Anies - Sandiaga Pastikan Bakal Tutup Alexis

Kamis, 20 Apr 2017 18:44
Dibaca: 68 kali
BAGIKAN:
Anies - Sandiaga

Liputanriau.com, Jakarta - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih hasil penghitungan cepat atau quick count, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, kembali menyatakan komitmennya menutup Hotel Alexis saat nanti resmi menjabat.

"Kita komit untuk sesuai dengan janji kampanye kita dan kita sekarang justru fokusnya, karena kita belum menjabat ya, justru membangun rekonsiliasi," ucap Sandiaga saat ditemui di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

"Jadi janji-janji tersebut akan diwujudkan begitu kita mendapatkan mandat dilantik. Sekarang ini kami tentunya berkomitmen yang sama (menutup Hotel Alexis)," dia melanjutkan.

Sebelumnya diberitakan, keinginan Anies menutup tempat prostitusi kali pertama dilontarkannya saat debat perdana cagub-cawagub DKI Jakarta pada Jumat, 13 Januari 2017. Saat itu, Anies menyindir gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinilainya tegas menertibkan warga miskin, tetapi lemah menertibkan tempat prostitusi.

Anies Baswedan lalu menyebutkan nama salah satu hotel di Jakarta Utara yang selama ini diduga jadi sarang prostitusi, yaitu Hotel Alexis.

Saat berkampanye pada 16 Januari 2017, di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, Anies Baswedan kembali menegaskan sikapnya itu. Ia mengatakan akan menutup seluruh tempat prostitusi di Jakarta, termasuk Hotel Alexis, jika terpilih sebagai gubernur.

"Ya, betul. Ya kita akan tutup. Kalau protes, tuntut aja ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara)," tegas Anies di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, Senin 16 Januari 2017.

Anies beralasan, menutup tempat prostitusi di Jakarta bukan keinginan pribadinya melainkan demi menjalankan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Saya bekerja dengan perda, dan perdanya melarang prostitusi. Jadi bukan soal kemauan Anies, aspirasi Anies. Perdanya hari ini melarang prostitusi. Saya mau melaksanakan Perda dan tidak mau pandang bulu dalam melaksanakan perda," ucap Anies Baswedan.

Pasal 42 dan Pasal 43 perda tersebut memang mengatur larangan praktik prostitusi di Jakarta.

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Wiranto: HTI Dibubarkan karena Anti Pancasila kok Masih Dibela

    Rabu, 26 Jul 2017 15:16

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengakui merasa heran karena masih ada pihak yang membela Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).Wiranto

  • HTI Bakal Demo Pemerintah Terkait Perppu Ormas

    Kamis, 13 Jul 2017 13:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Rokhmat S Labin menggelar konferensi pers terkait Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang ormas bersama Koordinator tim pembela HTI, Yusri

  • Pemerintah Pilih Jalur Cepat Bubarkan HTI

    Senin, 12 Jun 2017 13:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah memilih jalur cepat untuk membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)."Yang jelas, ya secepatnya. Lebih cepat lebih bagus," ujar Menteri Koord

  • Misteri Bukti Kuat Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia

    Jumat, 12 Mei 2017 13:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah berencana membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sebagian pihak tidak mendukung ide ini.Namun, pemerintah menilai HTI menjad

  • Yusril: Harusnya Berikan Surat Peringatan Tiga Kali Sebelum Bubarkan Ormas

    Selasa, 09 Mei 2017 13:25

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah tidak bisa begitu saja membubarkan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.