• Home
  • Lingkungan
  • Isu Judi dan Miras di Pasir Penyu Inhu Semakin Resahkan Warga

Isu Judi dan Miras di Pasir Penyu Inhu Semakin Resahkan Warga

Oleh: Heri
Minggu, 02 Apr 2017 16:44
Dibaca: 50 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, RENGAT - Sangat disayangkan, di Kecamatan Kota Layak Anak di Kabupaten Inhu, yakni kecamatan Pasir Penyu masih ditemukan beredarnya minuman keras (miras) dan tempat judi gelper atau dindong.

Dari hasil penyelusuran pada hari Sabtu (1/4/2017) malam sekitar pukul 23.45 Wib tepatnya di belakang Pasar Lama, terdapat lebih kurang tiga lokasi diduga tempat judi gelper atau dindong, selain itu juga terdapat miras jenis ABC, miksin dan lainnya.

Mantan Anggota DPRD Inhu Hatta Munir yang juga Ketua LSM Ber-Nas Inhu mengatakan, bahwa dirinya sudah lama mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada lokasi diduga menjadi tempat judi gelper di belakang Pasar Lama.

"Namun kita belum sempat melakukan pengintaian untuk melakukan penangkapan. Kita berharap penegak hukum untuk dapat melakukan penutupan dan penangkapan pemilik dan penyedia tempat judi yang ada di Kecamatan Pasir Penyu ini," kata Hatta Munir, Ahad (2/4/2017).

"Tak elok rasanya, kecamatan yang diagung-agungkan sebagai kota layak anak namun banyak tempat perjudian, peredaran narkoba, peredaran miras dan sarang prostitusi atau lain yang disebut Pekat. Selaku masyarakat kita sangat berharap penegak hukum dan pemerintah kecamatan dapat melakukan tindakan tegas membasmi kegiatan Pekat yang ada di kecamatan Kota Layak Anak ini," harap Hatta Munir.
Editor: Riki

Sumber: Liputanriau.com

  BacaJuga
  • Mencegah DBD, PT TPP Fogging Tiga Kecamatan di Inhu

    Rabu, 05 Apr 2017 06:56

    LIPUTANRIAU.COM, RENGAT - Tingginya curah hujan beberapa pekan terakhir ini menyebabkan berkembang biak nyamuk yang dapat menjadi penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Untuk mencegah hal tersebut, PT

  • Anggota DPRD Pekanbaru Ini Akan Temui Walikota Minta Kadiskes Dicopot

    Sabtu, 18 Mar 2017 06:17

    PEKANBARU - Penderita demam berdarah atau DBD di Kota Pekanbaru terus bertambah, bahkan di pekan ke-10 tahun 2017 ini, sudah 149 warga yang menjadi korban.Mendengar kondisi ini, Anggota DPRD Kota Peka

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.