• Home
  • Hukrim
  • Waspada, 178 Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru Masih 'Gentayangan'

Waspada, 178 Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru Masih 'Gentayangan'

Senin, 08 Mei 2017 05:57
Dibaca: 57 kali
BAGIKAN:
PEKANBARU-Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau berkoordinasi dengan sejumlah Polda "tetangga", seperti Sumut, Sumbar, Jambi dan Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengejar 178 tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk yang masih buron.

Hal itu diungkapkan Kapolda Riau Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly ke Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Ahad (7/5/17).

"Di sampingi itu, saya juga telah menginstuksikan seluruh personel Polresta, Polres, Polsek untuk mengejar tahanan yang belum berhasil ditangkap kembali," ungkapnya kepada wartawan.

Untuk menangkap tahanan dan napi yang masih buron itu, Polda Riau juga telah meminta data mereka kepada penyidik yang dulunya pernah menangani perkaranya. Termasuk alamat beberapa keluarga tahanan yang masih belum tertangkap itu.

Seperti diketahui, Jumat siang lalu, sebanyak 442 orang dari 1.870 tahanan dan narapidana, warga binaan Rutan Sialang Bungkuk kabur. Pemicu kaburnya ratusan tahanan Rutan ini dipicu oleh pelayanan yang dianggap tidak manusiawi. Mulai dari ruang tahanan yang melebih kapasitas, maraknya pungutan liar (pugli) serta "pematik" kerusuhan adalah perlakuan kasar 2 petugas Rutan, masing masing berinisial W dan T. Kedua oknum tersebut sering melakukan pemukulan dan tindakan secara tidak manusiawi terhadap salah satu tahanan.

Terkait permintaan Menkumham untuk mengusut maraknya praktek pungli seperti terungkap dalam pertemuan dengan warga binaan itu, Kapolda Riau menyambut baik. Polda pun telah membentuk tim khusus dari Ditreskrimsus untuk menyelidiki dugaan maraknya pungli tersebut.

"Kita akan usut ini sampai tuntas,'' kata Zulkarnain berjanji.
Editor: Riki

Sumber: Riauterkini.com

  BacaJuga
  • Mantan Jaksa Urip Tri Gunawan Bebas, Remisi 5 Tahun Dipertanyakan

    Senin, 15 Mei 2017 12:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Pegiat antikorupsi dan ahli pidana mempertanyakan keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membebaskan Urip Tri Gunawan, terpidana 20 tahun perkara suap penanganan

  • KPK Selidiki Siapa yang Pengaruhi Miryam Beri Keterangan Palsu

    Sabtu, 13 Mei 2017 11:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemeriksaan perdana kepada tersangka pemberian keterangan palsu di sidang e-KTP, Miryam S Haryani untuk mengkonfirmasi terkait

  • Kesaksian Palsu Kasus E-KTP, KPK Panggil Miryam Haryani

    Jumat, 12 Mei 2017 13:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan anggota DPR Miryam S. Haryani hari ini, Jumat, 12 Mei 2017. Politikus Hanura itu diperiksa dalam dugaan

  • KPK Periksa Eks Anggota DPR Dalami Korupsi Alquran di Kemenag

    Jumat, 12 Mei 2017 13:39

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami informasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama (Kemenag) melalui Mantan Anggota DPR RI 2009

  • Korupsi Pengadaan Al Quran, Sejumlah Mantan Anggota DPR Diperiksa KPK

    Rabu, 10 Mei 2017 13:41

    Liputanriau.com, Jakarta - Setelah kemarin Selasa (9/5/2017) Fahd El Fouz (FEF) diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Al-Quran di Kemenag, kali ini penyidik KPK menjadwalkan pemer

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.