riau.

Lebih lanjut, Sugeng memastikan jika jajarannya akan bekerja maksimal dalam memroses hukum dalam perkara dugaan Tipikor di Riau. ***(rtc)
  BacaJuga
  • Kapolda Riau Ultimatum Tuntaskan 'Kampung Narkoba' Pekanbaru

    Jumat, 28 Apr 2017 15:01

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Zulkarnain mengultimatum jajarannya untuk menuntaskan permasalahan narkotik dan obat-obatan terlarang di Kelurahan Kampung Dalam,

  • Bekuk Sindikat Narkotika Aceh, Bea Cukai Sita 29.427 Butir Pil Ekstasi

    Jumat, 28 Apr 2017 10:30

    JAKARTA - Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Sumatera Selatan menggagalkan penyelundupan narkotika pada Rabu 26 April 2017. Empat tersangka berinisial K, HP, AA

  • Antar Shabu ke Laundry, Pria di Salo Kampar Ini Diciduk Polisi

    Rabu, 26 Apr 2017 22:28

    SALO - Anggota Opsnal Sat Narkoba Polres Kampar telah melakukan penangkapan terhadap AA (38) pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis shabu-shabu, Rabu (26/4/2017) pukul 10.00 WIB di Jalan Prof Yamin SH

  • BNN: 11 Negara Suplai Sabu ke Indonesia

    Sabtu, 22 Apr 2017 15:29

    Liputanriau.com, Malang - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan, narkoba jenis sabu yang beredar di Indonesia disuplai dari 11 negara dan dikendalikan oleh 72 jaringan in

  • Pabrik Narkoba di Depok Bisa Bikin 20 Kg Sabu per Produksi

    Rabu, 12 Apr 2017 14:45

    Liputanriau.com, Depok - Pabrik narkoba di Cinere, Depok, diperkirakan bisa membuat sabu kualitas terbaik sekitar 15-20 Kg sekali produksi. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspekt

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.