• Home
  • Mancanegara
  • Warga Malaysia Patungan Bantu Mahathir Kurangi Utang Negara

Warga Malaysia Patungan Bantu Mahathir Kurangi Utang Negara

Sabtu, 26 Mei 2018 14:09
Dibaca: 121 kali
BAGIKAN:
Penggalangan dana untuk bayar utang Malaysia
Liputanriau.com, Petaling Jaya - Warga Malaysia ramai-ramai menggalang dana untuk mengurangi utang negara. Aksi itu dinamai 'Please Help Malaysia's yang bergerak di media sosial.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star, Sabtu (26/5/2018), aksi penggalangan dana 'Please Help Malaysia diprakarsai oleh Nik Shazarina Bakti. Dia mengampanyekan aksi tersebut melalui media sosial dan situs Go Get Funding.

Di halaman situs tersebut, Shazarina mengajak warga Malaysia dan dunia untuk berkontribusi mengurangi utang negaranya. Dia menulis napak tilas bagaimana perjuangan warga Malaysia juga pernah bersatu membantu pemerintah melalui sumbangan yang diberikan.

"Rakyat Malaysia pernah menyerahkan perhiasan, uang dan barang berharga mereka agar pemerintahan Tunku Abdul Rahman dapat mengumpulkan cukup uang untuk pergi ke London dan memproklamirkan kemerdekaan," tulis Shazarina.

"Banyak yang bertanya seberapa yakin uang yang dikumpulkan ini bakal diserahkan kepada pemerintah. Saya tahu, saya adalah orang asing bagi kebanyakan orang. Tapi percayalah, saya tidak akan mengantongi sepeser pun dana itu," lanjutnya.

Shazarina berjanji bakal terus memperbaharui hasil penggalangan dana melalui situs tersebut. Dia juga akan mengunggah bukti dana yang akan disalurkan ke pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Melihat respons dari penggalangan dana itu, putri Mahathir Mohamad, Marina Mahathir mengapresiasi dan ikut mendukung Shazarina. Menurutnya aksi itu menunjukkan betapa warga Malaysia begitu mencintai negara mereka.

"Saya tahu banyak orang ingin membantu dengan utang besar kami. Ini menunjukkan betapa banyak orang Malaysia mencintai negaranya," tulisnya dalam postingan di Facebook.

"Tetapi anak muda ini telah berinisiatif mengambil langkah dengan penggalangan dana untuk membantu Malaysia. Saya kebetulan mengenalnya (Shazarina) dan sangat bangga kepadanya. Jika Anda bisa membantu, lakukanlah," lanjutnya.

Saat ini dana yang sudah terkumpul mencapai US $ 3.600 (sekitar Rp 50,8 juta) dari target USD 100.000 (sekitar Rp 1,4 miliar) dengan 92 pendukung.

Diberitakan sebelumnya, di awal pemerintahannya, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad membuat gebrakan yang jadi sorotan. Dia mengumumkan memangkas gaji seluruh menteri di kabinetnya sebagai upaya mengurangi utang negara yang mencapai 1 triliun Ringgit. 

Tak tanggung-tanggung, Mahathir memangkas 10 persen gaji dari masing-masing menteri. Selain mengurangi utang, pemangkasan gaji juga bertujuan untuk mengurangi pembelanjaan pemerintah.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detik

  BacaJuga
  • Sekjen PBB dan PM Malaysia Akan Kunjungi Kawasan Gempa dan Tsunami Sulteng

    Selasa, 09 Okt 2018 16:00

    Liputanriau.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berencana mengunjungi kawasan terdampak tsunami dan gempa Palu, Sulawesi Tengah.

  • Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru

    Sabtu, 28 Jul 2018 10:14

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Penangkapan tersebut dilakukan di salah satu lokasi di Kecamatan Marpoy

  • Mapolres Indramayu Diserang 2 Teroris, 1 Ditembak

    Minggu, 15 Jul 2018 16:39

    Liputanriau.com, Indramayu - Dua orang tak dikenal (OTK) yang diduga teroris menyerang Mapolres Indramayu Minggu (15/7) pukul 03.00 WIB. Mereka menerobos masuk dan melempar benda diduga bom

  • Densus 88 Amankan 3 Warga di Blitar, Salah Satunya Seorang Dokter

    Kamis, 14 Jun 2018 12:35

    Liputanriau.com, Blitar - Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga warga di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang diduga terkait jaringan terorisme, Rabu (13/6/2018) malam.Dari tiga ora

  • Teroris di Unri Memiliki Hubungan Dekat dengan Penyerang Mapolda Riau

    Senin, 04 Jun 2018 22:25

    Liputanriau.com, Pekanbaru -Kepolisian Daerah Riau mengungkap hubungan antara Muhammad Nur Zamzam, terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau dengan pentolan Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) Murs

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.