• Home
  • Lingkungan
  • Dinas Peternakan Minta Warga Racuni Anjing Liar yang Meresahkan

Dinas Peternakan Minta Warga Racuni Anjing Liar yang Meresahkan

Minggu, 20 Mar 2016 00:00
Dibaca: 122 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, KUANSING - Pemerintah kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengajak semua masyarakat untuk menertibkan sejumlah anjing liar yang sudah meresahkan warga.

"Saya mengajak semua pihak ikut berpartisipasi," kata Kepala Dinas Peternakan Kuantan Singingi (Kuansing) Marhumala Pontas, di Teluk Kuantan, Sabtu (19/3/2016).

Ia mengatakan, aksi yang digelar itu setelah mendapatkan laporan dari berbagai pihak akibat ulah anjing setiap hari, untungnya mendapat dukungan dari masyarakat karena selama ini ratusan anjing tidak bertuan justru membuat keresahan dan ketakutan penduduk yang dikhawatirkan bisa menggigit warga.

Anjing dari berbagai jenis dan warna itu berada di sejumlah kecamatan, setiap hari dan malam suaranya sangat mengganggu ketentraman warga, jika dibiarkan justru dapat berdampak lebih besar.

"Pemilik anjing juga diminta untuk menjaga peliharaannya dengan baik," sebutnya.

Kepala Dinas ini juga menyebutkan, langkah positif dengan memberikan racun, namun harus berhati-hati atau menembak mati, karena ditakutkan ada sebahagiaan anjing itu gila, jika warga sempat digigit tentu berakibat fatal.

Salah satu warga Kuansing Yono (45) menyebutkan, banyak pemilik ternak anjing yang membiarkan peliharaannya berkeliaran, satu peternak bisa saja memiliki dua hingga tiga ekor anjing yang digunakan untuk berburu maupun menunggu kebun. "Jarang ada warga yang merantai ternaknya," ujarnya.

Menurutnya, sebaiknya pihak instansi terkait memberikan himbauan kepada pemilik anjing agar peliharaan itu dijaga dengan baik dan tidak perlu dilepas, jika tidak sanggup menjaganya lebih baik diserahkan kepada pengelola.

"Instansi terkait juga sebaiknya memberikan vaksin kepada anjing secara berkala," pintanya.

Karena anjing bisa menimbulkan dampak rabies, jika menggigit warga maka bisa menyebabkan kematian, solusi dengan mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas anjing liar itu adalah baik tetapi waktunya harus secara berkala dan rutin dan diberikan hadiah kepada warga yang dapat membunuh anjing tidak bertuan itu sebagai bentuk apresiasi tinggi. "Kami yakin lebih optimal," ujarnya.

(antara)
  BacaJuga
  • Mencegah DBD, PT TPP Fogging Tiga Kecamatan di Inhu

    Rabu, 05 Apr 2017 06:56

    LIPUTANRIAU.COM, RENGAT - Tingginya curah hujan beberapa pekan terakhir ini menyebabkan berkembang biak nyamuk yang dapat menjadi penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Untuk mencegah hal tersebut, PT

  • Anggota DPRD Pekanbaru Ini Akan Temui Walikota Minta Kadiskes Dicopot

    Sabtu, 18 Mar 2017 06:17

    PEKANBARU - Penderita demam berdarah atau DBD di Kota Pekanbaru terus bertambah, bahkan di pekan ke-10 tahun 2017 ini, sudah 149 warga yang menjadi korban.Mendengar kondisi ini, Anggota DPRD Kota Peka

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.