• Home
  • Nasional
  • 8 Sumber Pendanaan Menambal Defisit BPJS Kesehatan

8 Sumber Pendanaan Menambal Defisit BPJS Kesehatan

Minggu, 03 Des 2017 13:01
Dibaca: 77 kali
BAGIKAN:
8 sumber pendanaan menambal defisit BPJS Kesehatan

Liputanriau.com, Jakarta - Tak ingin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus merugi, pemerintah telah menyusun langkah penyelamatan untuk menambal defisit BPJS Kesehatan. Maklum saja, beberapa tahun ini BPJS Kesehatan mengalami defisit keuangan yang disebabkan beberapa faktor.

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo bilang pemerintah telah menyusun delapan langkah untuk menambal desifit keuangan BPJS Kesehatan dalam jangka pendek. 

Pertama, pemerintah telah membayarkan Peserta Bantuan Iuran (PBI) periode November dan Desember 2017 sebesar Rp 4,2 triliun.

Kedua, pemerintah melalui pos dana lain-lain pada APBN-P 2017 telah memberikan bantuan senilai Rp 3,6 triliun. Dana bantuan pemerintah ini, Mardiasmo bilang, lantaran pemerintah sudah tidak bisa memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN). Ke depannya, hal ini akan dilakukan dengan melihat urgensi yang ada.

"Saya kira dengan jumlah tersebut, sudah bisa memperbaiki cash flow BPJS Kesehatan di tahun ini," ujar Mardiasmo, Kamis (30/11).

Ketiga, mulai tahun 2018, dari kewajiban 10% dari APBD pemerintah daerah (Pemda) untuk fasilitas kesehatan, pemerintah pusat akan memotong langsung di awal untuk pajak rokok yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Besaran pemotongan tersebut sebesar 37,5% dari total pajak rokok daerah atau menurutnya sekitar Rp 5,1 triliun yang bisa didapat dari seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan lantaran banyak (Pemda) yang masih belum berkomitmen untuk membantu iuran BPJS Kesehatan warga di daerahnya. Nah, sisa pajak rokok ditambah sumber pendapatan asli daerah (PAD) lainnya harus tetap dialokasikan untuk untuk kebutuhan bidang kesehatan di masing-masing Pemda itu.

"Jadi ini semacam garansi, jangan sampai Pemda menelantarkan rakyatnya," imbuh dia.

Keempat, pemerintah pusat juga akan memotong alias intercept langsung untuk Dana Bagi Hasil (DBH) cukai hasil tembakau . Kelima, intercept juga dilakukan untuk Dana Alokasi Umum (DAU) bagi Pemda yang mempunyai utang terhadap BPJS Kesehatan.

Dua langkah intercept ini diestimasi bisa menghasilkan dana tambahan sekitar Rp 1,3 triliun dan bisa mulai dilakukan pada awal tahun 2018.

"Jadi kalau Pemda punya utang, DBH dan DAU akan dipotong untuk dibayarkan ke BPJS Kesehatan tapi dengan catatan harus ada rekonsiliasi masing-masing," jelas Mardiasmo.

Keenam, Kemkeu meminta Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan untuk bisa mengupayakan efisiensi dana operasional BPJS Kesehatan. Ia bilang, hal ini mesti dilakukan secara bertahap agar bisa menghasilkan penghematan.

Ketujuh, BPJS Kesehatan juga diminta meningkatkan strategic purchasing. Kedelapan, jBPJS Kesehatan juga harus mengupayakan mengurangi moral hazard.

"Semua langkah itu akan diblended, tidak bisa dilakukan satu per satu," tukas dia.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kontan.co.id

  BacaJuga
  • Aksi Bela Palestina, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

    Minggu, 10 Des 2017 15:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Jalan Medan Merdeka Selatan di Jakarta Pusat ditutup untuk sementara waktu karena aksi bela Palestina yang dilakukan massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di depan Kedu

  • Hasil Pertemuan Menlu Retno dengan Dubes AS terkait Yerusalem

    Jumat, 08 Des 2017 15:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa dirinya sudah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia, Joseph Donovan untuk membahas mengenai penetapan Y

  • Kecam Trump, Menteri Retno Pakai 'Kefiyyeh' Khas Palestina

    Kamis, 07 Des 2017 17:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memakai selendang khas Palestina "keffiyeh", saat menghadiri dan berpidato di "Bali Democracy Forum" (BDF) Ke-10, Kamis (7/12/

  • Alquran Kuno Ditemukan di Masjid Umar Bin Khattab Palestina

    Selasa, 05 Des 2017 15:24

    Liputanriau.com, Palestina - Tiga Alquran yang dicetak di Percetakan Utsmaniyah pada masa Sultan Abdulhamid II ditemukan di sebuah masjid di Palestina.Muazin Masjid Umar Bin Khattab, Said Azim, menemu

  • Menlu Temui Dubes Amerika Perihal Status Jerusalem

    Selasa, 05 Des 2017 15:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah menemui Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R Donovan perihal rencana Presiden AS Donald Trump yang akan mengubah status kot

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.