• Home
  • Mancanegara
  • Anwar Ibrahim Dituduh Sodomi Pelajar Indonesia di Singapura

Anwar Ibrahim Dituduh Sodomi Pelajar Indonesia di Singapura

Selasa, 02 Okt 2018 12:58
Dibaca: 98 kali
BAGIKAN:
Mantan pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim didampingi istrinya, Wan Azizah Wan Ismail

Liputanriau.com, Malaysia - Parti Keadilan Rakyat (PKR) mengumumkan telah melaporkan seorang anggota Dewan Tinggi Organisasi Nasional Malay Bersatu (UMNO) ke polisi.

Laporan dikeluarkan setelah Presiden PKR Anwar Ibrahim dituduh melakukan perbuatan sodomi kepada seorang pelajar Indonesia di Singapura.

Diwartakan Channel News Asia Senin (1/10/2018), politisi UMNO Lokman Nor Adam mengunggah sebuah status di Facebook bahwa pelajar Indonesia itu telah melapor ke polisi.

Dalam unggahannya, Lokman menyebut sumber kabar itu berasal dari media bernama Berita. Namun, portal asal Malaysia itu membantah telah merilis artikel tersebut.

Lokman segera menghapus unggahan itu, dan menjelaskan status tersebut dikirim dari seorang kenalannya. "Status saya hapus setelah diberitahu," tutur dia.

Anggota parlemen dari PKR Fahmi Fadzil menuturkan status Lokman telah menghancurkan reputasi Anwar karena telah menjadi viral.

Apalagi, tuduhan tersebut muncul ketika Anwar sedang sibuk untuk bertarung dalam pemilihan anggota parlemen di Port Dickson.

"Saya melihat status itu punya maksud negatif. Bertujuan mengubah persepsi publik akan Datuk Seri Anwar Ibrahim dan kekacauan," tutur Fahmi.

Dia menyindir pemerintahan sebelumnya yang dimotori koalisi Barisan Nasional selalu menekankan mengecek sebelum membagikan berita.

"Namun, dia sendiri tak melihat kebenarannya dan asal menyebarkan. Itu menunjukkan kegagalan pemerintahan dahulu," kata Fahmi.

Sementara Anwar mengungkapkan dia sudah tidak peduli dengan tuduhan tersebut, yang dianggapnya telah basi karena muncul sejak 20 tahun silam.

"Cukup lah. Cari modal lain. Jujur saya sudah jenuh dengan tuduhan tersebut," kata politisi berusia 71 tahun itu dikutip The Star.

Mantan Wakil Perdana Menteri periode 1993-1998 itu menyatakan jika Lokman memang membantah, seharusnya dia meminta maaf secara langsung.

Anwar menghuni penjara pada 1999 dan 2015 setelah dituduh melakukan sodomi. Dia bebas pada Mei setelah Mahathir Mohamad naik menjadi Perdana Menteri.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas

  BacaJuga
  • Penjelasan Dubes Arab Saudi Terkait Kasus Habib Rizieq

    Selasa, 13 Nov 2018 17:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi Osama Muhammad Abdullah Al Shuhaibi merespons upaya penanahan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab terkait insiden bendera bertuliskan tauh

  • Eksekusi Mati WNI, Menlu Protes Ke Arab Saudi

    Rabu, 31 Okt 2018 13:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno LP Marsudi menyatakan, Indonesia telah menyampaikan protes kepada pemerintah Saudi buntut eksekusi mati pada Pekerja Migran Indonesia

  • Arab Saudi Eksekusi Mati TKI Tuti Tursilawati

    Rabu, 31 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Satu lagi Tenaga Kerja Indonesia harus dihukum mati di luar negeri, khususnya di Arab Saudi. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dilaporkan melakukan eksekusi mati terhadap seora

  • Jokowi Desak Arab Saudi Transparan soal Kematian Jurnalis Jamal Khashoggi

    Senin, 22 Okt 2018 20:24

    Liputanriau.com, Bogor - Presiden Joko Widodo menyampaikan langsung harapannya terhadap kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi kepada perwakilan Arab Saudi. Ia menyampaikan itu kepada Menteri Luar Ne

  • Kejanggalan Klaim Saudi soal Pembunuhan Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi

    Senin, 22 Okt 2018 20:19

    Liputanriau.com - Pemerintah Arab Saudi mengakui bahwa Jamal Khashoggi terbunuh di dalam Konsulat mereka di Istanbul, Turki. Namun klaim Saudi menyisakan banyak pertanyaan yang tidak terjawab. Berbaga

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.