• Home
  • Lingkungan
  • Kisah Penangkapan Harimau Bonita, Sempat Berjalan Sejauh 1 Km Usai Ditembak Bius

Kisah Penangkapan Harimau Bonita, Sempat Berjalan Sejauh 1 Km Usai Ditembak Bius

Sabtu, 21 Apr 2018 14:38
Dibaca: 120 kali
BAGIKAN:
Penangkapan Harimau Bonita

Liputanriau.com, Inhil - Bonita, Harimau Sumatera penerkam dua orang warga di Kabupaten Indragiri Hilir berhasil dilumpuhkan tim gabungan Polri, TNI, dan BBKSDA Riau, Jumat (20/4/2018). Harimau betina ini ditembak bius oleh tim pada pukul 06.50 WIB di dalam kawasan perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Roni Putra melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp Jumat malam membenarkan penangkapan harimau Sumatera berusia empat tahun tersebut.

"Iya, sudah berhasil ditangkap," kata Christian.

Harimau Bonita yang selama empat bulan terakhir dicari tim gabungan ditangkap dengan cara ditembak bius oleh petugas.

"Ditembak bius, dan masih hidup," sambungnya.

Berbeda dengan jajaran kepolisian, BBKSDA Riau enggan memberi komentar dan keterangan lebih rinci mengenai penangkapan ini. Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati bahkan menahan informasi untuk dirilis hari Sabtu ini.

Entah karena kebetulan atau memang sengaja menunggu pejabat Kementerian, menariknya BBKSDA mengatakan rilis akan dilakukan langsung oleh Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Pers release oleh Dirjen KSDAE Kemen LHK di aula Gajah Balai Besar KSDA Riau jam 08.45 WIB, hari Sabtu tanggal 21 April 2018," kata Dian tanpa berkomentar banyak, Jumat malam.

Tak Langsung Roboh

Harimau Sumatera Bonita berhasil ditembak bius tim terpadu evakuasi. Butuh kesabaran ekstra untuk menaklukkan harimau yang sudah memakan korban manusia tersebut. Meskipun sukses ditembak bius, Bonita ternyata tidak langsung roboh. Bonita masih bisa berjalan hingga 1 kilometer jauhnya sebelum benar-benar berada di bawah pengaruh bius.

Harimau Sumatera Bonita berhasil dibius tim terpadu evakuasi harimau Bonita saat berada di Blok 76-77, Afdeling IV, Kebun Eboni PT THIP, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Jumat (20/4/2018) sekira pukul 06.15 WIB.

Awalnya tim terpadu yang beranggotkan BBKSDA Riau, Polres Inhil, Kodim 0314 Inhil, PT THIP dan lainnya ini, melihat pergerakan Bonita saat menggelar patroli.

Bonita yang sudah dievakuasi ke dalam kandang dibawa tim terpadu untuk selanjutnya dibawa ke tempat observasi Satwa Liar di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

Tanpa berpikir panjang, tim terpadu yang melihat Harimau Sumatera ini langsung memantau dan mengunci posisi Bonita dengan seksama.

"Tim terpadu berusaha untuk mendekati Bonita dengan tujuan mencapai jarak yang ideal untuk dilakukan penembakan bius," ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH melalui Kapolsek Pelangiran IPTU Muhammad Rafi.

Setelah mencapai jarak yang dirasa Ideal, drh Dita yang ikut dalam rombongan tim terpadu langsung menembakkan bius terhadap Bonita.

"Tembakan bius berhasil mengenai sasaran. Selanjutnya tim terpadu melakukan kegiatan memantau pergerakan Bonita secara berkelanjutan," jelas Iptu Rafi lagi.

Tim akhirnya baru bisa memastikan kondisi Bonita sudah dalam keadaan pingsan setelah Si Belang berjalan lebih kurang sejauh 1.000 meter hingga akhirnya Tim Terpadu menemukan Bonita dalam keadaan pingsan akibat pengaruh dari penembakan bius.

Meskipun telah berhasil menembak bius Bonita, namun tim terpadu menemui kesulitan dalam mengevakuasi Harimau Sumatra tersebut. Evakuasi mengalami hambatan karena jarak yang jauh dan akses yang sulit dijangkau.

Setelah dibius, ditangkap dan dievakuasi ke dalam kandangnya,  Bonita akan langsung dibawa ke KPP PT THIP, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil.

107 hari sudah perburuan Bonita, Harimau Sumatera yang meneror masyarakat Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran berjalan.

Tim Terpadu dari Polres Indragiri Hilir, Kodim 0314/Inhil, BBKSDA Riau, WWF, dibantu oleh animal communicator asal Kanada, Shakti Wolvers Teeg, diterjunkan untuk mengevakuasi hewan ganas itu dengan selamat.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tribunnews

  komentar Pembaca
Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.