Puluhan Rohingya Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Diri

Oleh: Tamam
Jumat, 01 Sep 2017 19:42
Dibaca: 116 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com, Bangladesh - Para pejabat Bangladesh mengatakan, tiga kapal yang membawa Muslim Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar telah tenggelam di Sungai Naf. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 26 orang.

Mayat 15 wanita dan 11 anak-anak ditemukan di Cox''s Bazar setelah kapal-kapal tersebut tenggelam di Sungai Naf pada hari Rabu (30/8). Komandan Penjaga Perbatasan Bangladesh, Letnan Kolonel S.M. Ariful Islam mengatakan, tidak jelas apakah ada orang yang masih hilang. Pejabat tertinggi di Cox''s Bazar, Mohammad Ali Hossain mengatakan, mayat-mayat akan dikubur karena tidak ada yang mengklaimnya.

Pejabat di Bangladesh mengatakan, semakin banyak orang Rohingya mencoba menyeberangi sungai Naf yang membagi Myanmar dan Bangladesh dengan menggunakan kapal-kapal reyot yang tidak dilengkapi dengan peralatan keamanan. Saat gelombang sungai semakin besar, mereka menjadi semakin putus asa untuk lolos dari kekerasan terburuk di negara bagian Rakhine yang terus bergolak selama bertahun-tahun.

Seorang korban selamat mengatakan, kapal kecil dan penuh sesak yang dia tumpangi telah tersapu gelombang air besar dimana sungai Naf mengarah ke laut. "Tidak ada yang tahu cara menavigasi perairan laut. Saat ombak besar memiringkan perahu, kami panik," kata Shah Karim seperti dilansir Aljazirah, Jumat, (1/9).

Warga dan aktivis menuding tentara Myanmar menembak tanpa pandang bulu pada pria Rohingya yang tidak bersenjata, wanita, dan anak-anak. Selain itu, mereka juga melakukan pembakaran.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Catalonia Tetap Ingin Merdeka

    Kamis, 26 Okt 2017 21:42

    Liputanriau.com, Spanyol - Wakil Presiden wilayah Catalonia, Oriol Junqueras, mengklaim pemerintah Spanyol tidak memberikan mereka "pilihan apapun" sehingga deklarasi "republik baru" harus dilakukan.S

  • Arti, Makna & Hikmah Kemerdekaan RI Menurut Islam

    Kamis, 17 Agu 2017 15:08

    Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada tanggal 17 Agustus 1945 memiliki arti, makna dan hikmah bila ditarik dalam kajian studi Islam.Menurut Islam, kemerdekaan yang sesungguhnya adalah bebas untuk b

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.