Zakir Naik Terancam tak Punya Negara

Selasa, 11 Jul 2017 14:17
Dibaca: 477 kali
BAGIKAN:
RoL
dr. Zakir Naik

Liputanriau.com, India - Dai internasional Zakir Naik terancam tak punya negara, jika ia tak memproses kembali paspor kenegaraannya di India. Otoritas Kantor Pembuatan Paspor (RPO) di Mumbai memberikan Zakir waktu 10 hari untuk menyerahkan paspornya atau akan dicabut.

Seperti dikutip Times of India, Senin (11/7) penyerahan paspor tersebut atas inisiatif dari Badan Investigasi Nasioan (NIA) yang menganggap pidato Zakir Naik memicu aksi teror. NIA telah berulangkali memanggil Zakir Naik, namun ia tak pernah datang. Zakir pun telah membantah memicu gerakan teroris.

Assisten RPO Mumbai menulis surat ke Zakir Naik pada 3 Juli. Ulama itu diminta datang untuk bertemu petugas pada jam bekerja antara pukul 10.00 hingga 12.30 dalam waktu 10 hari sejak surat dikeluarkan. Ia diminta membawa paspornya yang telah diperbaharui pada 20 Januari 2016.

"Tak menyerahkan paspor membuat kami bisa mengambil tindakan  sesuai aturan Passport Act, 1967," ujar pejabat itu.

Zakir Naik telah meninggalkan India pada 13 Mei tahun lalu. Ia belum juga pulang hingga saat ini. Sejumlah laporan menyebut ia berada di Saudi. Kerajaan Saudi dikabarkan telah memberikan kewarganegaraan buat Zakir.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Ribuan Jamaah Hadir dalam Tabligh Akbar Ustadz Syafiq Basalamah di Masjid Imam Syafi'i Pekanbaru

    Minggu, 24 Sep 2017 06:17

    PEKANBARU, LIPUTANRIAU.COM - Meskipun cuaca Kota Pekanbaru sore hingga malam, Sabtu (23/9/2017) gerimis dan mendung, namun semangat para penerima ilmu tetap tinggi, ribuan jamaah memadati Masjid Imam

  • Raja Salman Bantu 15 Juta Dolar AS untuk Pengungsi Rohingya

    Rabu, 20 Sep 2017 15:35

    Liputanriau.com - Tragedi yang menimpa Muslim di Rohingya, Myanmar mengundang keprihatinan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud. Bahkan, Raja Salman telah memerintahkan pembayaran bantuan sen

  • Jokowi Melepas 34 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Rohingya

    Rabu, 13 Sep 2017 14:47

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo, Rabu (13/9/2017) pagi, melepas 34 ton bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di perbatasan Myanmar-Bangladesh.Pelepasan bantuan kemanusiaan itu di

  • Dua Orang Pengungsi Rohingnya Cedera Terkena Ranjau Myanmar

    Selasa, 12 Sep 2017 21:27

    Liputanriau.com, Myanmar - Ranjau darat yang ditanam militer Myanmar di perbatasan Bangladesh mulai memakan korban. Menurut laporan Telegraph, Senin, 11 September 2017, ranjau tersebut menghantam dua

  • Sarawak Tutup Pintu untuk Rohingya

    Senin, 11 Sep 2017 20:50

    Liputanriau.com, Sarawak - Sarawak, negara bagian Malaysia akan menolak memberikan rumah atau tempat tinggal bagi pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar."Kami sepenuhnya menolaknya. Bagai

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.