• Home
  • Nasional
  • Anti Ahok, Di Meranti Aksi Bela Islam dengan Tablik Akbar

Anti Ahok, Di Meranti Aksi Bela Islam dengan Tablik Akbar

Jumat, 04 Nov 2016 16:51
Dibaca: 317 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com-SELATPANJANG-Aksi damai bela islam yang dilakukan ribuan umat muslim di Jakarta sebagai
bentuk protes pernyataan Gubernur Non aktif Basuki Cahya Purnama "Ahok"
yang dinilai telah melecehkan Al-Quran Surah Al-Maidah 51. Juga disuarakan
umat muslim di Selatpanjang, Kabupaten Meranti, aksi itu dipusatkan di
Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, usai menggelar Sholat Juma'at
berjamaah.

Menyangkut aksi itu Pemerintah Kabupaten Kepualauan Meranti mengapresiasi
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, sebagai
organisasi islam yang memfasilitasi dilaksanakannya aksi damai bela Islam
yang digelar oleh umat muslim di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan
Meranti.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada MUI Kabupaten Meranti, yang telah
memfasilitasi aksi bela Islam yang dilakukan umat muslim di Kabupaten
Kepulauan Meranti, mari lakukan aksi ini dengan santun dan tidak melanggar
aturan hukum yang berlaku," ajak Asisten II Sekdakab. Meranti dalam
sambutannya terkait aksi tersebut, Jumat (4/11).

Menurut Anwar Zainal, aksi ini merupakan aksi menyatukan barisan dan hati
yang dilakukan umat muslim di Selatpanjang dalam menyuarakan penolakan atas
penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok, pernyataan itu jelas mengusik
hati umat islam yang beriman terbukti dengan turunnya puluhan ribu umat
muslim dari seluruh Indonesia secara ikhlas untuk mengecam pernyataan Ahok
dan meminta pertanggung jawaban secara hukum atas pernyataan itu.

Pada kesempatan itu tatusan umat muslim yang tergabung dari berbagai elemen
ormas islam maupun perseorangan berkumpul di Masjid Agung Darul Ulum
Selatpanjang. Untuk mendengarkan Tablig akbar dari para ulama terkait
pernyataan "Ahok" yang dinilai melakukan penistaan terhadap Al-Quran
Al-Kita. umat Islam.

Adapun deretan Al-Ustadz yang memberikan pencerahan adalah Al-Ustadz Mustafa
MM, Muhammad Fauzy, Al-Ustadz Asep, Zulhadi, serta Ustadz Jufri.

Para Ustadz ini menegaskan, sudah sepantasnya umat muslim dimanapun berada
bersuara dengan tidak berdiam diri atas kasus penistaan agama ini sbagai
bukti dihati umat muslim masih ada iman. Aksi yang dilakukan semata-mata
untuk mendesak keadilan atas penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok,
bukan aksi adu domba dan lainnya. Tujuannya agar peristiwa yang sama tidak
terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga masyarakat Meranti tetap
hidup dalam keadaan aman, kondusif ditengah keberagaman.

Sekedar informasi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan tampak
puluhan personil kepolisian ikut berjaga-jaga disekitar masjid Darul Ulum.
Namun seperti yang telah diperkirakan suasana dilokasi Masjid Darul Ulum
sebagai pusat Tablig Akbar berada dalam keadaan kondusif dan aktifitas
masyarakat berjalan sebagaimana biasannya. (Rilis Humas Meranti).
  BacaJuga
  • Istana: Jokowi Tak Tersinggung dengan Doa Tifatul

    Senin, 21 Agu 2017 19:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring sempat membuat heboh terkait doanya. Pada 16 Agustus 2017 lalu, saat Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla mengh

  • Jokowi: Saya Bukan Diktator

    Selasa, 08 Agu 2017 13:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyampaikan bahwa dirinya bukan seorang pemimpin yang diktator. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan kuis kepada salah satu peser

  • Presiden Jokowi Rilis "Vlog" Kemajuan Tol Pekanbaru-Dumai

    Selasa, 01 Agu 2017 13:48

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Presiden Joko Widodo merilis video catatan hariannya atau "Vlog", tentang kunjungannya ke proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di Provinsi Riau.Video berdurasi sekitar tiga me

  • Kapolri Penuhi Panggilan Jokowi ke Istana

    Senin, 31 Jul 2017 15:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghadap ke Istana Negara, Senin (31/7/2017).Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen P

  • Jokowi: Dana Haji Tak Bisa Dipakai Sembarangan

    Minggu, 30 Jul 2017 22:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan dana haji tidak bisa dikelola sembarangan. Karena sudah ada Badan Pengelolaan Keuangan Haji, ucapnya, maka dana tersebut harus digunakan se

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.