Ahmad Dhani Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Selasa, 28 Nov 2017 13:43
Dibaca: 101 kali
BAGIKAN:
Musisi Ahmad Dhani

Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan musisi Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian lewat media sosial, Twitter.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono membenarkan penetapan tersangka Ahmad Dhani.

"Ya, betul," ujar Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (28/11/2017).

Sementara itu, pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis mengatakan, kliennya akan diperiksa sebagai tersangka, Kamis (30/11/2017).

Pihak Ahmad Dhani sudah menerima surat panggilan tersebut.

Namun, Ali belum dapat memastikan, Dhani hadir memenuhi panggilan atau tidak.

"Iya hari Kamis Mas Dhani diminta hadir untuk diminta keterangan sebagai tersangka," ujar Ali.

Dhani dilaporkan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bernama Jack Boyd Lapian sekaligus pendiri BTP Network ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/3/2017).

Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Tulisan di Twitter Ahmad Dhani isinya: "Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yang perlu diludahi muka nya - ADP."

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tribunnews

  BacaJuga
  • Partai Demokrat Akan Tawarkan Pasangan JK-AHY untuk Pilpres 2019

    Jumat, 22 Jun 2018 13:40

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan partainya ingin menawarkan gagasan memasangkan Jusuf Kalla ata

  • Alasan Prabowo Tak Mungkin Gandeng Rizieq

    Selasa, 05 Jun 2018 16:05

    Liuputanriau.com Jakarta - Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekah memunc

  • JK Tak Setuju Gaji Menteri Dipotong Seperti di Malaysia

    Rabu, 30 Mei 2018 17:04

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi kebijakan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang memotong gaji menteri di kabinetnya sebesar 10% sebagai bentuk penghemata

  • Cak Imin Klaim Capres Bisa Menang Jika Dia Pasangannya

    Jumat, 11 Mei 2018 15:08

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, Muhaimin Iskandar menilai Joko Widodo bisa didukung oleh ulama di 2019, jika menggandeng dirinya menjadi wakil presiden. J

  • Mahathir Tumbangkan Najib, Gerindra Percaya Prabowo Kalahkan Jokowi

    Kamis, 10 Mei 2018 23:09

    Liputnariau.com, Jakarta - Pimpinan koalisi oposisi Malaysia, Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad, menang di pemilu Malaysia. Partai Gerindra, yang juga merupakan oposisi, menja

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.