• Home
  • Nasional
  • Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM

Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM

Jumat, 14 Jul 2017 15:43
Dibaca: 73 kali
BAGIKAN:
KOMPAS.com
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Liputanriau.com, Jakarta- Presidium Alumni 212 menggelar aksi jalan kaki ke Komnas HAM untuk membela Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoe, ulama, dan aktivis yang saat ini tersandung kasus hukum dianggap sebagai kezaliman pemerintah dan patut dibela.

"Aksi long march kali ini jam 13.00," kata Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo kepada Kompas.com, Jumat (14/7/2017).

Hary, kata Idrus patut dibela karena dianggap sebagai korban kekuasaan. Hary ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

"Hari Tanoe adalah korban kriminalisasi juga, korban ketidakadilan dan kezaliman penguasa juga," ujar Idrus.

Aksi membela Hary ini dimaknai Alumni 212 sebagai 'ladang' amal untuk membela kebaikan. Idrus mengakui meski memiliki kekurangan, Hary selama ini mendukung aksi 212 melalui siaran medianya di MNC Group.

Idrus mengatakan, dengan membela Hary bukan berarti mendukung langkah politiknya.

"Di samping itu kita tidak bisa melarang dia untuk mencalonkan diri sebagai presiden di kemudian hari karena aturan di negeri kita ini memang tidak melarang hal itu," ujar Idrus.

Jika nanti Hary mencalonkan diri sebagai presiden, Idrus mengatakan tidak akan mendukungnya. Ia mengatakan Hary perlu ditolak sebagai presiden.

"Insya Allah Presidium Alumni 212 berada di garis terdepan untuk memberikan perlawanan seperti perlawanan kita kepada Ahok dalam Pilkada Jakarta," ujar Idrus.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • TNI Sita Rp 7,3 M Milik WW Diduga Hasil Korupsi Heli AW 101

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Mayjen Dodik Wijanarko menyampaikan, pihaknya menyita uang senilai Rp 7,3 miliar dari tersangka WW terkait kasus dugaan korupsi pe

  • 4 Anggota TNI Tersangka Korupsi Heli AW 101, Ada Kolonel FTS

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Sudah 4 anggota TNI menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland AW 101 di TNI Angkutan Udara pada periode 2016 - 2017. Pusat Polisi Mili

  • TNI akan Kerahkan Pesawat Pengintai dan Tambah Kapal Patroli di Maluku Utara

    Kamis, 08 Jun 2017 16:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan mengerahkan pesawat pengintai yang beroperasi di Maluku Utara (Malut), guna mengantisipasi terjadinya ancaman terorisme yang masuk

  • Kalahkan Australia Hingga AS, Prajurit TNI Juara Umum di Lomba Tembak

    Senin, 29 Mei 2017 13:06

    Liputanriau.com, Jakarta - Penembak TNI AD kembali menjadi juara umum pada Lomba Tembak Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 2017.  Kontingen TNI AD yang dipimpin Letkol Inf  Jos

  • Galaknya Panglima TNI Habisi Komplotan Jenderal Korup

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad membersihkan korupsi di tubuh TNI. Permainan dalam pengadaan dan pembelian alutsista yang dikenal sebagai 'lahan basah�

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.