Komisi C DPRD Riau, Klarifikasi Pencoretan Dana Hibah

    Senin, 31 Okt 2016 12:46
    Dibaca: 268 kali
    BAGIKAN:

    Liputanriau.com - Komisi C DPRD Riau melakukan klarifikasi terkait
    masalah dana hibah yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga yang ada di Provinsi Riau, yang mana komisi C telah diklaim mecoret secara sepihak dana hibah tersebut.

    Dalam klarifikasi tersebut, komisi C DPRD Riau hari ini didampingi
    oleh tim verifikasi Pemprov Riau telah menjelaskan secara detil,
    alasan mereka melakukan pencoretan sejumlah anggaran dana hibah kepada lembaga tersebut.

    " Ini hanya Miss komunikasi, Ada beberapa pihak yang mengajukan
    proposal, tetapi tidak sesuai dengan keinginan mereka, jadi mereka
    merasa tidak puas dengan keputusan yag sudah ditetapkan, Dan kami
    tekankan disini, Itu sepenuhya bukan keputusan komisi c saja namun
    kami memutuskan nya atas persetujuan komisi c bersama dengan tim
    verivikasi dari pemprov,"ujar Musyafak seusai melakukan pertemuan
    dengan tim Verifikasi Pemprov Riau, Senin pagi (31/10)

    Menurut politisi PAN Riau ini, alasan proposal yang ditolak oleh tim
    verivikasi dan komisi C tersebut tidak sesuai dengan syarat yang telah
    diberikan sebelumnya.

    " Menurut kita kenapa pengajuan mereka di tolak, karna tidak sesuai
    dengan syarat yang kami minta.  kalau syarat yang mereka berikan
    sesuai, kami tidak masalah, karna dana tersebut akan digunakan untuk
    rakyat juga. Karna kita harus hati-hati denga dana hibah ini, makanya
    kita panggil tim verifikasi untuk menjelaskan inti
    permasalahannya,"ungkapnya

    Saat ditanyakan lembaga apasaja dan berapa jumlah dana hibah yang akan diberikan kepada lembaga tersebut, wakil ketua Komisi C DPRD Riau ini enggan untuk membeberkannya.

    " Apa nama lembaganya dan berapa nominal yang akan mereka dapatkan saya rasa tidak etis untuk disebutkan. Yang pasti kalau sekarang kita menyuruh mereka melengkapi syarat tentu sudah tidak mungkin. Kita hanya menjawab klarifikasi seperti yang mereka minta. Nanti untuk tahun 2017 mendatang baru mereka akan lengkapi,"paparnya.

    Pihaknya juga berharap agar tim verifikasi disetiap SKPD yang ada di
    Riau untuk benar-benar menyaring dan mencek secara detail
    syarat-syarat yang dibutuhkan dalam penerimaaan dana hibah ini.

    " Kita berharap ini juga menjadi pembelajaran bagi tim verifikasi,
    janagan asal menaikan saja,namun mereka juga harus melihat isi
    proposal tersebut apakah sudah memenuhi syarat atau tidak,dan jangan kejadian seperti ini kembali terulang,"tutupnya. (Ian)
      komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.