• Home
  • Nasional
  • #2019GantiPresiden, Jokowi: Masak Kaos Bisa Ganti Presiden?

#2019GantiPresiden, Jokowi: Masak Kaos Bisa Ganti Presiden?

Minggu, 08 Apr 2018 15:38
Dibaca: 179 kali
BAGIKAN:
Presiden Joko Widodo menghadiri Konvensi Nasional GK Center di Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).
Liputanriau.com, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) peringatkan masyarakat Indonesia untuk tidak mempercayai isu atau hoaks yang beredar. Isu tersebut dikatakan dibuat untuk melemahkan bangsa sendiri.

"Banyak dari kita yang ingin melemahkan bangsa sendiri dengan cara yang tidak beradab. Isu antek asing, PKI, sampai infrastruktur. Begitu satu isu gagal, ganti yang lain," ujar Jokowi dalam sambutannya di Bogor, Sabtu (8/4).

Jokowi bercerita bahwa sudah banyak isu yang diarahkan kepadanya. Mulai dari isu bahwa dirinya adalah antek asing dan yang paling santer adalah isu PKI.

Jokowi pun menyatakan, selama perjalanannya menemui santri-santri di pesantren dirinya selalu memberikan penjelasan. Dirinya menyebut PKI dibubarkan pada 1965, di mana dirinya masih berumur empat tahun. "Mana ada PKI balita? Di mana ada PKI umur empat tahun?" ujarnya.

Dirinya juga mencontohkan sebuah gambar editan yang beredar di media sosial. Di situ terdapat foto dirinya dengan DN Aidit. Begitu ditelusuri, foto DN Aidit tersebut ternyata diambil pada 1955 di mana saat itu Jokowi pun belum lahir.

Isu-isu yang beredar ini disebut Jokowi tidak beradab dan tidak masuk akal. Begitu isu PKI dirasa tidak mempan untuk menggoyahkan bangsa Indonesia, isu itu pun diganti mengarah pada infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur pada zaman pemerintahan Jokowi memang termasuk besar. Selama pembangunan ini, Jokowi mengaku bahwa pasti ada yang berjalan dengan baik dan ada yang tidak.

Untuk yang tidak berjalan dengan baik, maoa hal tersebut harus dibenahi. Sebagai manusia biasa dirinya merasa penuh dengan salah dan kurang.

"Isu infrastruktur nggak berhasil, ganti lagi isu utang. Waktu saya dilantik, hutang itu sudah Rp 2.700 triliun, bunganya Rp 250 triliun setiap tahun. Saya bilang gini supaya semuanya ngerti," ujar Jokowi.

Dirinya menyebut banyak masyarakat mengira utang yang dimiliki Indonesia saat ini adalah hasil perbuatannya, padahal tidak. Isu utang pun telah dijawab, dan berganti dengan isu kaos.

Belakangan memang beredar kaos yang dijual dan bertuliskan #2019GantiPresiden. Jokowi merasa yang bisa mengganti Presiden adalah rakyat dan restu Allah SWT. "Masak kaos bisa ganti Presiden? Yang bisa ganti Presiden itu rakyat, kalau rakyat mau ya bisa ganti. Kedua restu dari Allah. Masak ganti kaos bisa ganti Presiden," kelakarnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika

  BacaJuga
  • Ngabalin Jadi Komisaris AP I, Elite PD: Rezim Bagi-bagi Kursi!

    Kamis, 19 Jul 2018 21:57

    Jakarta - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin kini menjabat anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I. Elite Partai Demokrat menyindir pengangkatan

  • Ali Mochtar Ngabalin Jadi Komisaris Angkasa Pura I

    Kamis, 19 Jul 2018 21:53

    Liputanrriau.com, Jakarta - Kementerian BUMN mengumumkan perubahan susunan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) di mana terdapat tiga nama baru menduduki posisi Komisaris, yaitu Djoko Sasono, Tr

  • Fahri Hamzah: OTT KPK Merupakan Skenario Intelijen

    Sabtu, 14 Jul 2018 16:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah angkat bicara mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah anggota dewan.Terbar

  • Fahri Hamzah: Ibu Susi Bikin Nelayan Sengsara

    Kamis, 12 Jul 2018 14:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah perang mulut dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Twitter. Tanpa basa-basi, Fahri pun membeberkan sejumlah kesalahan Susi.F

  • Polisi Bersenjata Masuk Unri Geledah Teroris, Fahri Hamzah Protes

    Minggu, 03 Jun 2018 00:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memprotes polisi yang membawa senjata saat menggeledah terduga teroris di Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru. Menurutnya, senjata yang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.