Pemkab Inhil Rehabilitasi Lahan Kritis

Sabtu, 02 Apr 2016 00:00
Dibaca: 101 kali
BAGIKAN:
TEMBILAHAN - Dalam rangka pengembangan dan rehabilitasi lahan-lahan yang tidak berfungsi lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan.

Pertemuan itu membahas program rehabilitasi perkebunan masyarakat dan perikanan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Inhil. Pertemuan dilakukan di Aula Lantai V Kantor Bupati Inhil, Jum'at (1/4/2016).

Selain dihadiri langsung oleh Bupati Inhil Muhammad Wardan, juga tampak hadir Ketua KTNA Yusuf Said, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, SKPD terkait, serta Camat dan masyarakat Kecamatan Tanah Merah.

Pemkab Inhil menyambut baik sekaligus mendukung agar program ini dapat terlaksana dengan baik, Bupati Inhil berharap kepada dinas terkait agar dapat membantu dari segi administrasi dan membantu kelancaran agar program ini terlaksana dengan sebaik-baiknya.

"Alhamdulillah kita melaksanakan pertemuan tentang rencana pengembangan dan Rehabilitasi lahan-lahan kritis, lahan tidak berfungsi lagi," jelasnya.

Menurut Wardan, tidak ada alasan lagi untuk tidak terlaksananya program tersebut, tidak ada kekhawatiran terhadap kredit macet dan lainnya. Karena semua sudah disediakan secara baik, sekarang tinggal bagaimana mengelola pelaksanaan dilapangan agar benar-benar terlaksana dengan baik.

"Tadi juga sudah dipaparkan sistem pengelolaan konsersium, penyandang dana sudah siap untuk menyalurkan dana tanpa bunga, ini tentu sudah luar biasa sekali dari perencanaan," ujarnya.

Selain itu pemerintah juga siap memberikan bantuan sesuai kapasitas dari sisi pendanaan dan pembebasan lahan. "Lahan ini adalah lahan masyarakat yang tentunya secara musyawarah sudah mereka musyawarahkan dan sudah sepakat dengan sebagian besar lahan keluarga. Mudah-mudahan tidak ada timbul permasalahan," harapnya.

Terakhir Wardan menginginkan satu diantara program ini dicontoh kelompok tani yang lain dari kecamatan lainya. "Bagus sekali dan sudah dilaksanakan untuk pendaratan pesawat mini dalam rangka mengantisipasi hasil dari produk industri yang baru dikembangkan seperti air kelapa menjadi cuka, mungkin bisa berkembang menjadi kecap, pengganti oil dan lainnya," tutupnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Inhil Yusuf Said mengatakan pengembangan kelapa ini akan didukung betul, sehingga Inhil sebagai Hamparan Kelapa Duni bisa terwujud dan tidak tergantikan.

"Tidak ada replenting, tetapi peremajaan. Karena ini berada didaerah pantai, maka ada pengembangan sektor perikanan seperti budidaya tiram, kepiting, lokan dan lainnya yang selama ini tidak terperhatikan," katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan sangat bersyukur investor sanggup dan bekerjasama dengan KTNA. "Kerjasama tanpa membeli lahan, saya berharap kepada masyarakat, jadilah tuan rumah dari didi sendiri, jangan ada yang menjual ketika sudah dikerjasamakan. Dengan angsuran setiap bulan 25%, Ketika nanti perusahaan ingkar, maka lahan itu balik menjadi lahan masyarakat," ungkapnya.

Yusuf Said juga berharap dukungan dari SKPD terkait, seperti Perikanan yang sudah mengirimkan ahlinya. "Perikanan nantinya diharapkan adanya dukungan pembibitan, selain itu juga mendorong Bupati mulai hari ini menggalakan bibit kelapa untuk masyarakat," tandasnya.***(ziz)
  BacaJuga
  • Cara Sederhana Membedakan Suku Cadang Asli dan Palsu

    Rabu, 29 Mar 2017 08:49

    PEMAKAIAN suku cadang asli atau onderdil orisinil menjadi hal yang harus diperhatikan para pemilik kendaraan. Jika sembarangan memakai onderdil, dengan sengaja menggunakan barang palsu atau tert

  • Menurut DPRD Inhil, Ini Penyebab Maraknya Konflik Lahan Antara Masyarakat dan Perusahaan

    Rabu, 29 Mar 2017 07:27

    LIPUTANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Maraknya konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan merupakan dampak buruknya Penyelenggaraan Urusan Penataan Ruang di masa lalu. Hal tersebut disampaikan Anggota

  • Pemerintah Aceh Telusuri Keberadaan Suku Mante

    Rabu, 29 Mar 2017 04:37

    Liputanriau-ACEH-Pemerintah Provinsi Aceh berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menelusuri informasi keberadaan Orang Mante yang menjadi viral dan diperbincangkan netizen di media sosia

  • DPRD Riau Sebut Koordinasi Pemko Pekanbaru Lemah

    Selasa, 21 Mar 2017 17:13

    PEKANBARU - Tidak adanya anggaran mengatasi banjir di pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sangat disayangkan anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru. Koordinasi Pemko dengan pemerintah Provinsi (Pempro

  • Said Ismail Ditunjuk jadi Ketua Fraksi Nasdem Hanura DPRD Riau Gantikan Ilyas HU

    Senin, 20 Mar 2017 17:05

    PEKANBARU - Anggota Fraksi Nasdem Hanura Said Ismail ditunjuk menjadi pimpinan Nasdem Riau untuk menggantikan Ilyas HU menjadi Ketua Fraksi Nasdem Hanura di DPRD Riau. "Saya diperintahkan par

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.