Umat Muslim Cina Tolak Penghancuran Masjid

Sabtu, 11 Agu 2018 18:20
Dibaca: 132 kali
BAGIKAN:
Suku Hui Muslim tak setuju pemerintah membongkar masjid jika kubahnya diganti pagoda.
Liputanriau.com, Cina - Ratusan warga suku Hui, yang beragama Islam, mengadakan gerakan duduk sebagai penentangan terhadap rencana pemerintah menghancurkan masjid baru dan besar di kawasan Ningxia, Cina barat. Cina secara resmi menjamin kebebasan agama, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, pejabat gugup menghadapi kemungkinan radikalisasi dan kekerasan menguat di kawasan dengan banyak penduduk Muslim.

Pejabat di kota Weizhou dalam pemberitahuan pada 3 Agustus mengatakan Masjid Raya Weizhou, dengan sejumlah menara dan kubah dalam gaya bangunan Timur Tengah, tidak memperoleh izin memadai sebelum pembangunannya. Masjid itu akan dibongkar dengan paksa pada Jumat (10/8), kata mereka di pemberitahun itu, yang tersebar luas di kalangan Muslim Cina di media sosial.

Perintah itu mengundang kemarahan di kalangan warga desa, tetapi pembicaraan antara perwakilan masjid dan pejabat-pejabat gagal mencapai kesepakatan, sementara itu jamaah menolak rencana pemerintah membongkar masjid jika kubah-kubahnya diganti dengan pagoda yang lebih mencerminkan gaya Cina, kata satu sumber di kawasan itu kepada Reuters.

Ratusan warga desa berkumpul di masjid tersebut pada Jumat pagi, dan wali kota Weizhou dijadwalkan mengadakan pembahasan di waktu sore. "Kalau kami tanda tangani, kami menjual keyakinan kami," kata seorang pendukung Masjid Weizhou dalam pesan singkat melalui aplikasi Wechat yang dilihat Reuters.

Dia mendesak warga desa jangan menandatangani rencana pembangunan kembali masjid tersebut. "Saya tak dapat berbicara tentang isu ini," kata Direktur masjid itu Ding Xuexiao ketika dihubungi lewat telepon.

Imam masjid Ma Liguo mengatakan situasi saat ini sedang dikoordinasikan. Keduanya tidak memberikan penjelasan.

Ada protes di masjid itu pada Jumat, kata seorang pria di kantor urusan agama pemerintah di kawasan tersebut, Perhimpunan Islam, membenarkan. Dia menambahkan pemerintah hanya ingin struktur itu direnovasi untuk mengurangi skalanya.

"Pembahasan dengan publik sedang berlangsung. Konsensus belum dicapai mengenai rencana renovasi tersebut," kata pria itu, yang menolak jati dirinya disebutkan.

Reuters belum memperoleh tanggapan dari pemerintah Weizhou dan pejabat di Tongsin, yang dekat dengan kawasan itu.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Antara

  BacaJuga
  • Salahkan Muslim, Kepala Senator Fraser Anning Dilempar Telur

    Sabtu, 16 Mar 2019 10:09

    Liputanriau.com, Australia - Senator sayap kanan Australia Fraser Anning dilempar dengan telur oleh seorang remaja yang kesal padanya. Anning sebelumnya menyalahkan umat Muslim atas insiden berdarah d

  • Berbagai Pihak Kecam Pernyataan Senator Anning

    Sabtu, 16 Mar 2019 10:02

    Liputanriau.com - Terkait pernyataan yang kian memperkerus suasana, Senator Anning mendapat kutukan keras dari sejumlah pihak, termasuk Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison."Pernyataan Senato

  • 3 WNI Berhasil Lolos dari Penembakan di Masjid Christchurch,

    Jumat, 15 Mar 2019 18:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Seorang pelaku bersenjata melepaskan tembakan di sebuah masjid yang ramai dikunjungi di Kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat 15 Maret 2019 ini. Menteri Luar Negeri Re

  • Penembakan di Masjid Selandia Baru Tewaskan 40 Orang

    Jumat, 15 Mar 2019 14:42

    Liputanriau.com, Selandia Baru - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan sebanyak 40 orang tewas dan 20 lainnya terluka akibat penembakan di dua masjid di pusat Kota Christchurch pad

  • Densus 88 Ledakkan Sisa Bom Teroris Sibolga

    Kamis, 14 Mar 2019 18:30

    Liputanriau.com, Medan - Tim Densus 88 meledakkan sisa bom teroris Sibolga. Peledakan itu dilakukan di kawasan Rindu Alam, Sibuluan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah bersama Gegana, Kamis (

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.