PBB Gagal Bujuk Myanmar Terima Kembali Warga Rohingya

Jumat, 20 Okt 2017 01:42
Dibaca: 97 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com - Tim dari Perserikatan Bangsa Bangsa gagal membujuk pemerintah Myanmar agar menerima kepulangan warga etnis Rohingya dari Bangladesh. Pemerintah Myanmar juga diminta memberikan izin pekerja bantuan untuk masuk ke negeri yang sarat konflik itu.

Seperti yang dilansir Channel News Asia pada 17 Oktober 2017, juru bicara PBB mengatakan, utusan PBB kembali dari Myanmar dengan tangan kosong setelah tidak mendapatkan persetujuan mengenai masalah repatriasi itu.

Kepala urusan politik PBB, Jeffrey Feltman, berada di Myanmar selama lima hari untuk membahas nasib lebih dari 582.000 warga etnis Rohingya, yang meninggalkan negara bagian Rakhine sejak akhir Agustus lalu.

"Selain bertemu dengan Penasihat Nasional Myanmar, Aung San Suu Kyi dan komandan militer Jenderal Min Aung Hlaing, Feltman juga dibawa ke Rakhine. Pada saat itu, Feltman berkesempatan melihat desa itu sendiri terbakar saat dibawa melalui wilayah itu dengan pesawat," kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric.

Setelah itu, Dujarric mengatakan Feltman meminta Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak pemerintah Myanmar agar mengizinkan tim kemanusiaan memasuki Rakhine. Sementara para pengungsi diizinkan pulang ke rumah dengan suka rela, selamat dan terhormat ke negara asalnya.

Mengomentari tindakan Myanmar yang mencegah penyaluran bantuan di Rakhine, Dujarric mengatakan: "Pertanyaan harus dijawab oleh pemerintah Myanmar untuk PBB, kami ingin kebenaran diberikan sesegera mungkin."

Saat ini sekitar 580 ribu warga etnis minoritas Rohingya mengungsi ke daerah perbatasan Bangladesh seperti Cox Bazar setelah menyelamatkan diri dari kekerasan militer Myanmar di negara bagian Rakhine sejak Agustus 2017.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo.co

  BacaJuga
  • Densus 88 Tangkap Delapan WNI Terduga Teroris dari Turki

    Kamis, 21 Des 2017 16:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Detasemen Khusus 88 menangkap delapan Warga Negara Indonesia yang diduga anggota kelompok milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari Turki. Delapan WNI itu ditangkap se

  • Serangan di Masjid Sinai Utara Berlangsung Sekitar 20 Menit

    Minggu, 26 Nov 2017 21:16

    Liputanriau.com, Mesir - Setidaknya 305 orang, termasuk 27 anak-anak, meninggal dunia dalam serangan teror di masjid di Kota Bir Al Abd, Sinai Utara, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. Selain itu, 1

  • Polisi Tangkap Empat Terduga Teroris di Riau

    Selasa, 24 Okt 2017 18:22

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Republik Indonesia menangkap empat terduga teroris di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau."Kepolisian Daerah Riau

  • Densus 88 Amankan 2 Terduga Teroris di Pandau Kampar

    Selasa, 24 Okt 2017 18:08

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Detasemen Khusus 88 (anti teror) berhasil mengamankan dua orang terduga teroris di sebuah rumah, Jalan Kopkar Raya, dalam Kompleks Perumahan Pandau Permai, di sekitar perb

  • Intelijen AS: Ada Rencana Serangan Teror Seperti Tragedi 11 September

    Jumat, 20 Okt 2017 01:32

    Liputanriau.com - Pejabat tinggi keamanan AS mengatakan telah menerima kabar intelijen tentang rencana serangan teror dengan sasaran pesawat terbang komersial.Serangan teror yang direncanakan disebut

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.