Jumat, 17 Mar 2017 10:03

Tuding PT Rimba Lazuardi Serobot Lahan

Suku Domo Kuansing Datangi DPRD Riau

BAGIKAN:
TELUK KUANTAN - Lahan ulayat Suku Domo yang berada di Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing diduga diserobot oleh PT Rimba Lazuardi. Oleh karena itu, Kamis (17/3/2017) perwakilan suko Domo mendatangi gedung DPRD Provinsi Riau untuk mengadukan permasalahan tersebut.

Datuak Sati serta beberapa orang perwakilan lainya dari Suku Domo mendatangi Komisi B DPRD Riau. Kehadiran rombongan perwakilan suku domo adalah untuk menyerahkan berkas yang terdiri dari data-data tentang lahan suku domo tersebut. Selama ini mereka telah berjuang beragam cara demi merebut lahan ulayat mereka yang diduga telah lama diserobot oleh PT Rimba Lazuardi.

Selain penyerahan berkas, Komisi B juga berdialog langsung dengan perwakilan masyarakat suku domo. Perwakilan suku domo meminta tiga hal antara lain memanggil PT Rimba Lazuardi dan memediasi pertemuan dengan masyarakat Suko Domo Pucuk Rantau dan melakukan kunjungan ke lapangan guna melihat dan investigasi secara langsung serta mengkomunikasikan dengan berbagai pihak dan elemen terkait penyelesaian persoalan ini agar bisa diselesaikan secara baik-baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, menurut Samsurizal (Datuak Sati) yang merupakan pemangku adat suku Domo menjelaskan, luas lahan masyarakat suko Domo itu lebih kurang 5.500 hektar. Sebelumnya kata dia, lahan ini merupakan kampung tua, kuburan dan areal cocok tanam masyarakat suku Domo.

Lantas, seiring zaman, masyarakat mulai pindah dan meninggalkan kampung tua ini dengan alasan keramaian dan akses jalan yang tak memadai. Tetapi masih setiap tahunnya atau pada acara-acara adat, masyarakat berkunjung dan berziarah ke makam leluhur mereka.

"Yang menjadi persoalan sekarang, tanah ini ditanami oleh HTI semenjak tahun 1990 tanpa sepengetahuan orang adat, parahnya lagi tanpa ada kontribusi yang berarti bagi masyarakat pucuk rantau dan suku domo khususnya," ujar Samsurizal.

Mendengar penjelasan masyarakat suko Domo ini, Ketua Komisi B menyambut baik pengaduan masyarakat tersebut, karena suku Domo sudah menemmpuh jalur yang tepat. "Oleh karenanya dengan data yang disampikan oleh Suku Domo ini akan kami pelajari dan membuatkan matrik dan akan diteruskan kepada Pimpinan DPRD untuk tindak lanjutnya," urainya.

Dewan juga berjanji akan mempelajari data data yang telah diserahkan oleh suko Domo tersebut, dan akan merumsukan hal-hal yang akan dilakukan. "Jika ada yang terkait dengan Komisi lain nantinya tentu akan langsung kita sampaikan untuk ditindak lanjuti," paparnya.

Pertemuan tadi siang dihadiri oleh 11 orang perwakilan masyarakat suku Domo Pucuk Rantau, satu orang LBH Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Mayandri Suzarman SH MH dan disambut oleh Komisi B DPRD Riau yang terdiri dari Marwan Yohanis (Ketua), Syamsurizal (Sekretaris Komisi), James Pasaribu, Firdaus, Mira Roza, dan Karmila Sari, (Anggota Komisi B). ***(rtc)
  BeritaTerkait
  • DPRD Riau Sebut Koordinasi Pemko Pekanbaru Lemah

    Selasa, 21 Mar 2017 17:13

    PEKANBARU - Tidak adanya anggaran mengatasi banjir di pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sangat disayangkan anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru. Koordinasi Pemko dengan pemerintah Provinsi (Pempro

  • Said Ismail Ditunjuk jadi Ketua Fraksi Nasdem Hanura DPRD Riau Gantikan Ilyas HU

    Senin, 20 Mar 2017 17:05

    PEKANBARU - Anggota Fraksi Nasdem Hanura Said Ismail ditunjuk menjadi pimpinan Nasdem Riau untuk menggantikan Ilyas HU menjadi Ketua Fraksi Nasdem Hanura di DPRD Riau. "Saya diperintahkan par

  • Akhirnya Gubernur Riau Temui Warga Sakai yang Berdemo di Kantornya

    Rabu, 15 Mar 2017 16:15

    PEKANBARU - lebih kurang satu jam lebih lamanya menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau menuntut dikembalikannya tanah ulayat warga Sakai yang dikuasai oleh PT Ivomas Tunggal, Gubernur Riau Arsya

  • Warga Sakai Berjatuhan dan Pingsan Saat Demo di Kantor Gubernur Riau

    Rabu, 15 Mar 2017 16:10

    PEKANBARU - Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga Sakai di depan Kantor Gubernur Riau berubah menjadi histeris saat dua warga Sakai yang ikut berorasi pingsan secara mendadak, Rabu (15/3/2017)

  • Tanah Tak Dikembalikan PT Ivomas, 200-an Warga Sakai Ancam Duduki Kantor Gubernur Riau

    Rabu, 15 Mar 2017 15:32

    PEKANBARU - Usai berjalan kaki menempuh jarak lebih kurang 120 kilometer dari Kandis, Kabupaten Siak ke Pekanbaru sejak kemarin, ratusan warga Sakai akhirnya tiba di Kantor Gubernur Riau melakukan unj

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.