8 Cara Korea Utara Lolos Dari Sanksi AS dan PBB

Selasa, 19 Sep 2017 20:24
Dibaca: 90 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com - PBB baru-baru ini telah mengeluarkan sanksi terkuatnya terhadap Korea Utara sebagai sanksi atas uji coba nuklir ke 6 negara komunis itu pada 3 September lalu. Namun banyak keraguan mengenai apakah sanksi ini akan menghentikan Pyongyang dalam mengembangkan senjata nuklir.

Pemerintah Amerika dan panel ahli PBB telah menerbitkan laporan tentang bagaimana Korea Utara menghindari sanksi untuk mendapatkan uang yang dibutuhkannya dalam mengembangkan nuklir.

Berikut adalah 8 metode yang digunakan:

1. Barter barang 

Korea Utara secara langsung menukar batubara dan mineral lainnya untuk barang yang dibutuhkannya, seperti komponen senjata dan bahkan barang mewah. Ini menghindari risiko transfer uang, yang dapat dilacak.

2. Penyelundupan 

Penyelundup dari negara lain seperti Cina yang dengan sengaja mematikan transponder kapal mereka saat memasuki perairan Korea Utara. Kemudian mereka membawa barang-barang Korea Utara ke negara lain, termasuk Rusia, lalu mengklaim barang itu dibuat di Rusia.

Kapal Cina yang membawa batubara Korea Utara akan bertahan di pelabuhan Rusia untuk beberapa waktu dan kemudian kembali ke Cina, atau kapal lain mengambil barang dan mengirim kapal tersebut.

3. Memalsukan dokumen kapal pengiriman 

Korea Utara telah mendaftarkan sejumlah kapal besar, termasuk banyak kapal milik asing, sebagai bagian dari armada domestiknya. Ini juga mencantumkan 18 dari 21 kapal di Ocean Maritime Management Company sebagai kapal domestik, meskipun beberapa memasuki perairan internasional. Hal ini memungkinkan kapal untuk menghindari inspeksi badan internasional.

4. Pekerja dan proyek luar negeri membantu program dana senjata

Hampir 100.000 warga Korea Utara bekerja di seluruh dunia, menghasilkan sekitar US$ 500 juta untuk rezim Kim Jong-un.

Sebuah resolusi PBB yang disahkan pada bulan November tahun lalu meminta negara-negara untuk waspada terhadap penggunaan tenaga kerja luar negeri dari Korea Utara.

5. Memodifikasi peralatan sipil agar bebas dari embargo militer 

Korea Utara menunjukkan rudal pada sebuah parade besar yang diadakan di Pyongyang pada bulan April. Video dan foto-foto truk yang digunakan untuk mengangkut rudal Pukguksong-1 memiliki logo "Sinotruk" di tangki bahan bakar. Pada parade militer sebelumnya pada Oktober dua tahun yang lalu di Pyongyang, truk seri Sinotruk Howo 6x6 juga terlihat.

Sinotruk adalah perusahaan yang tercatat sebagai produsen truk milik Cina. Korea Utara mengimpor truk sipil agar tidak terkena embargo.

6. Perusahaan bayangan 

Perusahaan Korea Utara membuat rekening bank untuk perusahaan bayangan di luar negeri untuk meraih pendapatan.

Ini mengurangi risiko transfer kawat ke bank-bank di Pyongyang yang bisa dilacak.

Glocom, sebuah perusahaan manufaktur perangkat komunikasi militer Korea Utara, menggunakan sejumlah perusahaan bayangan di Singapura, Malaysia dan Hong Kong untuk menyelesaikan pembayaran dengan klien dan pemasok.

7. Penyamaan diplomatik 

Korea Utara menggunakan para diplomatnya di luar negeri untuk membuka beberapa rekening bank. Terkadang mereka memakai nama mereka sendiri, anggota keluarga atau perusahaan bayangan.

Salah satu contohnya adalah Kim Chol-sam, perwakilan dari Daedong Credit Bank di Dalian, provinsi Liaoning, Cina. Kementerian Keuangan AS menuduh Kim mendirikan setidaknya delapan akun di daratan Cina dan Hong Kong atas namanya sendiri dan untuk perusahaan-perusahaan bayangan yang digunakan dalam transaksi bernilai jutaan dolar.

8. Penjualan senjata

Korea Utara terus menjual senjata dan memberikan pelatihan militer ke luar negeri, meski ada embargo PBB. Ini aktif terjadi di Afrika dan Timur Tengah.

Investigasi PBB mengatakan pembeli termasuk Angola, Republik Demokratik Kongo, Eritrea, Mozambik, Namibia, Suriah, Uganda dan Tanzania. Benin, Botswana, Mali dan Zimbabwe juga diselidiki karena hubungan mereka dengan perusahaan Korea Utara.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo.co

  BacaJuga
  • Setelah Guam, Korea Utara Ancam Hancurkan Australia

    Senin, 16 Okt 2017 20:40

    Liputanriau.com - Pemerintah Korea Utara mengeluarkan ancaman terbarunya terhadap Australia karena menjadi sekutu AS dan Korea Selatan.Media pemerintah Korea Utara menyebut, Australia menunjukkan

  • Kim Jong Un Sebut Trump 'Gila', Ancam Ujicoba Bom Hidrogen Baru

    Jumat, 22 Sep 2017 19:45

    Liputanriau.com - Kim Jong Un membuat pernyataan langsung yang ditujukan pada Presiden AS Donald Trump, suatu hal yang tidak biasanya dilakukan. Dalam pernyataan itu Kim Jong Un mengatakan, Trump "tid

  • 8 Cara Korea Utara Lolos Dari Sanksi AS dan PBB

    Selasa, 19 Sep 2017 20:24

    Liputanriau.com - PBB baru-baru ini telah mengeluarkan sanksi terkuatnya terhadap Korea Utara sebagai sanksi atas uji coba nuklir ke 6 negara komunis itu pada 3 September lalu. Namun banyak

  • Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Lintasi Jepang

    Sabtu, 16 Sep 2017 13:58

    Liputanriau.com, Korea - Rezim Korea Utara kembali unjuk gigi dan mendemonstrasikan kemampuan militernya dengan menembakkan rudal balistik jarak menengah melintasi Jepang ke Samudera Pasifik. Di Jepan

  • Korut Ancam Jadikan AS Abu dan Tenggelamkan Jepang

    Kamis, 14 Sep 2017 21:18

    Liputanriau.com, Korea Utara - Sebuah badan negara Korea Utara pada Kamis mengancam akan menggunakan senjata nuklir untuk "menenggelamkan" Jepang dan menghancurkan Amerika Serikat menjadi "abu" karena

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.