• Home
  • Lingkungan
  • Dinas Peternakan Minta Warga Racuni Anjing Liar yang Meresahkan

Dinas Peternakan Minta Warga Racuni Anjing Liar yang Meresahkan

Minggu, 20 Mar 2016 00:00
Dibaca: 155 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, KUANSING - Pemerintah kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengajak semua masyarakat untuk menertibkan sejumlah anjing liar yang sudah meresahkan warga.

"Saya mengajak semua pihak ikut berpartisipasi," kata Kepala Dinas Peternakan Kuantan Singingi (Kuansing) Marhumala Pontas, di Teluk Kuantan, Sabtu (19/3/2016).

Ia mengatakan, aksi yang digelar itu setelah mendapatkan laporan dari berbagai pihak akibat ulah anjing setiap hari, untungnya mendapat dukungan dari masyarakat karena selama ini ratusan anjing tidak bertuan justru membuat keresahan dan ketakutan penduduk yang dikhawatirkan bisa menggigit warga.

Anjing dari berbagai jenis dan warna itu berada di sejumlah kecamatan, setiap hari dan malam suaranya sangat mengganggu ketentraman warga, jika dibiarkan justru dapat berdampak lebih besar.

"Pemilik anjing juga diminta untuk menjaga peliharaannya dengan baik," sebutnya.

Kepala Dinas ini juga menyebutkan, langkah positif dengan memberikan racun, namun harus berhati-hati atau menembak mati, karena ditakutkan ada sebahagiaan anjing itu gila, jika warga sempat digigit tentu berakibat fatal.

Salah satu warga Kuansing Yono (45) menyebutkan, banyak pemilik ternak anjing yang membiarkan peliharaannya berkeliaran, satu peternak bisa saja memiliki dua hingga tiga ekor anjing yang digunakan untuk berburu maupun menunggu kebun. "Jarang ada warga yang merantai ternaknya," ujarnya.

Menurutnya, sebaiknya pihak instansi terkait memberikan himbauan kepada pemilik anjing agar peliharaan itu dijaga dengan baik dan tidak perlu dilepas, jika tidak sanggup menjaganya lebih baik diserahkan kepada pengelola.

"Instansi terkait juga sebaiknya memberikan vaksin kepada anjing secara berkala," pintanya.

Karena anjing bisa menimbulkan dampak rabies, jika menggigit warga maka bisa menyebabkan kematian, solusi dengan mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas anjing liar itu adalah baik tetapi waktunya harus secara berkala dan rutin dan diberikan hadiah kepada warga yang dapat membunuh anjing tidak bertuan itu sebagai bentuk apresiasi tinggi. "Kami yakin lebih optimal," ujarnya.

(antara)
  BacaJuga
  • Jadi Temuan BPK, Komisi II Akan Bahas Alih Fungsi Pasar Kodim Pekanbaru jadi Hotel

    Kamis, 27 Apr 2017 17:32

    PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru akan melakukan pembahasan terkait alih fungsi Pasar Kodim atau kini berubah nama Pasar The Central dari pasar tradisional menjadi pembangunan hotel dan ma

  • Pasar Cikpuan Masih Terbengkalai, DPRD Minta Pemprov Riau Bantu Pemko Pekanbaru

    Kamis, 27 Apr 2017 17:31

    PEKANBARU - Janji Pj Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, akan menuntaskan persoalan kelanjutan pembangunan Pasar Cikpuan tak kunjung ditepati sampai saat ini. Tim yang dibentuknya untuk bekerja menyelesa

  • DPRD Pekanbaru Revisi Perda Nomor 06 Tahun 2012 Tentang Retribusi Pelayanan Pasar

    Selasa, 11 Apr 2017 07:22

    PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Senin (10/4/2017) pagi menggelar paripurna ke-8 masa sidang pertama terkait laporan panita khusus terhadap pembahasan Raperda DPRD

  • Tujuh Tempat Wisata Bersejarah di Pekanbaru yang Wajib Dikunjungi

    Selasa, 27 Sep 2016 18:06

    Sebagai Ibukota Provinsi Riau, Budaya Melayu sangat kental di Pekanbaru. Di sepanjang jalan, Anda bisa melihat banyak perempuan memakai baju kurung sepanjang lutut khas Melayu. Kota ini juga dikenal s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.