• Home
  • Lingkungan
  • DLHK Akui Ribuan Hektare Hutan Lindung di Kuansing Dirambah Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar

DLHK Akui Ribuan Hektare Hutan Lindung di Kuansing Dirambah Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar

Oleh: abuhakim
Sabtu, 29 Apr 2017 12:11
Dibaca: 119 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi
TELUK KUANTAN - Kawasan Hutan Lindung (Hutlin) Bukit Betabuh yang ada di Kecamatan Kuantan Mudik dan Pucuk Rantau Kabupaten Kuansing kini telah banyak yang berubah fungsi menjadi kebun sawit.

Hal ini diakui oleh Koordinator Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) melalui Kasat Polhut, Umbaradani. Tak tanggung-tanggung, luas kawasan hutan lindung yang dibabat oleh para cukong itu diperkirakan mencapai ribuan hektar.

Umbaradani menyebutkan, selain usaha perorangan yang mengelola kawasan hutan lindung itu, juga ada perusahaan yang berdomisili di wilayah Provinsi Sumatera Barat yang telah menjarah kawasan hutan lindung. Perusahaan tersebut yakni, PT Sumbar Andalan Kencana (SAK) dan PT Palma.

"Sekitar 500 hektare hutan lindung yang masuk di wilayah Kuansing telah ditanam oleh PT SAK," cerita Umbaradani.

Sedangkan PT Palma yang juga berdomisili di Sumbar ini diperkirakan memiliki lahan seluas 350 hektar. Selanjutnya, PT Tiga Runggu 4 dan 5 yang berasal dari Indragiri Hulu memiliki lahan sekitar 800 hektar, yang berada di Pasir Putih Desa Perhentian Sungkai.

Ditambah lagi oleh PT Melona diperkirakan seluas 700 hektare dan Artur Brown dengan luas lahan 387 hektare serta beberapa cukong lainya dengan luas lahan juga mencapai ratusan hektar.

Kendatipun demikian, masyarakat Kuansing sangat menyesalkan karena hingga saat ini sejumlah perusahaan itu belum ada yang diproses secara hukum meskipun sudah jelas menggarap hutan lindung secara tidak sah.
Editor: Riki

Sumber: Riauterkini.com

  BacaJuga
  • Jadi Temuan BPK, Komisi II Akan Bahas Alih Fungsi Pasar Kodim Pekanbaru jadi Hotel

    Kamis, 27 Apr 2017 17:32

    PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru akan melakukan pembahasan terkait alih fungsi Pasar Kodim atau kini berubah nama Pasar The Central dari pasar tradisional menjadi pembangunan hotel dan ma

  • Pasar Cikpuan Masih Terbengkalai, DPRD Minta Pemprov Riau Bantu Pemko Pekanbaru

    Kamis, 27 Apr 2017 17:31

    PEKANBARU - Janji Pj Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, akan menuntaskan persoalan kelanjutan pembangunan Pasar Cikpuan tak kunjung ditepati sampai saat ini. Tim yang dibentuknya untuk bekerja menyelesa

  • DPRD Pekanbaru Revisi Perda Nomor 06 Tahun 2012 Tentang Retribusi Pelayanan Pasar

    Selasa, 11 Apr 2017 07:22

    PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Senin (10/4/2017) pagi menggelar paripurna ke-8 masa sidang pertama terkait laporan panita khusus terhadap pembahasan Raperda DPRD

  • Tujuh Tempat Wisata Bersejarah di Pekanbaru yang Wajib Dikunjungi

    Selasa, 27 Sep 2016 18:06

    Sebagai Ibukota Provinsi Riau, Budaya Melayu sangat kental di Pekanbaru. Di sepanjang jalan, Anda bisa melihat banyak perempuan memakai baju kurung sepanjang lutut khas Melayu. Kota ini juga dikenal s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.