Alasan Prabowo Tak Mungkin Gandeng Rizieq

Selasa, 05 Jun 2018 16:05
Dibaca: 101 kali
BAGIKAN:
Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekah
Liuputanriau.com Jakarta - Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekah memunculkan beragam spekulasi. Antara lain terkait kemungkinan Prabowo bakal menggandeng Habib Rizieq sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu 2019.

Namun, pengamat politik Adi Prayitno menilai peluang Rizieq untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo sangat kecil. Dalam pandangan Adi, ada kalkulasi politik yang membuat Prabowo tak akan mau menjadikan Rizieq sebagai cawapres.

Menurut Adi, Gerindra lebih membutuhkan dukungan partai politik lain untuk memenuhi ambang batas mengusung pasangan calon presiden-cawapres. Sedangkan Rizieq bukanlah tokoh partai politik.

"Syarat mengajukan pasangan calon presiden minimal memiliki 20 persen kursi di DPR atau meraih 25 persen suara nasional pada Pemilu 2014 lalu, cukup besar. Jadi, mungkin saja di Pilpres 2019 tersaji sebuah kejutan, tapi sepertinya bukan Habib Rizieq jawabannya," ujar Adi, Selasa (5/6).

Alasan lainnya, kata Adi, selama ini resistensi terhadap Habib Rizieq di masyarakat juga cukup besar. Karena itu, pengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta tersebut meyakini Prabowo tak akan menambah resistensi dengan menggandeng Rizieq.

"Saya lebih meyakini kejutan yang terjadi di Pilpres 2019 mendatang itu seperti Prabowo berduet dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau tokoh lain melawan Jokowi (Joko Widodo, red). Jadi sekali lagi, bukan Habib Rizieq," pungkas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

Editor: Bobby Satia

Sumber: JPNN

  BacaJuga
  • Modus Rumah Sakit Bebani Peserta BPJS

    Jumat, 09 Mar 2018 14:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan oleh Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak lepas dari masalah. Selain adanya defisit keuangan, pelak

  • 8 Sumber Pendanaan Menambal Defisit BPJS Kesehatan

    Minggu, 03 Des 2017 13:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Tak ingin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus merugi, pemerintah telah menyusun langkah penyelamatan untuk menambal defisit BPJS Kesehatan. Maklum saja

  • Bantah Isu yang Beredar, BPJS Kesehatan Pastikan Tetap Jamin Biaya 8 Penyakit

    Senin, 27 Nov 2017 13:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Sejak Jumat (24/11/2017), di berbagai media pemberitaan, beredar informasi bahwa BPJS Kesehatan sudah tak menanggung lagi 8 penyakit katastropik. Berbagai kekhawatiran di te

  • BPJS Kesehatan Akan Hapus Tanggungan 8 Penyakit

    Minggu, 26 Nov 2017 21:07

    Liputanriau.com - Sedikitnya ada delapan jenis penyakit yang pendanaannya tidak ditanggung BPJS Kesehatan, melainkan dibebankan kepada pasien. Seperti penyakit jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, t

  • Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR pada 20 Ribu Naker

    Minggu, 13 Agu 2017 11:39

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.