• Home
  • Nasional
  • Beda Keterangan Pengacara Setnov dengan Saksi Mata

Beda Keterangan Pengacara Setnov dengan Saksi Mata

Jumat, 17 Nov 2017 13:15
Dibaca: 170 kali
BAGIKAN:
Lokasi kejadian kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Permata Berlian menuju arah Permata Hijau, Kamis (16/17/2017).

Liputanriau.com, Jakarta - Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, kliennya mengalami kecelakaan yang sangat parah. Saat itu, kata dia, Novanto hendak menuju kantor salah satu televisi swasta untuk wawancara secara langsung, Kamis (16/11/2017) malam.

Kecelakaan itu mengakibatkan kaca bagian depan, kanan, dan kiri mobil yang ditumpangi Novanto pecah. Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengalami luka serius karena terkena pecahan kaca.

Berdasarkan keterangan saksi mata yang meminta identitasnya dirahasiakan, memang bagian depan mobil rusak berat. Mengenai kondisi mobil lainnya, saksi mengaku tidak memperhatikan karena fokus dengan tubuh Setya Novanto yang dibopong seorang pria.

Berdasarkan keterangan polisi, disebutkan bahwa kap dan bemper Fortuner B 1732 ZLQ rusak, ban  depan kanan pecah, dan kaca bagian tengah kiri pecah.

Fredrich mengatakan, saat dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Novanto tak sadarkan diri dengan wajah yang terlihat pucat.

Akibat kecelakaan itu juga, kata Fredrich tangan novanto luka berdarah, dan mengalami luka di kepala dan benjolan sebesar bakpao.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Setya Novanto dibopong oleh seorang pria dari pintu bagian sebelah kiri mobil. Saat itu, Setya Novanto mengenakan kemeja putih dan celana panjang. Saksi mata tidak melihat ada darah pada pria berkemeja putih tersebut.

"Saya yakin itu Setya Novanto karena jaraknya dekat banget. Saya enggak lihat ada darah," kata saksi tersebut.

Secara lengkap, saksi mata menceritakan mengenai kecelakaan tersebut:

Saksi mata mengaku melihat mobil tersebut melaju kencang dari arah Jalan Permata Berlian menuju arah Permata Hijau.

Dia melihat mobil lepas kendali dan menyerempet pohon, kemudian naik menabrak tiang listrik di atas trotoar. Saat itu kondisi jalan sedang sepi.

"Kejadian 18.35 gerimis. Jalanan kemarin agak sepi. Mobilnya melaju kencang, lalu oleng ke kanan dan menabrak," ujarnya di lokasi kejadian, Kamis (16/11/2017) malam.

Menurut dia, ada tiga orang pria di dalam mobil. Sesaat setelah kecelakaan, keluar seorang pria dari bagian depan kiri mobil, dan membuka pintu bagian kiri tengah.

Dia kemudian membopong seorang pria berkemeja putih dan celana hitam, yang diyakininya adalah Setya Novanto. Dia tahu karena sering menonton televisi dan mengenali itu adalah sosok Ketua DPR RI itu.

Menurut dia, pria yang membopong Setya Novanto itu sempat meminta bantuan warga sekitar. Namun, tak ada warga yang menolong.

Oleh pria itu, tubuh Setya Novanto dibopong ke sebuah mobil sedan berwarna hitam yang ada di depannya. Mobil sedan itu berada sekitar 10-15 meter dari mobil Fortuner.

"Saya diminta tolong, warga yang lain juga. Tapi semuanya diam saja. Dia bopong Setya Novanto ke mobil sedan yang jaraknya 10 meter di depan. Saya enggak tahu itu mobil konvoi atau tidak."

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas

  BacaJuga
  • Pernyataan Mahfud MD Diakui Menggerus Suara Jokowi

    Kamis, 16 Agu 2018 19:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Perolehan dukungan kepada bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Ma’ruf Amin diakui tergerus.Salah satu alasannya adalah kekecewaan yang diakibatkan tid

  • Muncul Golfud Alias Golongan Mahfud

    Kamis, 16 Agu 2018 17:37

    Liputanriau.com, Jakarta - Blak-blakan Mahfud MD dalam program ILC pada Selasa (14/8), yang mengungkap kronologi kegagalannya menjadi cawapres Jokowi, bergulir menjadi isu politik baru dengan variabel

  • PDIP Bantah Mahfud MD

    Rabu, 15 Agu 2018 16:47

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahfud MD buka-bukaan soal penyebab mengapa ia gagal mendampingi Joko Widodo untuk jadi cawapres di Pilpres 2019. Mahfud menyatakan kegagalan itu terjadi lantaran adanya des

  • Andi Arief Bandingkan Kegagalan Mahfud dengan Kasus Mahar Sandi

    Rabu, 15 Agu 2018 16:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD soal kegagalannya menjadi cawapres Jokowi menjadi perhatian. Politikus Partai Demokrat Andi Arief juga menanggapi hal i

  • Mahfud MD: Saya Tersinggung dengan Rommy

    Rabu, 15 Agu 2018 01:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD  tersinggung dengan  pernyataan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, bahwa  pencalonan Mahfud disi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.