• Home
  • Nasional
  • #2019GantiPresiden, Jokowi: Masak Kaos Bisa Ganti Presiden?

#2019GantiPresiden, Jokowi: Masak Kaos Bisa Ganti Presiden?

Minggu, 08 Apr 2018 15:38
Dibaca: 187 kali
BAGIKAN:
Presiden Joko Widodo menghadiri Konvensi Nasional GK Center di Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).
Liputanriau.com, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) peringatkan masyarakat Indonesia untuk tidak mempercayai isu atau hoaks yang beredar. Isu tersebut dikatakan dibuat untuk melemahkan bangsa sendiri.

"Banyak dari kita yang ingin melemahkan bangsa sendiri dengan cara yang tidak beradab. Isu antek asing, PKI, sampai infrastruktur. Begitu satu isu gagal, ganti yang lain," ujar Jokowi dalam sambutannya di Bogor, Sabtu (8/4).

Jokowi bercerita bahwa sudah banyak isu yang diarahkan kepadanya. Mulai dari isu bahwa dirinya adalah antek asing dan yang paling santer adalah isu PKI.

Jokowi pun menyatakan, selama perjalanannya menemui santri-santri di pesantren dirinya selalu memberikan penjelasan. Dirinya menyebut PKI dibubarkan pada 1965, di mana dirinya masih berumur empat tahun. "Mana ada PKI balita? Di mana ada PKI umur empat tahun?" ujarnya.

Dirinya juga mencontohkan sebuah gambar editan yang beredar di media sosial. Di situ terdapat foto dirinya dengan DN Aidit. Begitu ditelusuri, foto DN Aidit tersebut ternyata diambil pada 1955 di mana saat itu Jokowi pun belum lahir.

Isu-isu yang beredar ini disebut Jokowi tidak beradab dan tidak masuk akal. Begitu isu PKI dirasa tidak mempan untuk menggoyahkan bangsa Indonesia, isu itu pun diganti mengarah pada infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur pada zaman pemerintahan Jokowi memang termasuk besar. Selama pembangunan ini, Jokowi mengaku bahwa pasti ada yang berjalan dengan baik dan ada yang tidak.

Untuk yang tidak berjalan dengan baik, maoa hal tersebut harus dibenahi. Sebagai manusia biasa dirinya merasa penuh dengan salah dan kurang.

"Isu infrastruktur nggak berhasil, ganti lagi isu utang. Waktu saya dilantik, hutang itu sudah Rp 2.700 triliun, bunganya Rp 250 triliun setiap tahun. Saya bilang gini supaya semuanya ngerti," ujar Jokowi.

Dirinya menyebut banyak masyarakat mengira utang yang dimiliki Indonesia saat ini adalah hasil perbuatannya, padahal tidak. Isu utang pun telah dijawab, dan berganti dengan isu kaos.

Belakangan memang beredar kaos yang dijual dan bertuliskan #2019GantiPresiden. Jokowi merasa yang bisa mengganti Presiden adalah rakyat dan restu Allah SWT. "Masak kaos bisa ganti Presiden? Yang bisa ganti Presiden itu rakyat, kalau rakyat mau ya bisa ganti. Kedua restu dari Allah. Masak ganti kaos bisa ganti Presiden," kelakarnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika

  BacaJuga
  • Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

    Selasa, 18 Sep 2018 10:10

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan, Selasa, 18 September 2018.Wakil Ketua Ma

  • KPK Tegaskan Eks Koruptor Tak Layak Dipilih

    Sabtu, 15 Sep 2018 15:57

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menganulir PKPU yang melarang eks koruptor maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Ini artinya, eks koruptor melenggang maju sebagai caleg tanpa melanggar atu

  • KPK Punya Bukti Aliran Suap PLTU Riau-1 ke Sofyan Basir

    Jumat, 31 Agu 2018 15:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan lembaganya telah memiliki alat bukti adanya dugaan aliran suap proyek PLTU Riau-1 ke Direktur Uta

  • KPK Bebaskan Ketua dan Wakil Ketua PN Medan

    Rabu, 29 Agu 2018 16:36

    Liputanriau.com, Medan - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 8 orang di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa (28/8). Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan 4 orang hakim. Namun

  • Ada BUMN yang Borong Tiket Asian Games untuk Dibagikan ke Pejabat

    Selasa, 28 Agu 2018 16:40

    Liputanriau.com, Jakarta - KPK mendapat laporan soal ada sejumlah pejabat negara yang meminta tiket gratis Asian Games 2018 dengan memanfaatkan jabatannya. Tak hanya itu, laporan tersebut menyebutkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.