Dubes Myanmar: Tak Ada Pemusnahan Etnis Rohingya

Rabu, 27 Sep 2017 20:22
Dibaca: 137 kali
BAGIKAN:
Pengungsi melintasi sungai yang meluap di kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazaar, Bangladesh.

Liputanriau.com - Duta Besar Myanmar untuk PBB Hau Do Suan menegaskan, tidak ada pemusnahan etnis atau genosida yang terjadi terhadap Muslim Rohingya. Ia keberatan  dengan sebutan pemusnahan etnis yang disematkan negara-negara lain terhadap  situasi di negara bagian Rakhine saat ini.

Seperti dilansir Japan New, Rabu, (27/9), Suan mengatakan, penyebutan pemusnahan etnis itu tidak bertanggung jawab dan tuduhan itu juga tak berdasar. Dia tidak menyebutkan salah satu negara. Meskipun banyak negara yang  berbicara mengenai penderitaan lebih dari 420 ribu Muslim Rohingya yang telah melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak 25 Agustus, ketika serangan gerilyawan Rohingya terhadap pasukan keamanan mendorong sebuah tindakan keras militer dan pembalasan oleh kelompok radikal Budhis.

Di antara mereka yang menuduh Myanmar melakukan pemusnahan etnis Rohingya adalah Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Kepala HAM PBB Zeid Ra'ad al-Hussein, dan sejumlah negara Islam, termasuk Uni Emirat Arab. Namun Suan membantah tuduhan mereka.

"Tidak ada pemusnahan etnis. Tidak ada genosida. Para pemimpin Myanmar  berusaha untuk memberikan kebebasan dan hak asasi manusia tidak akan mendukung kebijakan pemusnahan etnis tersebut. Kami akan melakukan segalanya untuk mencegah pemusnahan etnis dan genosida," ujar Suan.

Suan menyebut isu Rakhine sangat kompleks dan mendesak negara anggota PBB dan masyarakat internasional untuk melihat situasi di Rakhine utara secara obyektif dan dengan cara yang tidak bias.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Jokowi Desak Arab Saudi Transparan soal Kematian Jurnalis Jamal Khashoggi

    Senin, 22 Okt 2018 20:24

    Liputanriau.com, Bogor - Presiden Joko Widodo menyampaikan langsung harapannya terhadap kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi kepada perwakilan Arab Saudi. Ia menyampaikan itu kepada Menteri Luar Ne

  • Kejanggalan Klaim Saudi soal Pembunuhan Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi

    Senin, 22 Okt 2018 20:19

    Liputanriau.com - Pemerintah Arab Saudi mengakui bahwa Jamal Khashoggi terbunuh di dalam Konsulat mereka di Istanbul, Turki. Namun klaim Saudi menyisakan banyak pertanyaan yang tidak terjawab. Berbaga

  • Kemenkumham Buka Suara Terkait Intervensi Pencekalan Rizieq Shihab

    Kamis, 27 Sep 2018 17:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membantah melakukan intervensi terhadap pencekalan pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab di Arab Saudi. Kementerian me

  • Arab Saudi Cekal Habib Rizieq ke Malaysia

    Selasa, 25 Sep 2018 21:07

    Liputanriau.com, Jakarta - FPI dan GNPF-Ulama menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon untuk berkonsultasi. Konsultasi itu membahas intimidasi yang dituding dilakukan petugas Imigrasi Arab Saudi terhadap ima

  • Dianggap Ekstremis, Arab Saudi Pecat Ribuan Imam Masjid

    Senin, 09 Okt 2017 15:39

    Liputanriau.com - Arab Saudi telah memecat ribuan imam masjid karena diduga menyebarkan paham ekstremisme. Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir, di Mo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.